Sleman Kembali Raih Penghargaan Anugerah Pandu Negeri

Dokumentasi Oleh Rizal Humas Sleman

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali raih penghargaan  “Anugerah Pandu Negeri” tahun 2018 dari Yayasan Pengembangan Tata kelola Indonesia dengan dewan pengarah Prof. Dr. H. Budiono, melalui Indonesiaan Institute For Public Governance (IIPG) dalam Kategori Kinerja dan Tata Kelola Pemerintahan Sangat Baik tingkat kabupaten Tahun 2018. 

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh mantan Wakil Presiden RI, Boediono kepada Wakil Bupati Sleman, Sri Muslinatun di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta Pusat, Jum’at (26/10/18) malam.

Ketua umum IIPG, Sigit Pramono dalam acara penyerahan penghargaan tersebut menjelaskan bahwa penghargaan yang diberikan setiap tahun ini berdasarkan penilaian kinerja tata kelola pemda terhadap 34 Provinsi, 416 Kabupaten dan 99 Kota di Indonesia.

Adapun kriteria penilaian bidang tata kelola sektor public adalah Pemda yg memiliki tata kelola keuangan istimewa (laporan keuangan mempetoleh opini WTP dari BPK th 2016-2017; Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tidak tersangkut korupsi; PDRB dan rasio pendapatan asli daerah terhadap APBD tinggi; nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (AKIP) tinggi; memiliki program inovatif untuk mencapai visi dan misi daerah.

Penilaian dilakukan oleh sejumlah dewan juri yang terdiri dari para pakar, dan praktisi bidang tata kelola. “Kalangan juri yang indipenden mewakili kalangan birokrasi, pegiat anti korupsi dan dari profesional, swasta, bankir adapun akademisi,” paparnya.

Lebih lanjut, Sigit Pramono juga menjelaskan penghargaan yang diberikan kepada sejumlah kepala daerah ini merupakan satu kabar baik untuk publik bahwa masih banyak kepala daerah yang memiliki kinerja yang baik dalam pengembangan tata kelola di masing-masing daerahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diraih Pemkab Sleman dalam Anugerah Pandu Negeri 2018. Dirinya berharap dengan diraihnya penghargaan tersebut dapat terus mendorong dan memotivasi jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan kinerja dan tata kelola pemerintahan.

“Semoga diraihnya penghargaan ini dapat menjadi cambuk bagi kita untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan pada masyarakat dalam rangka memajukan Kabupaten Sleman,” harapnya.

Sementara itu mantan wapres RI Boediono menyampaikan melalui Anugerah Pandu Negeri ini IIPG sangat berharap agar pemimpin daerah yang kinerja dan tata kelolanya baik bisa terus meningkatkan kinerja dan menjadi pemimpin di tingkat nasional.

Menurut Boediono, tata kelola adalah kunci kemajuan bangsa. Untuk itu, Boediono mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk berkontribusi dengan terus bekerjasama dengan institusi publik.

“Semoga dengan pemberian penghargaan pada malam ini, menjadi motivasi untuk setiap kepala daerah dalam meningkatkan kinerjanya di masing-masing daerahnya,” kata Boediono.




Pemkab Mulai Bahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2018

ForumSleman – Tahun 2018 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan mengangkat 6 prioritas pembangunan dengan 15 sasaran daerah dan 30 indikator sasaran dengan tujuan utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Sumadi SH MH dalam Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman di Aula Kantor Bappeda, Kamis (19/1).

Sumadi menjelaskan bahwa 6 prioritas tersebut adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih dan efektif, mewujudkan kemandirian dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi lokal untuk dapat bersaing di pasar internasional.

Dan, pemerataan pembangunan sampai ke tingkat desa, meningkatkan kualitas hidup manusia, meningkatkan ketentraman, ketertiban, kenyamanan, serta meningkatkan kerukunan masyarakat dengan mengangkat kebudayaan lokal dan kesetaraan gender.

Mengacu pada sistem perencanaan pembangunan nasional, maka RKPD 2018 diharuskan merujuk pada dokumen–dokumen perencanaan RPJP Nasional, RPJM Nasional, RKP tahun 2018, RPJP DIY, RPJM DIY, RPJPD Kabupaten Sleman, RPJMD Kabupaten Sleman, dan RKPD DIY tahun 2018 terutama dilihat dari keterkaitan prioritas pembangunan, kebijakan dan arah pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2018.

“Dengan berpedoman pada arah pembangunan berdasarkan RPJPD Kabupaten Sleman dan RPJDM Kabupaten Sleman Tahun 2016-2021, maka tema pembangunan Kabupaten Sleman tahun 2018 adalah meningkatkan pendampingan dan pemberdayaan sektor unggulan daerah menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Sleman yang berbudaya,” jelas Sumadi.

Kepala Bappeda Kabupaten Sleman, Drs Kunto Riyadi MPPM menyampaikan bahwa konsultasi publik penyusunan RKPD 2018 bertujuan untuk mendapatkan masukan dan pengayaan substansi guna penyempurnaan draft rancangan awal RKPD tahun 2018 yang memuat gambaran umum kondisi daerah, rancangan kerangka ekonomi daerah dan kebijakan keuangan daerah, prioritas dan sasaran pembangunan daerah, serta program pembangunan daerah tahun 2018.

“Hasil yang diharapkan dari forum komunikasi publik RKPD ini adalah penyempurnaan draft rancangan awal RKPD Kabupaten Sleman 2018 untuk menjadi rancangan awal yang akan digunakan sebagai pedoman musrenbang untuk menyusun dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2018,” harap Kunto.