Ajak Anak Kenali Permainan Tradisional Jawa

Gamping – Sabtu (28/4) pukul WIB, Pemerintah Kecamatan Gamping mengadakan Festival Dolanan Anak (FDA) di Lapangan Desa Ambarketawang. FDA digelar dalam rangka “Gamping Gegayengan” dilaksanakan oleh Paguyuban Guru Pendidikan Jasmani se-Kecamatan Gamping sebanyak 15 orang yang dikomandani oleh Rudi Aris Junaedi.

Peserta FDA yang berjumlah ratusan siswa dan siswi Sekolah Dasar (SD) ini merupakan peserta didik SDN Mejing I, SDN Bedog, SDN Kanoman, SDN Baturan I, SDN Nogotirto, SDN Mlangi, SDN Mayangan, SD Muhammadiyah Banyuraden, SD Jabal Nur, SDN Balecatur II, SD Muhammadiyah Trini, SDN Demak Ijo II.

Adapun jenis permainan tradisional anak yang dilombakan yakni Bakiak raksasa, Egrang dan Gobak Sodor.

FDA yang bermula dari ide Camat Gamping Abu Bakar bersama Sekcam Rasyid Ratnadi ini mempunyai latar belakang pesatnya perkembangan alat komunikasi, membuat anak-anak ‘Jaman Now’ disibukkan dengan telepon pintarnya masing-masing. Mereka mulai kehilangan interaksi sosial karena sibuk bermain sendiri dengan gadgetnya. Karena itu, FDA diharapkan dapat menjadi pelecut semangat warga khususnya orang tua agar kembali mengajak anaknya mengenal budaya, kesenian dan permainan tradisional Jawa.

Pemerintah Kecamatan Gamping berharap calon penerus bangsa ini memiliki karakter, berbudaya, berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, menanamkan saling menghormati, dan menghargai sesama, karena permainan tradisional sudah kian sirna. (Adnan Nurtjahjo)




Forari Tumbuhkan Kecintaan Anak pada Permainan Tradisional

Turi – Rabu (27/12) bertempat di Dusun Wonosari, Forum Anak Turi (Forari) bekerja sama dengan Forum Anak Desa Bangunkerto, Donokerto, Girikerto, dan Wonokerto mengadakan acara DOREMI (Dolanan Ramai-Ramai).  

Kegiatan akhir tahun 2017 ini digagas oleh Forari yang diketuai oleh Muhamad Anwar.

Adapun jenis kegiatan ialah mengajak anak-anak dari TK sampai SD untuk bermain dan bergembira bersama. Dengan berbagai permainan anak yang sudah ada sejak nenek moyang kita yang sekarang lebih terkenal dengan dolanan anak tradisional, seperti engrang, bakiak, gobaksodor, jamuran, karetan, dan lain sebagainya. Selain itu, diisi outbond dengan berbagai permainan dan diakhiri makan bersama

Acara DOREMi dimulai dari pukul WIB hingga pukul WIB dan diikuti oleh 60 anak yang berasal dari beberapa dusun yang berdekatan dengan Dusun Wonosari.

Anak-anak dengan antusias dan senang hati mengikuti semua dolanan ini. Sambil bercanda dan tertawa dengan riangnya, tampak keceriaan yang ada di wajahnya, sambil sesekali berteriak akulah anak Indonesia. Sungguh senang dan bangga bagi semua yang melihat.

Adapun tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan percaya diri anak dan membiasakan anak bekerja sama serta mengenal dan mencintai kembali dolanan anak yang sudah hampir dilupakan. Tak hanya itu, tetapi juga untuk menangkal anak dari kecanduan bermain game yang ada di handphone. (Harman)