Ajaran Khusyuk Saat Beribadah

Turi – Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj, Masjid A Sholeh Garongan Wonokerto Turi mengadakan pengajian pada Minggu (15/4) pukul WIB.
Pengajian menghadirkan Ustaz Sukirman dan Ustazah Siti Aminah dari PAIF Kecamatan Turi sebagai narasumber. Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 150 jemaah.
Dalam ceramahnya, Ustaz Sukirman mengangkat tema Hikmah Isra’ Mi’raj, yang mengulas terkait salat tepat waktu, memahami arti salat, memperbanyak salat sunah, dan salat berjemaah.
Selanjutnya pengajian dilanjutkan oleh Ustazah Siti Aminah. Ustazah Siti Aminah menjelaskan tentang khusuk dalam salat, berdoa, dan dzikir.
“Khusuk itu apa? Diterangkan secara bahasa artinya tenang, diam atau tenggelam dalam melakukan sesuatu dengan kerendahan hati,” tutur Ustazah Siti Aminah. Diungkapkan Ustazah, menurut Al Khozin khusyuk dalam salat adalah menyatukan konsentrasi dan berpaling dari selain Allah serta merenungkan semua yang diucapkan baik berupa bacaan Al-Quran maupun dzikir.
“Kenapa salat harus khusyuk? Salat itu sebagai tempat bermunajah menyampaikan maksud kepada Allah dan memanjatkan puji syukur kepadaNya dan juga sebagai tempat pembersih hati dari berbagai kotoran,” lanjutnya.
Di akhir ceramahnya, Ustazah Siti Aminah pun memberikan beberapa saran untuk memudahkan khusyuk. “Dari Aisyah RA. dikatakan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda tidak boleh salat di depan makanan, tidak boleh kebelet, jangan melakukan gerakan, jangan berpaling, dan jangan menghadap langit,” urainya. (Suharno)
