UMKM dan Pariwisata Miliki Eksistensi Penting Dalam Bidang Perekonomian
Sleman – Wakil Bupati Sleman, Dra Sri Muslimatun MKes mengatakan pelaku usaha yang memiliki eksistensi penting dalam pembangunan perekonomian daerah di Kabupaten Sleman adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan sektor kepariwisataan. Selain itu juga sektor pendidikan dan Pertanian.
“Keberadaan sektor-sektor ini memiliki hubungan positip dalam program pengurangan kemiskinan, penyerapan tenaga kerja, dan memberikan sumbangan besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sleman,” kata Sri Muslimatun ketika menghadiri Deklarasi Alumni Stembayo (Sekolah Teknologi Menengah Pembangunan 4 tahun Yogyakarta) di Auditorium SMKN 2 Depok, Senin (29/2).
Menurut Sri Muslimatun, pada sektor pariwisata tercatat di tahun 2014 terdapat 99 obyek dan daya tarik wisata, yang terdiri dari wisata alam, wisata candi, wisata agro, wisata desa, wisata museum, wisata pendidikan, wisata monumen, dan wisata sejarah.
Sedangkan usaha sarana wisata di Kabupaten Sleman, terdiri dari hotel bintang dan hotel melati sebanyak 171 hotel, yang didukung oleh jasa kuliner sebanyak 65 restoran dan 236 rumah makan. Sedangkan pada sektor industri, jumlah usaha industri yang ada di Kabupaten Sleman pada tahun 2014 tercatat sebanyak. terdiri dari industri kecil dan Rumah Tangga dan 144 Industri Besar dan Menengah.
“Potensi yang cukup besar tersebut bila tidak didukung dengan kualitas pengelolaan manajemen yang meliputi SDM maupun produksi yang profesional, tentunya tidak akan memberikan dukungan signifikan terhadap kemajuan perekonomian daerah,” tutur Sri Muslimatun.
Deklarasi tersebut dilakukan oleh 6 alumni yaitu Muh Wardiyanto, Putut Santoso (Alumni tahun 1972), Wachyu Nugroho (Alumni tahun 1975), Bambang Dwi Rumboko (alumni tahun 1980), Mufid Nuryadi (alumni tahun 2012) dan Sulistyani (alumni tahun 2001). Para deklarator tersebut bermacan profesi, ada yang menjadi PNS/Guru, juga pengusaha.***