Peran Aktif Disabilitas Sesuai Keahlian

Depok – Jumat (10/11) pukul WIB, digelar Rapat Pengurus PPDI Kecamatan Depok dan para pendamping disabilitas di Ruang Rapat PKK Kantor Camat Depok.

Hadir dalam rapat tersebut, Ketua PPDI Kabupaten Sleman, Aly dan Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat, Trijoko Saptono.

Isi sambutan Camat Depok yang disampaikan oleh Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Kecamatan Depok, agar para warga disabilitas ikut berperan aktif dalam masyarakat dengan mempersembahkan keahlian dan bakatnya masing-masing.

Pada prinsipnya, warga difabel tidak minta dikasihani tapi minta hak-haknya dihormati dalam berbagai kesempatan, mengamalkan ilmunya, dan memprogramkan pendataan secara teliti. Dengan cara bagi warga disabilitas mengumpulkan fotocopy KK dan KTP bagi yang dewasa sementara untuk anak-anak fotocopy Akte Kelahiran. (Sudiyono)




Era Digital Butuh SDM yang Berpotensi dan Berkompetensi

Gamping – Di era digital sangat diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki potensi dan kompetensi yang sesuai dengan bidangnya.

Sebagai contoh adalah ID Talent, digital platform yang bertujuan menghubungkan pencari kerja dan pemberi kerja (perusahaan) sehingga tidak seperti beli kucing dalam karung. Demikian yang disampaikan Putra Nababan jurnalis senior sekaligus Founder and Chief Operating Officer ID Talent, dalam rangkaian acara Literasi Digital yang digelar di Convention Hall Fisipol Universitas Gadjah Mada, Kamis (19/10) pukul WIB.

Peserta lokakarya ini sebanyak 100 undangan dari kalangan mahasiswa berbagai kampus, dosen, karyawan, media, dan masyarakat umum, termasuk di dalamnya KIM Kecamatan Gamping.

Tujuan ID Talent adalah mengorbitkan potensi terbaik anak bangsa. ID Talent memberikan serangkaian tes yang bisa dijalani oleh pengguna, dengan hasil berupa laporan mengenai berbagai hal, seperti kepribadian, minat, bakat, serta potensi tersembunyi yang dapat dijadikan dasar untuk pengembangan kompetensi. Laporan ini nantinya dapat digunakan sebagai referensi pengguna maupun perusahaan yang mencari pekerja dengan kriteria khusus. (Adnan Nurtjahjo)