Bekraf Gelar Uji Petik PMK3I di Kabupaten Sleman

Sleman – Badan Ekomomi Kreatif (Bekraf) melaksanakan uji petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Gunung Kidul.
Untuk presentasi penilaian Kabupaten Sleman dilaksanakan Kamis (26/10) bertempat di Lantai 3 Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman. Penilaian ini dilakukan oleh pemerintah kabupaten, komunitas bisnis, dan juga akademisi.
Program PMK3I ini menurut Lolly Amalia Abdullah, selaku Pakar PMK3I bertujuan untuk melakukan pemetaan ekosistem, potensi, best practice, dan permasalahan pengembangan sistem ekonomi kreatif kabupaten/ kota sebagai bagian dari Sistem Ekonomi Kreatif Nasional yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan pengembangan ekonomi kreatif untuk kabupaten/ kota. “Sehingga nantinya dapat terlihat jejaring subsektor ekonomi kreatif yang sama dari satu daerah ke daerah lain,” terang Lolly.
Sementara, bagi pemerintah, ditambahkan Lolly, program ini dapat dijadikan acuan untuk menentukan kebijakan pengembangan ekonomi kreatif. “Mudah-mudahan banyak kebijakan-kebijakan lain yang muncul saat sudah menentukan subsektor ekonomi kreatif sehingga bisa menunjang subsektor-subsektor ekonomi kreatif lain,” tambah Lolly.
Loly menuturkan, keputusan subsektor mana yang akan dipilih diserahkan kepada kepala daerah berdasar data analisis dan rekomendasi dari Bekraf. “Data ini perlu untuk memberikan banyak sekali pandangan tentang apa yang harus dilakukan ke depan. Data juga satu alat untuk mengambil kebijakan yang tepat. Tanpa data akan sulit untuk mengambil kebijakan,” jelas Lolly.
Acara kemudian dilanjutkan dengan visitasi dan didampingi oleh para asesor dari Bekraf.

