Sleman Terapkan Biogas di 7 Desa

Sleman – Dinas Sumber Daya Air, Energi dan Mineral (SDAEM) Kabupaten Sleman mulai menerapkan program biogas dari kotoran sapi di tujuh desa.

“Dengan program biogas dari kotoran sapi ini kami harapkan masyarakat dapat memperoleh sumber energi terbarukan. Diharapkan pula warga desa tidak bergantung pada LPG dan kayu bakar karena sudah ada alternatif bahan bakar baru,” kata Kepala Seksi.

Pengembangan Dinas SDAEM Kabupaten Sleman, Purwoko, kemarin. Menurut Purwoko, program awal ini diterapkan pada tujuh desa yang tersebar di Kecamatan Tempel di dua desa, Kecamatan Cangkringan dua desa, Kalasan dua desa dan satu desa di Kecamatan Moyudan.

“Program ini sejak Juni untuk mempersiapkan sarana prasarana, berikut proses kimiawi untuk merubah kotoran sapi menjadi gas. Setelah dijadikan biogas, kotoran ternak tersebut masih bisa digunakan sebagai pupuk untuk tanaman,” katanya.