Gelar Kreasi Budaya dan Atraksi Dalam Pembukaan Jamda 2015

Sleman – Di era pengaruh modernisasi yang makin kuat, anak anak pramuka Jogja menampilkan gelar kreasi dan atraksi dalam upacara pembukaaan jambore daerah (jamda) tahun 2015 DIY di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Caturtunggal Depok Sleman, Selasa (3/11).
Jambore daerah yang diselenggarakan oleh Kwarda DIY dilaksanakan mulai tanggal 3 hingga 7 November 2015. Berbagai tarian tradisional dan atraksi ketrampilan ditunjukan oleh pramuka penggalang sebagai peserta jambore.
Hadir dalam upacara pembukaan selaku Inpsektur Upacara, Assisten 1 DIY, Sulistiyo SHCn yang mewakili Gubernur DIY selaku Mabida Kwartir Daerah menyampaikan dengan jambore diharapkan pramuka penggalang peserta jambore untuk menjadikan kegiatan jambore sebagai sarana belajar, berkarya dan membangun semangat persatuan.
Jambore juga bisa di manfaatkan untuk meningkatkan ketrampilan dan menanamkan kebanggan sebgai generasi muda indonesia. Gubernur juga mengharapkan dengan jambore, peserta akan menjadi generasi muda yang aktif, kreatif dan energik. Sementara Ketua Kwarda DIY yang diwakili prof Suwarsih menyampaikan bahwa dalam jambore di harapkan peserta bisa menunjukkan jiwa kedisiplinan dan rasa persaudaraan.
Kerja sama antara berbagai pihak dlam pelaksanaan jambore untuk selelau ditingkatkan sehingga brrmanfaat bagi pengembangan generasi muda dimasa depan Jambore Daerah tahun 2015 mengangkat tema “Membangun rasa cinta alam dan persahabatan guna mewujudkan generasi yang berbudaya, berkarakter dan mandiri” dengan tetap memegang semboyan pramuka “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”.
Kegiatan Jambore Daerah 2015 diikuti oleh kurang lebih 3000 anggota pramuka penggalang dari Kabupaten/Kota.***
