Sosdiklih Berbasis Keluarga Jadikan Keluarga Sadar Pemilu

Gamping – Rabu (24/10/2018) pukul 16.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) pada pemilu serentak 2019 bagi ibu-ibu kader PKK Padukuhan Kwarasan, Desa Nogotirto, Kecamatan Gamping. Sosdiklih berbasis keluarga ini diadakan di rumah Kepala Padukuhan Kwarasan, Nandar Martolo dan dihadiri sebanyak 50 orang kader PKK.

Kegiatan ini dipandu oleh Koordinator PKK, Purwanti dengan narasumber tunggal Komisioner KPU DIY, Ahmad Shidqi yang didampingi oleh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo, Anggota PPK Gamping Divisi Data, Lena Lailasari Girsang, Anggota PPK Gamping Divisi Logistik, M. Mualif dan Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Nogotirto, Marsudi.

Sosdiklih berbasis keluarga ini bertujuan untuk membentuk Keluarga Sadar Pemilu. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menyasar semua basis pemilih, karena semua kategori pemilih sesungguhnya terdapat dalam keluarga seperti pra-pemilih, pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, kelompok agama, disabilitas dan lainnya. Selain itu disampaikan juga Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berbasis Warga Internet.

Konsep tersebut diharapkan dapat mendekatkan pemilih dengan penyelenggara pemilu dan isu-isu kepemiluan sehingga partisipasi mereka pada keseluruhan tahapan pemilu meningkat baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.

Di saat memberikan materi, Mantan Ketua KPU Kabupaten Sleman ini memberikan doorprise bagi ibu-ibu yang bisa menjawab pertanyaan seputar pemilu, sehingga suasana Sosdiklih begitu hidup karena komunikasi terjalin dua arah dan para peserta sangat antusias terlihat dari terlontarnya berbagai pertanyaan yang disampaikan kepada Komisioner yang humoris ini.

“Sosdiklih berbasis keluarga akan menjadi ‘produk’ unggulan penyelenggara pemilu dalam menyasar pemilih. Keluarga sebagai basis sosdiklih sudah terakomodir dalam Peraturan KPU Nomor 08 Tahun 2017 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan. KPU berkeyakinan pendekatan basis keluarga merupakan yang paling efektif karena semua kategori pemilihan kembali dan berkumpul dengan keluarganya masing-masing,” tutur Ahmad Shidqi. (Adnan Nurtjahjo

Print Friendly, PDF & Email

Related posts