Berbah Terbaik dalam Festival Jathilan

Sleman – Kontingen “Kudho Wiromo” asal Kecamatan Berbah terpilih sebagai penyaji terbaik I dalam Festival Jathilan Kabupaten Sleman yang diselenggarakan pada hari Kamis dan Jumat (14 – 15/7) di Parkir Utara Lapangan Denggung Sleman. 

Atas prestasi tersebut kontingen ini memperoleh tropi dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 7,5 juta. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM, Senin (18/7).

Sedang penyaji terbaik II adalah Suwito Raharjo dari Kecamatan Sleman mendapat tropi dan uang pembinaan  Rp 6 juta dan Penyaji Terbaik III diraih oleh Kudho Prasetyo dari Kecamatan Gamping yang mendapatkan tropi serta uang pembinaan Rp 5,5 juta.

Sementara untuk kategori Juara harapan, kontingen “Kudho Bramudo” dari kecamatan Kalasan menjadi Juara Harapan I mendapatkan Tropi dan Uang Pembinaan sebesar Rp 4 juta, dilanjutkan dengan Juara Harapan II adalah kontingen dari kecamatan Moyudan ”Kudho Nalendro” yang  mendapatkan Tropi dan hadiah uang Pembinaan Rp 3,5 juta dan Juara Harapan III diraih oleh “Turonggo Satrio Mudo” dari Prambanan yang mendapatkan Tropi serta Uang Pembinaan Rp 3 juta.

Sementara itu untuk Penyaji Terbaik Festival Kesenian Religius yang diselenggarakan Jumat dan Sabtu (15 – 16/7) di desa wisata Grogol Margodadi Seyegan adalah grup Badui Babussalam dari kecamatan Godean, atas prestasi yang diraih Kontingen ini mendapatkan Tropi serta Uang Pembinaan sebesar Rp 7,5 juta.

Selanjutnya kontingen “Badui Sirojan Muniro “dari Kecamatan Mlati sebagai Penyaji Terbaik II mendapatkan Tropi serta Uang Pembinaan Rp 6 juta, lalu Penyaji Terbaik III diperoleh Kontingen dari Kecamatan Seyegan “Kubro Mudo Siswo” yang mendapatkan Tropi dan Uang Pembinaan sebesar Rp 5,5 juta.

Selanjutnya untuk kategori  Juara Harapan, Kontingen asal Kecamatan Minggir “Badui Sabilul Mutaqin” mendapatkan Juara Harapan I dengan mendapatkan hadiah Tropi serta Uang Pembinaan Rp 4 juta.

Dan, kontingen “Badui Tunas Muda” dari Ngemplak mendapatkan Juara Harapan II dengan membawa Hadiah Uang Pembinaan sebesar Rp 3,5 juta dan Tropi Penghargaan, dan Juara Harapan III adalah Kontingen dari Prambanan “Turonggo Satrio Mudo” yang mendapatkan Hadiah Tropi serta Uang Pembinaan Rp 3 juta.

Ayu mengharapkan kepada kontingen yang terpilih sebagai penyaji terbaik agar tetap mempertahankan kualitas tampilannya.

“Kejuaraan bukanlah tujuan akhir akan tetapi merupakan bukti nyata keberhasilan dalam pembinaan kesenian. Sedangkan kepada kontingen yang belum berhasil memperoleh kejuaraan diharapkan tetap bersemangat untuk berkreasi dan berkiprah dalam dunia seni pertunjukan yang merupakan potensi bangsa yang adiluhung,” kata Ayu.




17 Grup Ikut Festival Jathilan Tingkat Kabupaten Sleman

13631483_1329447967070421_2763514325159579242_nSleman – Sebanyak 17 grup kesenian jathilan dari 17 kecamatan se Kabupaten Sleman akan berunjuk ketrampilan dan berlaga dalam event Festival Jathilan Sleman Tahun 2016, Kamis – Jumat, 14 – 15 Juli 2016 di Lapangan Parkir Utara Lapangan Denggung Beran Tridadi Sleman. Ajang festival jathilan ini untuk memperebutkan tropi kejuaraan dan uang pembinaan senilai Rp 25 juta.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM, Rabu (13/7) Ayu menambahkan bahwa Festival Jathilan Kabupaten Sleman merupakan salah satu upaya untuk melestarikan dan mengembangkan seni tradisional kerakyatan khusunya jathilan dalam bingkai kearifan lokal seni budaya dalam rangka mendukung konsep keistimewaan Yogyakarta di wilayah Kabupaten Sleman.

Selain itu juga untuk membangkitkan kembali grup-grup jathilan di wilayah Kabupaten Sleman dalam iklim kompetisi positif, serta memberikan ruang gerak dalam berekspresi bagi para seniman jathilan.

Festival Jathilan Kabupaten Sleman 2016 akan berlangsung selama dua hari yaitu Kamis dan Jumat, 15 – 16 Juli 2016 mulai pukul WIB hingga selesai di parkir utara Lapangan Denggung Beran Tridadi Sleman. Festival Jathilan ini diikuti oleh 17 grup yang direkomendasikan oleh masing-masing kecamatan.

Ayu mengharapkan bahwa event spesial di akhir pekan yang berupa Festival Jathilan Sleman 2016 dapat menjadikan ajang hiburan sekaligus wahana apresiasi bagi para pelaku dan pecinta seni serta wisatawan baik domestik maupun manca negara.

Pada hari Kamis (14/7) akan tampil 9 grup jathilan, yaitu Kudho Nalendra dari Kecamatan Moyudan, Sekar Jati dari Ngalik, Kudho Muda Satriya dari Ngemplak, Kudho Prasetya dari Gamping, Suwito Raharjo dari Kecamatan Sleman, Turonggo Cahyo Mudo dari Seyegan, Mustiko Prasetyo dari Depok, Turangga Manis dari Pakem, dan Turonggo Mudho Satya dari Prambanan.

Sedangkan pada hari Jumat (15/7) akan tampil 8 grup jathilan, yaitu Turonggo Mudo Budoya dari Godean, Kudho Wiromo dari Berbah, Ria Panji Kawedar dari Tempel, Bekso Satriyo Mudo dari Mlati, Puspito Bawono dari Minggir, Kudho Manunggal dari Turi, Kudho Bramuda dari Kalasan, Turonggo Wahyu Budoyo dari Cangkringan.

Selain itu untuk memeriahkan acara tersebut sekaligus sebagai penutup kegiatan akan ditampilkan grup tamu Angguk Si Lestari Pripih dari Kulon Progo. Penyaji Terbaik I mendapatkan hadiah sebesar Rp 7,5 juta, Penyaji Terbaik II Rp 6 juta, dan Penyaji Terbaik III Rp 5,5 juta. Sedangkan untuk Juara Harapan I mendapatkan hadiah sebesar Rp 4 juta, Juara Harapan II Rp 3,5 juta, dan Juara Harapan III Rp 3 juta.

Adapun dewan juri yang akan dihadirkan dalam kegiatan tersebut adalah DR. Kuswarsantya dari akademisi, Drs Gandung Djatmiko dan Dra Daruni dari ISI Yogyakarta.