Posko Pantau Lebaran Bangunkerto Siap Bantu Pemudik

Turi – Posko Pantau Lebaran Desa Bangunkerto telah dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Bangunkerta, Anas Maruf pada Minggu (10/6) pukul WIB.

Posko ini didirikan di dekat lampu merah perempatan Ngablak Bangunkerto, di mana sering terjadi kepadatan arus lalu lintas dari arah Tempel menuju Pakem ataupun sebaliknya.

Ruas jalan Tempel Pakem termasuk jalur yang sangat ramai karena merupakan jalur alternatif menuju Solo dan dari Solo menuju Magelang.

Dalam sambutannya, Anas Maruf berpesan kepada semua relawan untuk selalu tanggap dengan keadaan dan ramah dalam menjalankan tugas.

“Petugas membantu pengguna jalan supaya selalu berhati-hati dan mengarahkan pengguna jalan agar tidak terjadi kemacetan dan juga kecelakaan sehingga bisa selamat sampai tujuan,” tutur Anas.

Adapun Posko Pantau Lebaran Desa Bangunkerto ini diprakarsai oleh Pemerintah Desa Bangunkerto dan dibantu oleh semua elemen relawan yang ada di Desa Bangunkerto yakni, Destana Bangunkerto, Karangtaruna Desa Bangunkerto, Linmas Desa Bangunkerto, RKB (Relawan Kemanusiaan Bangunkerto), PMI Kecamatan Turi, Babinsa, dan Polmas Desa Bangunkerto.

Kegiatan ini diadakan selama 10 hari yaitu h-5 sebelum Lebaran dan 5 hari setelah Lebaran.

Petugas jaga di Posko Pantau Lebaran setiap hari nya dibagi menjadi dua shift dan setiap shift terdiri dari 15 personil yaitu Linmas 4 orang, PMI 5 orang, RKB 2 orang, Karangtaruna 2 orang, dan Destana 1 orang. (Harman)




Sardonoharjo Sedang Bangun Sarana dan Prasarana Transportasi

Ngaglik – Meskipun pembangunan di segala bidang sudah dijalankan secara bertahap, karena terbatasnya anggaran, maka dalam pelaksanaan pembangunan juga memakai skala prioritas karena luasnya wilayah garapan dalam membangun desa.

Kepala Desa Sardonoharjo Herjuno Wiwoho, SE menyampaikan bahwa pembangunan bidang kesejahteraan yang dilaksanakan Seksi Kesejahteraan antara lain sedang membangun bidang sarana dan prasarana transportasi khususnya pembangunan jalan, membuat talut jalan, drainase, sebagian pengerasan jalan, cor blok dan pembuatan konblok jalan.

Pembangunan ini dilaksanakan pada Minggu (22/10) di wilayah Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik. Pelaksanaanya melibatkan masyarakat dusun-dusun setempat dengan harapan masyarakat merasa memiliki atau handarbeni sehingga ikut serta memelihara sarana dan prasarana yang telah dibangun.

Pembangunan ini juga merupakan hasil kesepakatan wilayah setempat, untuk itu Kepala Dusun dan seluruh tokoh masyarakat ikut berpartisipasi dalam pembangunan ini sehingga masyarakat akan menikmati hasil pembangunan yang diperjuangkan. (Suripto)