Gelar Kreasi Budaya dan Atraksi Dalam Pembukaan Jamda 2015

IMG_4203_renamed_10603Sleman – Di era pengaruh modernisasi yang makin kuat, anak anak pramuka Jogja menampilkan gelar kreasi dan atraksi dalam upacara pembukaaan jambore daerah (jamda) tahun 2015 DIY di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Caturtunggal Depok Sleman, Selasa (3/11).

Jambore daerah yang diselenggarakan oleh Kwarda DIY dilaksanakan mulai tanggal 3 hingga 7 November 2015. Berbagai tarian tradisional dan atraksi ketrampilan ditunjukan oleh pramuka penggalang sebagai peserta jambore.

Hadir dalam upacara pembukaan selaku Inpsektur Upacara, Assisten 1 DIY, Sulistiyo SHCn yang mewakili Gubernur DIY selaku Mabida Kwartir Daerah  menyampaikan dengan jambore diharapkan pramuka penggalang peserta jambore untuk menjadikan kegiatan jambore sebagai sarana belajar, berkarya dan membangun semangat persatuan.

Jambore  juga bisa di manfaatkan untuk meningkatkan ketrampilan dan menanamkan kebanggan sebgai generasi muda indonesia. Gubernur juga mengharapkan dengan jambore, peserta akan menjadi generasi muda  yang aktif, kreatif dan energik. Sementara Ketua Kwarda DIY yang diwakili prof Suwarsih menyampaikan bahwa dalam jambore di harapkan peserta bisa menunjukkan jiwa kedisiplinan dan rasa persaudaraan.

Kerja sama antara berbagai pihak dlam pelaksanaan jambore untuk selelau ditingkatkan sehingga  brrmanfaat bagi pengembangan generasi muda dimasa depan Jambore Daerah tahun 2015 mengangkat tema “Membangun rasa cinta alam dan persahabatan guna mewujudkan generasi yang berbudaya, berkarakter dan mandiri” dengan tetap memegang semboyan pramuka “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”.

Kegiatan Jambore Daerah 2015 diikuti oleh kurang lebih 3000 anggota pramuka penggalang dari Kabupaten/Kota.***




Jamda 2015 Bangun Rasa Cinta Alam dan Persahabatan

IMG_3334Sleman – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY akan menggelar Jambore Daerah tahun 2015 (Jamda 2015) di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY pada Selasa – Sabtu, 3 – 7 November 2015. Jambore Daerah tahun 2015 diikuti peserta dari tingkat Pramuka Penggalang yang berusia 11 – 15 tahun. Peserta berasal dari kontingen cabang yang berjumlah 2893 orang. Peserta Pramuka Jamda 2015 terbagi dalam 342 regu dengan rincian 171 pramuka putra dan 171 putri.

Ketua Panitia Jamda 2015, Arifin Budiharjo berharap dengan digelarnya Jamda 2015 ini mampu membangun rasa cinta alam dan persahabatan guna mewujudkan generasi yang berbudaya, berkarakter, dan mandiri. Jamda 2015 juga merupakan wujud nyata dari motto kegiatan kepramukaan yaitu “Satya Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, tambahnya, Senin (26/10)

Peserta Pramuka Jamda 2015 berasal dari kwartir Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul, Sleman, Kota Yogya. Anggaran Jamda 2015 dari Bantuan Pemerintah, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY, Iuran Peserta, dan Usaha lain yang tidak bertentangan dengan AD/ART Gerakan Pramuka.

Kegiatan Jamda 2015 dikemas dengan 2 kegiatan meliputi kegiatan diluar ruangan (80%) dan kegiatan didalam ruangan (20%). Seluruh kegiatan akan dikemas dengan metode permainan, pengamatan, praktik, penugasan, ceramah, diskusi, simulasi, studi kasus, dan demonstrasi.

Adapun rincian jenis kegiatan dalam Jamda 2015 ialah Kegiatan Umum meliputi upacara pembukaan, keagamaan, apel, olahraga, anjangsana, sosial dan bina lingkungan, api unggun dan Upacara Penutupan. Untuk Kegiatan Patr iotisme dan Wawasan Kebangsaan meliputi kunjungan museum (Dirgantara, Geologi, Benteng Vredeburg), ceramah  wawasan kebangsaan dan kerukunan hidup berbangsa dan bernegara.

Sedangkan untuk Kegiatan Wawasan Kepramukaan dan Umum meliputi pengenalan Satuan karya Pramuka (SAKA), Forum penggalang dan simulasi kode kehormatan, ceramah dan diskusi (Napza, Kesehatan Reproduksi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Untuk Kegiatan Keterampilan Hidup dan Wawasan Lingkungan meliputi keterampilan pengelolaan sampah, budidaya tanaman, multimedia, fotografi, aplikasi teknologi tepat guna, kerajinan tradisional, dan kewirausahaan.

Untuk Kegiatan Petualangan meliputi wide game, peta kompas, jelajah malam, pioneering, Outbond, PPGD, Bivak Survival, dan Mitigasi Bencana. Dan untuk Kegiatan Bakti dan Peduli Lingkungan meliputi aksi peduli kebersihan dan vandalisme, rehabilitasi fisik serta penghijauan.