Sleman Siap Laksanakan UN SMA, MAN dan SMK

Sleman – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sleman, Arif Haryono SH mengatakan Kabupaten Sleman siap melaksanakan Ujian Nasional (UN) untuk SMA, MAN dan SMK.

“UN  untuk SMA, MAN dan SMK ini akan dilaksanakan tanggal 13 hingga 15 April 2015, siswa akan mengerjakan soal mata pelajaran utama yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris,” kata Arif kepada wartawan di Pres Room Pemkab Sleman, Jumat (10/4).

Dikatakan Arif untuk materi soal ujian dalam pendistribusiannya akan dilakukan melalui masing-masing sekolah yang menjadi kelompok kerja (pokja). Dijadwalkan soal UN akan sampai pada H-2 (Sabtu, 11/4) di pokja sekolah yang sudah ditunjuk. Dan soal baru akan diambil oleh sekolah pada hari H (Senin, 13/4) pagi.

Menurut Arif ada 4 SMA dan 5 SMK yang ditunjuk sebagai pokja. Untuk pokja SMA antara lain SMAN 1 Sleman, SMAN 1 Godean, SMAN 1 Kalasan, SMAN 2 Ngaglik. Sedangkan pokja untuk SMK, antara lain SMKN 2 Depok, SMKN 1 Tempel, SMKN 1 Godean, SMKN 1 Depok dan SMKN1 Kalasan.

Untuk jumlah paket soal yang digunakan dalam UN kali belum diketahui, namun Arif meminta sekolah tetap mempersiapkan siswa untuk menghadapi UN. Baik persiapan materi maupun mental.

“Ketika siswa siap secara materi maupun mental, maka siswa tidak perlu khawatir dalam menjalani UN,” kata Arif.

Arif juga meminta siswa untuk menjalani UN secara jujur meski tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa. Mulai tahun ini, kelulusan siswa akan ditentukan oleh masing-masing sekolah tempat siswa menempuh pendidikan. Dengan diserahkannya kelulusan siswa sepenuhnya kepada pihak sekolah, bukan berarti sekolah seenaknya meluluskan siswanya. Sekolah juga harus mengikuti aturan dan ketetapan dari pusat seperti Permen (peraturan menteri) dan POS.

Sementara ditambahkan Arif, berdasarkan hasil verifikasi Pustekom Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, 6 sekolah yang ditunjuk sebagai penyelenggara UNberbasis CBT (on line) dinyatakan lulus. Sekolah penyelenggara UN on line tersebut antara lain SMKN 2 Depok, SMK Muhammadiyah Prambanan, SMKN 1 Kalasan, SMKN 1 Seyegan, SMKN 1 Godean, SMK Dirgantara.

“Keenam sekolah yang akan mengadakan UN CBT sudah siap bahkan sudah melakukan beberapa kali ujicoba dan tidak ada hambatan. Antisipasi juga sudah dilakukan bila listrik mati sekolah sudah menyiapkan genset,” kata Arif.

Ditambahkan Arif, serves semua sekolah juga sudah siap dan untuk naskah ujian dari Pusat dan akan bisa diakses nanti pas pelaksanaan UN sehingga tidak akan ada kebocoran. Untuk pengawasan ujian dilakukan silang dengan jumlah pengawas dari 249 ruang SMA/MAN dibutuhkan pengawas 498 orang, dan untuk 327 ruang SMK dibutuhkan 650 pengawas.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts