Merapi Semburkan Abu Vulkanik, Warga Dihimbau Tidak Panik
Sleman – Senin (10/3) pagi, pukul WIB, terjadi letupan kecil di Gunung Merapi yang menimbulkan asap hitam yang membawa material abu vulkanik setinggi meter dan condong ke arah barat. Namun demikian masyarakat dihimbau untuk tidak panik.
Saksi mata menyebutkan, mulai pukul WIB terlihat Merapi mengeluarkan asap, sehingga hujan abu tipis terjadi di antaranya di Dusun Ngrangkah dan Kaliadem (Desa Kepuharjo).
Kepala BPPTKG Yogyakarta, Subandrio, mengatakan, letusan besar Gunung Merapi pada 2010 lalu, karena dikontrol oleh kandungan gas yang tinggi. Akibat kandungan gas itu, maka fenomena pelepasan gas seperti itu kerap terjadi hingga saat ini. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau tidak panik dan bila perlu menggunakan masker.
Laporan aktivitas Gunung Merapi tanggal 28 Februari – 6 Maret 2014 yang dikeluarkan BPPTKG Yogyakarta menyatakan, aktivitas Gunung Merapi masih dalam status normal, dan kegiatan pendakian Gunung Merapi disarankan hanya sampai Pasarbubar (± m dpl) saja, untuk menghindari kejadian hembusan gas, abu vulkanik, dan letusan freatik yang bisa terjadi setiap saat.
Laporan juga menyebutkan, mengingat curah hujan cukup tinggi, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.