Jaga Kebiasaan Baik agar Tidak Tergerus Perbuatan Maksiat

Ngaglik – Setiap jemaah harus punya ibadah yang menjadi unggulan supaya tetap istiqomah.  Demikian hasil kajian IPHI Ranting Sukoharjo yang dilaksanakan Minggu (11/3) di Gedung IPHI Ranting Sukoharjo Klidon.

Sebagai Pembicara dalam pengajian ini Ustaz K.H. Ismail Ahmad, dari Kabupaten Sleman. Ustaz Ismail memberikan contoh dalam berinfak tidak harus besar dan hanya sekali, 2 ribu tapi secara terus menerus dan istiqomah maka akan menjadi kebiasaan yang baik.

“Semua kegiatan selalu membaca Bismillah, dan tiap hari Salat Dhuha dan dilakukan terus menerus itulah yang istiqomah sehingga dalam kondisi apapun dilakukan seperti halnya salat 5 waktu yang wajib dilaksanakan,” tutur Ustaz Ismail.

Ustaz Ismail juga berpesan untuk para jemaah haji agar tetap menjaga kemabruran dan saling mengingatkan melalui kajian-kajian seperti ini.

“Karena walau sudah dijanjikan masuk surga namun kalau tidak dijaga akan tergerus oleh perbuatan maksiat atau perbuatan dosa yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Ranting IPHI Sukoharjo mengajak para jemaah haji dan umrah Desa Sukoharjo untuk dapat bergabung dan aktif dengan kegiatan kajian ini.

Kajian IPHI Ranting Sukoharjo ini juga dimeriahkan oleh Hadroh Dusun Ngebo dan Dusun Karanglo. Jemaah yang hadir dalam kajian ini berjumlah 89 jemaah. (Suripto)




Tanamkan Iman Anak Sejak Dini

Gamping – Acara bertajuk “Haflah Attasyakur wal Ikhtitam” digelar pada Sabtu (23/12) pukul WIB di Halaman Mushola Babussalam Salakan, Trihanggo, Gamping.

Acara ini dimaksudkan guna mewisuda para santiwan/santriwati yang sudah khatam Alquran. Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, Sekcam Gamping Rasyid Ratnadi, Kepala Desa Trihanggo Herman Budi Pramono, Kapolsek Gamping Kompol Herwinedi, Wadanramil Gamping Kapten Chb. Suwardi, Bhabinkamtibmas Trihanggo Aiptu Rusmanto, Babinsa Trihanggo Pelda Sugiyono, serta masyarakat Padukuhan Salakan yang berjumlah 200 orang.

Sebelum prosesi wisuda dilaksanakan, Sri Muslimatun memberikan santunan kepada anak yatim sejumlah 6 orang.

Menurut laporan Ketua Panitia Wisuda, Sugeng Santoso, jumlah santriwan khatam Alquran ada 4 orang dan santriwati yang khatam Alquran ada 18 orang, semua di bawah asuhan ustaz K.H. Farid, ustaz Slamet Sarmadi, dan ustazah Imtichana.

Di antara para wisudawan/wisudawati khatam Alquran yang berjumlah 22 orang tersebut terdapat santriwati tertua ibu Rubiyah yang berusia 56 tahun 6 bulan dan santriwan termuda Kevin Dio Fernando berusia 9 tahun 5 bulan.

Sedangkan jumlah wisudawan/wisudawati khatam Juz’ama sejumlah 29 orang, yang termuda Nadiya Asrul Latifa (7 tahun 7 bulan) dan tertua Jasmine Asy Syifa (12 tahun 4 bulan).

Di penghujung acara diisi tausyiah yang disampaikan oleh K.H. Zumard Ahmad Tsalis dari Ungaran Jawa Tengah. Tema yang disampaikan tentang pendidikan anak dalam Islam. Agar memeroleh anak yang sholeh/sholehah para orangtua perlu menanamkan iman/tauhid kepada anak, mengenalkan ibadah, memberikan pendidikan yang Islami, memberi suri tauladan/sikap yang baik, mengajarkan batasan aurat kepada anak sejak dini, selalu sayang dan perhatian, mendidik dengan bijak dan sabar serta tidak pernah mengeluh, dan tak lupa mengajarkan Alquran, Hadits, dan doa-doa kepada anak. (Adnan Nurtjahjo)




Inovasi Mengajar Tingkatkan Ketertarikan Anak Belajar

Turi – Selasa (12/12) bertempat di Gedung Pertemuan Desa Bangunkerto, Pemerintah Desa Bangunkerto melalui Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat, Reny Kusumawati, mengadakan siraman rohani dan pembinaan rohis (rohani Islam) serta pengurus TPA se-Desa Bangunkerto. Kegiatan ini dimulai dari pukul WIB.

Adapun Desa Bangunkerto memiliki 16 rohis dan 17 TPA yang tersebar di 12 padukuhan dan 26 dusun. Rohis sendiri bertugas untuk mengelola masjid dan memakmurkan Jemaah sedangkan untuk pengurus Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) bertugas mengajar anak-anak tentang agama Islam di dusun masing-masing.

Dengan diadakannya kegiatan tersebut, Kepala Desa Bangunkerto, Anas Ma’ruf berharap bisa menambah ilmu keagamaan dan sebagai ajang silaturahmi antara rohis dan pengurus TPA. Pun, sebagai ajang diskusi untuk tukar pikiran demi kemajuan TPA dan kemakmuran jemaah masjid di masing-masing dusun.

Dalam kesempatan ini, hadir Ketua KUA Kecamatan Turi, Suisdiawan. Dalam sambutannya, Suisdiawan berpesan kepada para rohis untuk selalu mengajak masyarakat muslim memakmurkan masjid dengan cara membiasakan anak-anak ke masjid. Cara membiasakan anak-anak yaitu dengan mengadakan TPA di masjid dan mengadakan kegiatan di masjid sehingga anak-anak terbiasa pergi ke masjid sejak dini.

Selain itu, pengurus TPA perlu membuat inovasi dalam mengajar supaya anak lebih tertarik sehingga masjid bisa menjadi ramai dengan kegiatan keagamaan. (Harman)




Pendalaman Agama Pelajari Tuntunan Salat

Turi – Dalam rangka memperdalam tentang keagamaan, PRM Donokerto 1 Turi setiap malam Jumat Pon dan malam Jumat Pahing mengadakan pendalaman agama dengan tempat bergilir di rumah para peserta.

Untuk malam Jumat Pon (7/12) dilaksanakan di rumah Hj. Indarwati Turi. Acara yang dimulai pukul hingga WIB ini dihadiri oleh 100 peserta.

Dipimpin oleh Ustaz Darussalam dari Minggir, pendalaman agama menyampaikan tentang peristiwa-peristiwa penting di bulan Rabiul Awal, seperti Rasullulah memilih Khatimah binti Khuwailid pada 10 Rabiul Awal dan bersembunyinya Nabi Muhammad SAW di Gua Tsur pada 2, 3, dan 4 Rabiul Awal.

Selanjutnya, Ustaz menyampaikan mengenai tuntunan salat, yaitu Salat Dhuha, Salat Shafar, Salat Ied, Salat Gerhana, dan Salat Istiqa. Semua diterangkan secara jelas baik mengenai tata cara, hadits, hingga doanya. Kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab. (Suharno)




Hilangkan Kesusahan dengan Salat Berjemaah

Gamping – Rabu, (6/12) pukul WIB, keluarga besar Perum Komando Resort Militer (Korem) 072/PMK Demak Ijo menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman masjid setempat. Ceramah pengajian disampaikan oleh Ustaz H. Jaenudin, dengan tema jadikan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H/2017 M sebagai keteladanan dalam meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Pengajian ini dihadiri oleh Kepala Dusun Nogosaren, Solikin Nurcahyo, rombongan pengajian Al Barokah, dan segenap warga Perum Korem 072/PMK Demak Ijo sejumlah 50 orang.

Sebelum acara inti dimulai, grup hadroh Kurahan Sidoarum melantunkan lagu-lagu rohani untuk menghibur para hadirin.

Dalam ceramahnya Ustaz H. Jaenudin mengajak warga Perum Korem untuk rajin melakukan salat berjemaah seperti yang dilakukan oleh Rasulullah. Karena perbedaan pahala salat berjemaah dengan salat sendirian sebanyak 27 derajat.

Selain itu, hikmah salat berjemaah yaitu Allah SWT akan menghilangkan kesempitan dan kesusahan hidup orang yang melaksanakan, Allah SWT akan menghilangkan siksa kuburnya, di akhirat nanti akan diberi kitab tentang catatan amal dari depan menggunakan tangan kanan, melewati atas jembatan siratal mustaqim secepat kilat, serta masuk surga tanpa hisab.

Oleh karena itu, marilah memakmurkan Masjid Perum Korem ini dengan cara salat berjemaah demikian kata Ustaz H. Jaenudin di akhir ceramahnya. (Adnan Nurtjahjo)