Pemkab Sleman Bangun Karakter Pemuda

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mulai merintis dilakukannya pembangunan karakter generasi muda Jogja yang istimewa untuk Indonesia. Hal itu dilakukan karena terus terjadinya disorientasi karakter dan kepemimpinan generasi muda. 

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, dr Sunartono MKes  pembangunan karakter generasi muda tersebut kini sudah dimulai pada proses belajar mengajar di sekolah dengan memasukkan ajaran budaya Jawa.

Karena itu  lanjut Sunartono dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2015 ini diharapkan program tersebut dapat lebih diaktualisasikan, sehingga ke depan dari Kabupaten Sleman dapat dimunculkan figur generasi muda yang tangguh dengan disertai  budi pekerti Jawa yang adiluhung.

”Mulai kita lakukan untuk membangun karakter itu dari tingkat sekolah yang bermuatan lokal yang benar-benar lokal ada di wilayah kita dan kita terapkan adalah budaya Jawa. Tetapi bukan Jawaisme, tetapi di sana terkandung makna budi pekerti yang sangat adiluhung”, kata Sunartono, Kamis (29/10).

Langkah yang ditempuh Pemkab Sleman tersebut, dijelaskan Sunartono, bukan merupakan program Jawanisasi, namun justru dengan basis budaya Jawa,  Jogja siap diperuntukkan bagi perekat kesatuan dan persatuan bangsa.

Program ini meski diyakini Sunartono belum akan terlihat dalam waktu dekat, akan tetapi harus dilakukan. Apalagi jika melihat kondisi generasi muda saat ini banyak yang tidak lagi peduli dengan karakter dan identitas bangsa sendiri.