Panwaslu Bantu Pemerintah Sukseskan Pemilu

Turi – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sleman telah menyelenggarakan tes tertulis bagi calon Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan se-Kabupaten Sleman pada Sabtu (04/11) di Gedung Asrama Haji, Jalan Ring Road Utara.

Menurut keterangan Ketua Panwaslu Kabupaten Sleman, Ibnu Darpito, jumlah peserta yang mengikuti tes tertulis ada 171 peserta, akan tetapi yang datang 164 peserta. Ditambahkan Ibnu, para peserta yang lulus dari tes tertulis ini nantinya akan mengikuti tes wawancara.

Sebelum tes dimulai oleh Ketua Bawaslu Propinsi DIY, Bagus Sarwono diserahkan naskah soal dan lembar jawab sejumlah 171 lembar yang disaksikan perwakilan peserta, Suharno dari Kecamatan Turi.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Bawaslu Propinsi DIY, yang mengucapkan terima kasih atas partisipasi peserta dan panitia untuk mensukseskan pemerintah dalam menyelenggarakan Pemilu 2019.

Bagus juga menuturkan rasa syukurnya karena dalam penyelenggaraan tes tertulis ini tidak bersamaan dengan Pilkada sehingga dapat dengan fokus melaksanakan tugas. Bagus pun menggarisbawahi mengenai pembuatan naskah soal yang menjadi domain Bawaslu Provinsi dengan kerahasiaan yang terjamin.

Tak lupa, Bagus juga menghimbau kepada para peserta tes agar mengerjakan soal dengan cermat dan jujur. (Suharno)




Verifikasi Kabupaten dan Kota Sehat

Turi – Kabupaten Sleman mengikuti Dalam rangka Lomba Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional, tim KKS pusat didampingi perwakilan dari seluruh dinas Provinsi DIY melakukan verifikasi ke Kabupaten Sleman pada hari Rabu (25/10). Seluruh tim diterima di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo dan acara dilanjutkan dengan paparan dari Forum Kabupaten Sehat.

Usai paparan, tim beranjak menuju ke tempat-tempat yang akan dinilai. Adapun kriteria yang dinilai dari tim pusat terdiri dari sekretariat Forum Komunikasi Sekretariat (FKS), Puskesmas Sleman, dan Desa Tridadi. Adapun yang diverifikasi ialah kehidupan masyarakat sehat yang mandiri.

Pertama-tama, tim melakukan verifikasi ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk melihat showroom hasil kerajinan Kabupaten Sleman dan menilai kawasan perkantoran sehat.

Kemudian, dilanjutkan ke sekolah TK Al-Azar Pogung Lor Sinduadi Mlati yang dinilai menjadi percontohan sekolah sehat.

Setelah itu, dilanjutkan ke Dusun Mendiro Sokoharjo Ngaglik untuk melihat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, kemudian ke Dusun Balangan untuk melihat dan menilai budidaya tani organik Merapi.

Lalu, tim menuju ke Dusun Nganggring Girikerto Turi untuk melihat dan menilai kelompok pengolahan susu kambing etawa dan ke Dusun Wonosari Bangunkerto Turi untuk melihat dan verifikasi Desa Green and Clean. Tim turun dan berjalan mengelilingi Kampong Wonosari.

Di dalam perjalanan, perwakilan tim dari pusat berkata bahwa Kampong Wonosari sangat nyaman asri dan bersih, seperti berada di tempat wisata bukan di perkampungan.

Setelah selesai, tim melanjutkan ke Desa Plalangan Pendowoharjo untuk melihat usaha kelompok tani dan sentra industri batik di Sleman dan tim verifikasi terakhir berkunjung ke Desa Wisata Kampong Flory di Tridadi Sleman sekaligus acara pelepasan.

Turut mendampingi dari Kabupaten Sleman yaitu Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Nurulhayah, Camat Turi, Kepala Desa Bangunkerto, semua Puskesmas, dan yang turut hadir di Kampong Wonosari. (Harman)




Kecamatan Godean Kabupaten Sleman Terima Gamelan

Kecamatan Godean telah menerima seperangkat gamelan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Penyerahan gamelan tersebut sudah dilakukan Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI kepada Camat Godean Drs Ahmad Yuno Nurkayadi, Sabtu (17/5) malam.

Penyerahan gamelan ini, menurut Sri Purnomo, sebagai wujud tanggung jawab Pemerintah untuk melestarikan budaya dan memberikan fasilitasi kepada masyarakat yang ingin berlatih maupun berkesenian sehingga dapat meningkatkan olah seni potensi masyarakat Godean khususnya.

Karena, nanti masyarakat dapat ikut memanfaatkan gamelan ini semaksimal mungkin dan tentu dengan ikut serta merawat agar dapat dimanfaatkan dalam waktu yang lama.

Hadir pula dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu SS MHum, Ketua Tim Penggerak PKK Sleman, Ketua DPRD Sleman, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman dan Muspika Godean.

Acara penyerahan gamelan ditandai dengan penyerahan secara simbolis Rebab oleh Bupati Sleman kepada Camat Godean dan penyerahan tokoh wayang Nakulo Sadewo kepada dalang Ki Purnomo, dilanjutkan dengan pementasan wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Purnomo mengambil lakon Nakulo Sadewo Waris.