Lomba Wajah Padukuhan dan Administrasi Jambon

Gamping – Senin (30/4) pukul WIB, berlansung penilaian lomba wajah padukuhan dan administrasi di Dusun Jambon dan Trini, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping. Lomba mengusung tema “Dengan hari jadi ke 102 Tahun Kabupaten Sleman Kita Wujudkan Kehidupan Masyarakat Yang Mandiri dan Berbudaya Untuk Mendukung Sleman Smart Regency”.

Hadir dalam penilaian lomba yakni Camat Gamping Abu Bakar, Sekcam Rasyid Ratnadi, Kepala Desa Trihanggo Herman Budi Pramono, Kepala Padukuhan se-Desa Trihanggo, Perwakilan dari Polsek Gamping Ipda Totok Subaryanto dan Aiptu Walyanto, Perwakilan dari Koramil 17/Gamping Pelda Suratman dan Sertu Sugiyono, Linmas, tokoh agama dan tokoh masyarakat padukuhan Jambon dan Trini.

Di hadapan tim penilai lomba, perwakilan dari Kepala Padukuhan Jambon Heri Siswanto memaparkan berbagai potensi yang dimiliki masyarakat Jambon dan pencapaian pembangunan di wilayahnya. Dengan berbagai profesi pekerjaan, warga Jambon menunjukkan bahwa di wilayahnya memiliki banyak potensi yaitu di sektor ekonomi (industri rumah tangga berupa makanan, toko kelontong, pembuatan kerajinan kepang dan tas). Di sektor pendidikan terdapat sekolah alam “Green School” yang menyediakan ruang seni budaya, pelatihan ternak, kolam bermain, dan pendidikan TK/SD. Di sektor keamanan telah berdiri pos ronda sebanyak 7 bangunan untuk menjaga keamanan wilayah.

Adapun penilaian lomba wajah padukuhan dan administrasi mencakup kebersihan lingkungan, kesehatan, sosial, kebudayaan, pertanian lingkungan, dan keamanan lingkungan.

Camat Gamping menyampaikan kepada warga bahwa kenyamanan dan kedamaian di wilayah Jambon dan Trini dapat dipertahankan kekompakan dan keharmonisannya. Terbukti dalam kegiatan apapun, penduduk asli maupun pendatang membaur, saling bahu membahu untuk membangun wilayahnya. “Terima kasih atas penyambutan masyarakat Dusun Jambon dan Trini yang begitu antusias kepada tim penilai serta menjadikan Dusun Jambon dan Trini bersih nan asri,” ujar Abu Bakar”. (Adnan Nurtjahjo)




Tertib Administrasi Tolak Ukur Keberhasilan Pengawasan Pemilu

Gamping – Sabtu (16/12) pukul WIB, Panwaslu Kecamatan Gamping mengikuti Bimbingan Teknik (Bimtek) Pembinaan Administrasi Keuangan Panwaslu Kabupaten/Kota dan Panwaslu Kecamatan se-Daerah Istimewa Yogyakarta gelombang II yang diselenggarakan di Hotel Grand Mercure Yogyakarta.

Bimtek ini diprakarsai oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembukaan dilakukan oleh Ketua Bawaslu Bagus Sarwono, didampingi oleh Kasubbag Administrasi dan Umum Bambang Untoro, serta Kepala Sekretariat Bawaslu Mujiono.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Bimtek Sudarmanto, peserta gelombang II dari Panwaslu Kabupaten Sleman sebanyak 55 orang dari 17 kecamatan dan Panwaslu Kota Yogyakarta sebanyak 46 orang dari 14 kecamatan. Narasumber berasal dari Staf Keuangan Bawaslu RI Yayan yang menyampaikan materi tentang Sistem Aplikasi Satuan Kerja (SAS). Materi ini penting sekali karena dukungan anggaran dan tertib administrasi dalam pengelolaan keuangan menjadi tolok ukur keberhasilan pengawasan pemilu.

Ibarat mata uang, Panwaslu kecamatan terdiri dari Komisioner dan Kesekretariatan yang mempunyai tugas pokok dan fungsinya masing-masing serta tidak dapat dipisahkan karena saling mendukung (tidak ada yang paling penting di antara keduanya).

Target Bawaslu DIY pada pemilu legislatif dan pemilu presiden adalah sukses dalam pengawasan (indikatornya pengakuan dari masyarakat dan akademisi serta sukses di bidang pengelolaan administrasi dan keuangan). Khusus untuk pengelolaan keuangan di audit oleh BPK/pengawas internal dengan indikator WTP. (Adnan Nurtjahjo)