Disbudpar Targetkan Kunjungan Wisatawan Lebaran 150 Ribu Orang

Sleman – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman mentargetkan kunjungan wisatawan selama cuti bersama Lebaran 2015 bisa mencapai 150 ribu orang atau meningkat dibanding tahun lalu yang mencapai 125 ribu orang.

“Meskipun tahun ini cuti bersama Lebaran waktunya lebih pendek, hanya enam hari namun kami menargetkan kunjungan wisatawan di seluruh objek wisata bisa mencapai 150 ribu wisatawan,” kata Kepala Disbudpar Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM, Senin (6/7).

Dikatakan Ayu, pada Lebaran tahun 2014 lalu, dengan cuti bersama selama sembilan hari kunjungan wisatawan yang ditargetkan 100 ribu ternyata realisasinya mencapai 125 ribu orang.

“Karena itu tahun ini kami berani memasang target lebih tinggi dari tahun lalu karena tahun ini bersamaan dengan libur sekolah dan kondisi cuaca lebih mendukung dan tahun ini saat libur Lebaran sudah tidak turun hujan,” kata Ayu.

Menurut Ayu, tahun ini juga tidak banyak tambahan objek wisata baru di Kabupaten Sleman, hanya ada penambahan Sindukusuma Edupark dan beberapa objek wisata minat khusus dan pengembangan desa wisata.

“Secara umum destinasi wisata yang ada di Sleman telah siap untuk menghadapi wisatawan dalam libur Lebaran tahun ini,” katanya.

Destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sleman diantaranya kawasan wisata Kaliurang, Museum Gunungapi Merapi (MGM), Volcano Tour Merapi Cangkringan, Candi Prambanan dan candi-candi lainnya.

“Desa-desa wisata saat ini juga sudah menjadi pilihan tersendiri bagi para wisatawan,” tutur Ayu.

Ditambahkan Ayu, dalam menghadapi libur Lebaran ini pihaknya telah menghimbau kepada para pelaku wisata untuk senantiasa lebih meningkatkan kualitas dan pelayanan yang baik. Dan upaya tersebut dapat dilakukan dengan penerapan Sapta Pesona Pariwisata yakni, Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah Tamah dan Kenangan. Selain itu, Ayu juga siap memberikan diskon untuk tiket masuk ke objek wisata Kaliurang dan MGM sebesar 50 persen, bagi rombongan dengan jumlah minimal 40 orang.




Disbudpar Upayakan Ruang Berekpresi Bagi Seniman

Sleman – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sleman terus berupaya mencukupi kebutuhan ruang berekspresi bagi para seniman di Kabupaten Sleman. Demikian disampaikan Kepala Disbudpar Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM kepada wartawan di Sleman, Jumat (22/5). 

Menurut Ayu hal ini dilakukan karena para pelaku seni dan budaya di Kabupaten Sleman saat ini terkendala ruang untuk berekspresi. Kondisi berakibat  pada kurang berkembangnya kegiatan seni di Kabupaten Sleman.

“Saat ini kita  terus mengupayakan tercukupinya kebutuhan ruang berekspresi bagi para seniman di Sleman,” kata Ayu didampingi Sekretaris Disbudpar, Dra Endah Sri Widiastuti.

Salah satu cara yang dilakukan adalah  dengan memperbanyak pertunjukan seni di kantong-kantong wisata dan budaya yang tersebar di 17 kecamatan. Kantong wisata dan budaya yang dimaksud diantaranya adalah desa wisata. Menurutnya desa wisata merupakan lokasi yang ideal untuk mengembangkan kreatifitas seni dan budaya. Apalagi potensi kesenian dan budaya di Sleman sangat besar, namun diperlukan fasilitas untuk menyalurkan kreatifitas dari pelakunya.

“Kami melihat kebutuhan para pelaku seni adalah ruang untuk berekspresi, untuk itu perlu disediakan agar tidak terhenti kreatifitasnya,” tutur Ayu.

Dengan disediakannya ruang berekspresi tersebut, lanjut  Ayu, keberadaan seni dan budaya dapat menjadi obyek wisata yang dapat ditawarkan oleh Disbudpar Sleman. Hal ini mengingat Kabupaten Sleman hanya memiliki sedikit obyek wisata alam. Berbeda dengan Kabupaten Gunungkidul misalnya yang punya obyek wisata alam yang banyak, sehingga banyak yang tertarik. Sedangkan Sleman, potensi yang bisa ditonjolkan adalah seni budayanya. Sehingga perlu dikemas secara kreatif.