Kalurahan Sumbersari Gencarkan Sosialisasi untuk Sukseskan Pilurah 2021

Untuk menyukseskan Pemilihan Lurah (Pilurah) tahun 2021, Pemerintah Kalurahan Sumbersari, Moyudan menggelar sosialisasi proses Pilurah yang dilakukan mulai Selasa (6/4/2021) hingga Minggu (11/4/2021). Sosialisasi yang diikuti oleh 13 perwakilan dusun di Kalurahan Sumbersari ini dilakukan secara terpusat di Pendopo Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, untuk mengantisipasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.

“Sosialisasi harus selesai tanggal 11 April, maka setiap malam kita undang perwakilan dua padukuhan. Kami berusaha tidak melanggar waktu yang ditentukan Pemkab Sleman. Sosialisasi tetap mengedepankan protokol kesehatan,” ujar Ridwanto, perwakilan panitia sosialisasi mengenai penyelenggaraan sosialisasi yang terpusat di kalurahan.

Proses pemilihan lurah sendiri ada 58 tahapan, dimulai dari persiapan, penjaringan, pemilihan, hingga penetapan dan penyerahan hasil Lurah terpilih.

Ridwanto menuturkan tahapan persiapan terdiri pendaftaran pemilih, pembentukan petugas pendaftar pemilih (Gastarlih) yang kemudian diberikan bimbingan teknis. “Gastarlih melakukan pendataaan mulai 12 April 2021 hingga 30 Mei 2021 untuk 17 TPS dengan 6602 pemilih sebelum validasi,” jelas Ridwanto.

Data yang sudah divalidasi tersebut kemudia diumumkan pada tanggal 31 Mei 2021, dengan Daftar Pemilih Sementara ditempel di semua TPS.

“Kami berharap semua warga masyarakat menggunakan hak pilih dnegan sebaik-baiknya. Bila masih kurang, akan diberi waktu 3 hari untuk menerima usulan masyarakat. Sesudah itu, DPT diverifikasi tanggan 11 Juni sampai 7 Juli 2021, dan 8 Juli DPT diumumkan,” terang Ridwanto lagi,

Untuk persyaratan bagi pemilih sendiri yaitu, warga kalurahan yang berdomisili di Sumbersari minimal 6 bulan sblm 31 Mei yang dibuktikan dengan KTP. Selain itu, pada saat Pemilu, warga tersebut sudah berumur 17 tahun atau pernah menikah.

Pada tahapan penjaringan calon lurah, Ridwan menjelaskan bahwa bakal calon minimal ada 2 orang, dan maksimal 5 orang. “Pendaftaran bakal calon lurah 7 -17 Juni, monggo dipun gethokturaaken datang warga masyarakat,” tegas Ridwan.

Mengenai pelaksanaan Pilurah, Mohamad Wazid, salah seorang tokoh masyarakat dari Padukuhan Nglahar XII berharap pemilu sebagai pesta demokrasi dapat berjalan dengan aman.

“Sebagai pesta demokrasi kita berharap suasana Pilur 22 Agustus mendatang harus penuh kegembiraan, tanpa prasangka buruk, tetap jujur adil, tidak ada money politik, tidak ada ancaman. Kampanye pun harus damai sejuk, santun dan tetap menjaga protokol Kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Sumbersari, Bambang Sarjana berharap proses pemilihan lurah nantinya dapat membawa kemajuan di Kalurahan Sumbersari.

Sendada dengan Bambang, Agus Iskandar, Kamituwo Kalurahan Sumbersari meyakini pelaksanaan Pilurah secara elektonik dapat berjalan efektif di tengah masyarakat.

“E-voting sudah disosialisasikan ke masyarakat dan dinilai efektif dalam ketepatan dan kecepatan penghitungan. Kami sangat berharap pilur Sumbersari sukses, partisipasi pemilih tinggi dan terpilih lurah yang mampu membawa kesejahteraan lahir batin jasmani rohani warga masyarakat, Sumbersari semakin maju sejahtera,” tutur Agus Iskandar. (Ed/KIM Moyudan)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts