Turi Upayakan Solusi Hama Lalat Buah

Turi – Dalam rangka Hari Ibu KWT PARI (Kelompok Wanita Tani Pakem Turi) mengadakan pertemuan pada Jumat (22/12) di UPT BP4 Wilayah V Pakem Sleman.

Pertemuan dihadiri oleh seluruh KWT Kecamatan Turi dan Pakem yang masing-masing kelompok diwakili oleh dua pengurus dengan total berjumlah 40 orang. Ini menunjukkan semangat ibu-ibu tani di wilayah Kecamatan Turi dan Pakem patut diacungi jempol karena dengan gigih dan tanpa pamrih berjuang untuk membantu memajukan dan mensejahterakan anggotanya di kelompoknya masing-masing.

Dalam pertemuan ini, hadir pula Kepala UPT BP4 Wilayah V Pakem Sleman, Sigit dan perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sleman Bidang Holtibun (Holtikultura dan Perkebunan) Endah Lestari dan Gunawan. Dalam sambutannya, Sigit berharap supaya pertemuan ini dapat bermanfaat dan nantinya ilmu yang sudah didapatkan bisa ditularkan ke anggota kelompok masing-masing sehingga bisa meningkatkan ekonomi keluarga maupun kelompok.

Selain pertemuan, juga diadakan pelatihan memasak oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sleman. Dengan narasumber Endah Lestari, pelatihan pertama adalah pelatihan cara membuat kue leja, bintul, lapis pelangi, dan kacamata.

Tak hanya itu, ada pula pelatihan tentang cara mengendalikan lalat buah dan pengobatan hama ini, dengan narasumber Gunawan.

Sekarang ini, di Kabupaten Sleman sedang digalakkan gerakan pengendalian lalat buah sebab akhir-akhir ini lalat buah menjadi hama yang banyak menyerang buah-buahan terutama salak pondoh. Banyak petani salak pondoh mengeluh buah salaknya cepat busuk dan kualitasnya berkurang. Hal ini membuat ekspor salak pondoh tidak memenui standar kesehatan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan nantinya bisa disosialisasikan ke kelompok wanita tani masing-masing sehingga permasalahan hama lalat buah bisa cepat teratasi dan petani salak pondoh di Kecamatan Turi dan Pakem tidak terus merugi. (Harman)




Burung Hantu Serak Jawa Cegah Hama Tikus

Cangkringan – Kawasan studi dan konservasi Burung Hantu Serak Jawa ini terletak di Dusun Cancangan Wukirsari Cangkringan Sleman. Kawasan ini dibangun untuk mempelajari bersama tentang Burung Hantu Serak Jawa (Tyto Alba) yang berfungsi untuk pengendalian hama tikus di sawah.

Dusun Cancangan menggunakan Burung Hantu Tyto Alba untuk pengendalian hama tikus sejak tahun 2013. Saat itu banyak petani di Dusun Cancangan yang mengeluhkan tanaman padinya diserang hama tikus. Ini berakibat pada hasil panen yang hanya berkisar 15-20 % saja.

Setelah 2 tahun menggunakan Burung hantu Serak Jawa sebagai pengendali hama, petani dapat menikmati hasil panen padinya meningkat yakni mencapai kisaran 80-90 %.

Dusun Cancangan dengan Kelompok Tani Margo Mulyo yang diketuai Bavit Margo Utomo mulai banyak dikunjungi dari beberapa daerah dan perguruan tinggi guna belajar dan ikut mengamati keberadaan dan manfaat Burung Hantu Tyto Alba. Bahkan dari Thailand dan Singapura juga pernah melakukan penelitian mengenai pengendalian hama tikus di Dusun Cancangan ini. (Bavit M U)