Damkar Sleman Kenalkan APAR pada Anak

Satpol PP Kabupaten Sleman lewat Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) menggelar Sosialisasi Penanggulangan Bahaya Kebakaran untuk Anak Usia Dini kepada siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK), Senin (19/3) di Lapangan Pemda Sleman.

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan Hari Jadi Damkar Sleman ke-99 ini melibatkan siswa-siswi dari 3 TK di wilayah DIY, yakni dari TK Sang Timur Nanggulan Kulon Progo, TK PKK Indriani Wedomartani Ngemplak, dan TK IT Baiturahiim.

Reza Aprianto selaku Petugas Operasional Damkar Sleman mengemukakan bahwa kegiatan ini digolongkan sebagai wisata edukasi bagi anak-anak untuk memasyarakatkan pemadam kebakaran. “Petugas pemadam kebakaran selama ini yang anak-anak tahu itu kan cuma memadamkan api padahal di sisi lain pemadam kebakaran ini bisa untuk evakuasi, seperti evakuasi sarang tawon yang akhir-akhir ini banyak sekali terjadi,” urai Reza.

Tak hanya menjelaskan mengenai ketugasan pemadam kebakaran, Reza bersama 6 personil lainnya dari Damkar Sleman juga menerangkan tentang peralatan dan perlengkapan pemadam kebakaran, sebab-sebab timbulnya kebakaran, dan cara menanggulanginya. Semua materi disampaikan Reza dengan cara menghibur namun tetap mengandung unsur pembelajaran.

Sementara itu, Sutirah yang merupakan Pengajar dari TK Sang Timur Nanggulan Kulon Progo mengaku bahwa kegiatan lapangan ini punya manfaat besar untuk anak didiknya. “Anak jadi tahu ini yang namanya pemadam kebakaran juga tahu alatnya, anak juga tahu bahaya api,” tutur Sutirah.

Sutirah berharap dengan mengajak anak-anak belajar langsung cara memadamkan api, anak-anak dapat mempraktikkannya di rumah kelak jika ada bahaya kebakaran. “Misalnya di rumah ada kebaran secara sederhana anak sudah tahu dan bisa mengatasinya dengan cara yang tadi didapat di sini,” tandasnya.




Damkar Sleman Semprot Abu Vulkanik Antisipasi Dampak Kesehatan

211_20140216043044

Sleman – UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman menerjunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran dan 2 unit mobil tangki guna menyemprot dan membersihkan abu vulkanik, untuk mengantisipasi dampak kesehatan dan  memperlancar aktivitas warga.

 Akibat erupsi Gunung Kelud di Jawa Timur, wilayah Kabupaten Sleman diguyur hujan abu vulkanik sampai ketebalan tak kurang dari 2 cm.

Sementara itu, Kasubbag UPT Pemadam Kebakaran Tri Widodo, Minggu (16/2), menyebutkan untuk saat ini pihaknya fokus membersihkan abu vulkanik di wilayah kompleks Kantor Kabupaten Sleman, dan selanjutnya  akan dilakukan di titik-titik lokasi lainnrya.

Pihaknya juga mengimbau kepada warga Kabupaten Sleman agar tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi dampak buruk bagi kesehatan yang dapat ditimbulkan akibat terpaan abu vulkanik Gunung Kelud.

Bilamana harus melakukan aktivitas keluar rumah, maka warga dianjurkan untuk memakai masker. Bagi semua kendaraan yang melakukan aktivitas diwajibkan menghidupkan lampu demi keselamatan bersama.