Jadi Diajeng Caranya Berkontribusi pada Lingkungan

Tidak semua generasi muda mengetahui pentingnya menjaga lingkungan. Karenanya, saat ada generasi muda yang peduli dan berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan bisa dianggap sebagai aset berharga bagi sebuah negara.

Adultvine Prita Wijayanti, gadis berusia 25 tahun ini, sudah hampir dua tahun mendedikasikan hidupnya pada kelestarian lingkungan lewat perannya sebagai Diajeng Terpilih Sleman 2016.  Ajang Dimas Diajeng Sleman diakui gadis yang akrab disapa Vivin adalah wadah khususnya bagi pemuda-pemudi untuk berkontribusi nyata.

“Saya memberikan dampak positif dengan value yang saya punya terkait dengan background saya yang dari teknik sipil, bersama teman-teman yang lain untuk berkontribusi di Sleman khususnya di lingkungan, kebudayaan, dan pariwisata,” terang Vivin.

Vivin bercerita keinginannya mengikuti ajang Dimas Diajeng Sleman sebenarnya sudah terbesit sejak tahun 2014 akan tetapi ia baru memiliki kesempatan bergabung pada tahun 2016 lalu. Menurutnya, melalui ajang ini, ia bisa secara langsung terjun mengajak para pemuda-pemudi untuk peduli terhadap lingkungan.

“Di daerah Sleman ini kanwilayah konservasi air di DIY, jadi kalau misalnya Sleman sudah rusak, kemudian bagaimana wilayah lain?” ucap dara kelahiran Pati, Jawa Tengah ini.

Upaya menjaga kelestarian lingkungan yang dijalankan Vivin selaras dengan upaya memperkuat branding Sleman, yakni Sleman the Living Culture. Ini diwujudkan melalui pariwisata yang berkelanjutan lewat desa-desa wisata yang ada di Sleman.

“Terbentuk sustainable tourism sehingga akan ada wisata keberlanjutan, di situ kan bukan hanya kerajinan saja, tetapi ada alamnya makanya perlu dijaga,” terang Vivin.

Untuk memaksimalkan kontribusinya, Vivin mengajak teman-teman finalis Dimas Diajeng Sleman lain yang berasal dari berbagai disiplin ilmu.

“Ada teman saya yang dibagian pariwisata, dia membantu teman-teman di desa wisata, bagaimana cara untuk menerima tamu, hospitality di desa wisata seperti apa,” ungkapnya.

Tak hanya itu, warga juga dibantu dalam hal pemahaman materi terkait pengelolaan desa wisata yang seharusnya.

Dara kelahiran 25 Juni 1992 ini menyadari dengan berbagai pembekalan yang diterimanya sebagai Diajeng Sleman, ia berharap bisa menularkan ilmunya.

“Kemudian mengajak teman-teman yang lain untuk mempromosikan wisata,” tutur Vivin.




Sleman Gelar Pemilihan Dimas Diajeng 2016

0209 SLEMAN DIMAS DIAJENG (1024 x 702)Sleman – Ikatan Dimas Diajeng Sleman (IDDS) bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sleman akan menyelenggarakan pemilihan Dimas Diajeng Sleman tahun 2016. Dilakukannya pemilihan Dimas Diajeng ini untuk menggantikan Dimas Diajeng 2014 yang sudah akan berakhir setelah dua tahun.

“Pemilihan Dimas Diajeng tahun 2016 ini bersamaan dengan event istimewa Kabupaten Sleman karena bertepatan dengan hari jadi 1 abad Kabupaten Sleman,” kata Wakil 1 Dimas 2014 Sleman, Arif Zuhdito yang didampingi Diajeng 2014 Sleman, Nonica Tiara di Pres room Pemda Sleman, Kamis (11/2).

Dikatakan Arif, dalam pemilihan Dimas Diajeng 2016 ini mengambil tema “Gumregahing Pramodya Sembada” yang mengandung arti tergugahnya semangat pemuda pemudi untuk Kabupaten Sleman yang sembada.

“Penobatan Dimas Diajeng Sleman 2016 sebagai momen istimewa atas terpilihnya role model generasi muda sebagai aset Kabupaten Sleman. Generasi muda yang senantiasa mengharumkan Kabupaten Sleman,” tambah Arif.

Pendaftaran Dimas Diajeng Sleman 2016 ini sudah dibuka sejak 1 Februari dan akan ditutup 29 Februari mendatang. Diungkapkan Arif, hingga saat ini yang mengunduh formulir pendaftaran lebih dari 200 formulir. Ditargetkan pendaftar yang mengembalikan formulir sebanyak 200 orang.

Semua pendaftar akan diseleksi secara tertulis yang kemudian akan diambil 30 pasang calon Dimas Diajeng. Dari 30 pasang tersebut akan diseleksi wawancara dan diambil 15 pasang untuk mengikuti gand final. Calon pendaftar tidak hanya warga Sleman tetapi dari luar daerah juga diperbolehkan.

“Kami menerima pendaftar dari mana saja dan terbuka untuk umum asal memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Namun dari Sleman lebih diutamakan,” kata Arif.

Syarat pendaftaran antara lain berusia 17 hingga 25 tahun, sehat jasmani dan rohani, lulus SMA/SMK sederajat, berkepribadian menarik, berprestasi, kresatif, komunikatif dan menguasai bahasa asing serta bayar biaya pendaftaran Rp 75 ribu.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM mengajak agar para calon peserta yang sudah mengambil ataupun mendownload formulir pendaftaran agar segera dilengkapi dan dikirimkan kembali di tempat-tempat penerimaan pendaftaran, yaitu di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman .

Ayu juga mengajak generasi muda yang memiliki kriteria sesuai persyaratan pemilihan Dimas Diajeng Sleman agar memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan tersebut. Karena komunitas Dimas Diajeng Sleman ternyata dapat memberikan pembelajaran yang sangat positif bagi pengembangan kepribadian, keilmuan maupun pengembangan karir bagi para anggotanya.

Paling tidak melalui bergabungnya dengan komunitas Dimas Diajeng Sleman para anggotanya akan memiliki pengalaman, ketrampilan dan kecakapan yang nyata dalam berbagai hal, diantaranya public speaking, human relation, media relation dan lainnya.‬ Pemilihan Dimas Diajeng Sleman merupakan upaya yang strategis dalam mendidik generasi muda secara dini untuk menjadi generasi yang memiliki kesadaran dan ketahanan budaya yang tinggi.

Dimas Diajeng Sleman diharapkan bisa menjadi motivator dan teladan bagi generasi muda dan keberadaannya sebagai salah satu ikon sumberdaya manusia yang berbudaya, berkarakter, cerdas, kreatif dan, berwawasan luas. Diharapkan pula mereka mampu mengedepankan jati diri budaya lokal serta mendukung kemajuan Kabupaten Sleman, khususnya di bidang kebudayaan dan pariwisata.‬




Pemilihan Dimas Diajeng Sleman Buka Peluang Jadi Duta Budaya

upload149-300x200

Sleman – Pemilihan Dimas Diajeng Kabupaten Sleman tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Ikatan Dimas Diajeng Sleman (IDDS), akan ditutup pada hari Sabtu (29/3)..

Pemilihan Dimas Diajeng Sleman ini berhadiah total sebesar Rp25 juta. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ir. AA Ayu Laksmidewi TP, MM, Rabu (19/3), di kantornya Jl. KRT Pringgodiningrat Beran Tridadi Sleman Yogyakarta.

Ayu mengajak agar para calon peserta yang sudah mengambil ataupun mendownload formulir pendaftaran, segera dilengkapi dan dikirimkan kembali di tempat-tempat penerimaan pendaftaran.

Yaitu di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Jl. KRT Pringgodiningrat Beran Tridadi Sleman, Radio Geronimo Jl. Gayam Yogyakarta, Radio Unisi Jl. Demangan No. 24 dan Radio Swaragama Bulaksumur Blok H No.5.

Ayu juga mengajak generasi muda yang memiliki kriteria sesuai persyaratan pemilihan Dimas Diajeng Sleman agar memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan tersebut.

Karena komunitas Dimas Diajeng Sleman ternyata dapat memberikan pembelajaran yang sangat positif bagi pengembangan kepribadian, keilmuan maupun pengembangan karir bagi para anggotanya.

Paling tidak melalui bergabungnya dengan komunitas Dimas Diajeng Sleman para anggotanya akan memiliki pengalaman, keterampilan dan kecakapan yang nyata dalam berbagai hal, diantaranya public speaking, human relation, media relation, dsb.

Pemilihan Dimas Diajeng Sleman merupakan upaya yang strategis dalam mendidik generasi muda secara dini untuk menjadi generasi yang memiliki kesadaran dan ketahanan budaya yang tinggi.

Dimas Diajeng Sleman diharapkan bisa menjadi motivator dan teladan bagi generasi muda dan keberadaannya sebagai salah satu ikon sumber daya manusia yang berbudaya, berkarakter, cerdas, kreatif dan, berwawasan luas.

“Mereka juga diharapkan mampu mengedepankan jati diri budaya lokal serta mendukung kemajuan Kabupaten Sleman, khususnya di bidang kebudayaan dan pariwisata,” kata Ayu.

Oleh karenanya kedepan diharapkan calon-calon yang terpilih dalam ajang Pemilihan Dimas Diajeng Sleman ini memiliki peran yang strategis sebagai generasi panutan bagi generasi muda dan dapat mengemban misi sebagai duta budaya dan pariwisata bagi Kabupaten Sleman pada khususnya dan DIY pada umumnya.

Syarat yang harus dipenuhi para peserta Pemilihan Dimas Diajeng Sleman 2014 adalah WNI usia 17 – 24 tahun, belum menikah, berat dan tinggi badan proporsional dengan tinggi badan minimal 165 cm untuk Dimas dan 160 cm untuk Diajeng.

Selain itu juga sehat jasmani dan rohani, memiliki kepribadian yang menarik, berprestasi, dinamis, kreatif dan komunikatif serta menguasai bahasa asing minimal bahasa Inggris.

Peserta mengisi formulir pendaftaran, menyerahkan 2 lembar pas foto berwarna ukuran 4 x 6, foto close-up dan seluruh badan  terbaru dengan background putih, foto copy KTP dan KTM, foto copy ijazah SMA/ sederajat, mengisi formulir yang disediakan atau dapat didownload di twitter @dimjengsleman dan serta membayar biaya pendaftaran sebesar .

Pendaftaran dibuka hingga Sabtu (22/3). Pendaftaran dapat dilakukan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Jalan KRT. Pringgodiningrat 13, Beran, Tridadi, Sleman, telpon (0274) 869613 dan di Radio Geronimo Jl. Gayam Yogyakarta, Radio Unisi Jl. Demangan No. 24 dan Radio Swaragama Bulaksumur Blok H No.5. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Dimas Anindita (0878-3969-2730) dan Dimas Billy (0857-4797-9696).