Pemkab Siap Amankan Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2014

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam hal ini Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sleman berkerjasama dengan dinas terkait siap mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2014. Pengamanan arus mudik dan arus balik ini akan dimulai H-7 dan H+7 yaitu mulai tanggal 21 Juli hingga 5 Agustus 2014.
“Berbagai persiapan telah dikoordinasikan dan disiapkan agar sarana dan prasarana perhubungan dapat membantu kemacetan saat lebaran,” kata Kepala Dishubkominfo, Drs Agus Susilo Endiarto kepada wartawan di Pres Room Pemkab Sleman, Jumat (11/7) terkait rencana operasi angkutan lebaran 2014.
Dijelaskan Agus ada beberapa tempat yang mendapat perhatian dalam operasi angkutan lebaran ini diantaranya di ring road, fly over Jombor dan lainnya. Untuk fly over dikatakan Agus pada malam hari akan ditambah lampu penerangan dan dipasang beberapa rambu lalu lintas sehingga bisa mengurangi kecelakaan baik pada malam hari maupun siang hari.
“Sampai H – 7 dipastikan keadaan fly over Jombor aman, rambu lalu lintas dipasang jelas dan kondisi jalan sudah lebih baik. Selain itu beberapa tempat dipasang CCTV guna mendukung kelancaran lalu lintas selama lebaran,” kata Agus.
Agus juga menjelaskan dalam operasi angkutan lebaran ini pihaknya juga dibantu 5 komunitas relawan yang sudah mendapatkan izin untuk mengudara diantaranya Turgo Asri, Cakra (PMI), SKSB, Merapi Balerante dan Peduli Merapi. “Intinya komunitas relawan ini disiagakan di Posko – posko dan bisa menggunakan frekwensi untuk komunikasi jarak jauh,” tambah Agus. Selain itu lanjut Agus, Dishubkominfo juga menghadakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit, Dinas Pariwisata untuk mengantisipasi jika pemudik mengalami gangguan dijalan dan membantu pemudik yang ingin mengadakan kunjungan ke lokasi wisata di Sleman.
“Tempat – tempat wisata di Sleman memang kami perhatikan karena pemudik selain akan bersilaturahmi juga biasanya memanfaatkan untuk berwisata karena itu di posko – popsko lebaran di Sleman akan ditempatkan info – info wisata di Sleman,” tutur Agus.
Ditambahkan Agus untuk mengatasi kemacetan di jalan Magelang sudah disiapkan jalur alternatif. Arus lalu lintas dari Magelang atau Muntulan menuju Jogja jika terjadi kemacetan lalu lintas maka jalur alternatifnya lewat Tempel – Balangan – Moyudan – Jalan Wates atau lewat Tempel – Turi – Pakem – Cangkringan. Arus lalu lintas dari Solo atau Klaten menuju Jogja bila terjadi kemacetan lalu lintas maka jalur alternatifnya lewat Cangkringan – Pakem – Turi – Tempel atau lewat Piyungan – Jalan Wonosari.