Karang Taruna Bantu Gali Potensi Desa

Ngaglik -Tim Evaluasi Lomba Karang Taruna Tingkat DIY melakukan penilaian kepada Karang Taruna Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kamis (12/4). Dalam acara penyambutan Tim Evaluasi Tingkat DIY ini, hadir Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Sri Murni Rahayu, serta didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kelembagaan Sosial Kabupaten Sleman, Suparmono.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Camat Ngaglik, Subagya, Tim Evaluasi Karang Taruna DIY, Prih Wardoyo, B2P2KS Yogyakarta, karang taruna DIY, dan Franasik.

Kepala Dinas Sosial Sleman, Sri Murni Rahayu, mewakili Bupati Sleman menyampaikan selamat datang di Desa Sukoharjo Kecamatan Ngaglik dan terima kasih atas kehadiran Tim Evaluasi Pilar-Pilar Pembangunan Sosial DIY yang kali ini memberikan evaluasi terhadap kegiatan Karang Taruna Desa Sukoharjo.

Karang Taruna Desa Sukoharjo sendiri tidak hanya aktif dalam program karang taruna saja tetapi juga membantu dan bekerja sama dengan sektor lainnya, seperti kegiatan sosial kemasyarakatan yang ada di Desa Sukoharjo. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan generasi muda khususnya karang taruna menjadi harapan ke depan untuk menggali potensi yang ada di desa.

Sementara itu, Tim Evaluasi Tingkat DIY diwakili oleh Prih Wardoyo menyampaikan maksud dan tujuan evaluasi ini adalah untuk melihat langsung kiprah dan uji lapangan kegiatan Karang Taruna Desa Sukoharjo. Kegiatan dari Karang Taruna Desa Sukoharjo secara langsung dipaparkan oleh Ketua Karang Taruna Desa Sukoharjo, Dwi Ari Libaryanto. Ari menyampaikan Visi dan Misi Utama Karang Taruna Desa Sukoharjo sesuai dasar pendiriannya yaitu SK Kepala Desa Sukoharjo nomor 140/07/KPTS/2014 periode 2014-2019 dengan Nama Karang Taruna Sukoharjo, Suko berarti senang dan Harjo berarti sejahtera atau mulia.

Ada 3 pedoman menggerakkan Karang Taruna Desa Sukoharjo yaitu Koordinasi, Kaderisasi, dan Prestasi. 3 pilar ini mempunyai visi dan misi yang disepakati pengurus dan anggotanya. Visinya adalah “Terwujudnya Karang Taruna sebagai Wadah Koordinasi dan Motor Penggerak Pemuda yang Kreatif, Inovatif, Edukatif, dan Berbudaya sebagai Mitra Pemerintah yang Peka Sosial, Kritis dan Bijaksana Menyikapi Segala Perubahan dalam Upaya Menuju Kemandirian Desa.

Dengan visi tersebut dibuat 6 misi yaitu menjalin komunikasi aktif, mengembangkan ketrampilan usaha ekonomi produktif, meningkatkan partisipasi pemuda, meningkatkan kegiatan berbasis olahraga, kesenian, dan rekreasi.

Usai paparan, dilanjutkan dengan kunjungan di beberapa lokasi, antara lain melihat kegiatan membuat mobil realisasi kreatif Karang Taruna Desa Sukoharjo, pembuatan kaos sablon, dan lain sebagainya. (Suripto)




Makrab Serah Terima Kepengurusan Pemuda Dusun Wonosari

Turi – Sabtu (24/3) bertempat di Wisata Kaliurang, Pemuda Dusun Wonosari Desa Bangunkerto Turi mengadakan acara Makrab (Malam Keakraban) dalam rangka serah terima kepengurusan pemuda.

Pengurus sebelumnya telah menduduki masa jabatannya selama tiga tahun dan berakhir pada bulan Januari 2018. Ketua pemuda yang lama dijabat oleh Fajar Indriarto sedangkan ketua yang baru terpilih adalah Arif Wibowo dengan masa bakti 2018-2021.

Acara ini diikuti oleh 60 pemuda pemudi Dusun Wonosari. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Ketua RT serta Dukuh Wonosari Tarminanto.

Dalam sambutannya Tarminanto berpesan kepada semua pemuda di Dusun Wonosari untuk selalu menjaga kebersamaan, persahabatan, dan persatuan pun saling menghormati dan menghargai. Selain itu, Tarminanto juga berharap kepada semua pemuda untuk selalu menjaga nama baik dusun karena pemuda merupakan calon penerus pembangunan.

“Untuk itu sebagai pemuda harus lebih giat dan semangat dalam menatap masa depan,” tutur Tarminanto.

Adapun tujuan diadakannya acara Makrab ini selain untuk serah terima kepengurusan juga sebagai alat untuk lebih menjalin keakraban bagi pemuda-pemudi Dusun Wonosari. “Dengan acara ini banyak hikmah yang bisa kita ambil, selain kebersamaan menjalin persatuan dan kesatuan juga sebagai ajang refreshing,” lanjut Tarminanto.

Acara dimulai dengan makan bersama pada pukul WIB dilanjutkan outbound dan diakhiri api unggun. (Harman)




Karang Taruna Wadah Pengembangan Masyarakat di Bidang Kesejahteraan Sosial

Gamping – Pemerintah Desa Trihanggo mengadakan Malam Pelantikan Pengurus Karang Taruna “Taruna Bhakti” periode 2018-2020 Jumat (23/3) pukul WIB di Aula Balai Desa Trihanggo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Gamping Abu Bakar, Kabid Kelembagaan Dinas Sosial Kabupaten Sleman Suparmono, Anggota DPRD Sleman Gustan Ganda, Kepala Desa Trihanggo Herman Budi Pramono, Wakil Ketua Karang Taruna DIY Sunu Triwidodo, Ketua Karang Taruna Kabupaten Sleman Junaedi, Ketua FPKT Nandar Martolo, Bhabinkamtibmas Trihanggo Aiptu Rusmanto, para Dukuh dan perangkat Desa Trihanggo beserta orang tua pengurus Karang Taruna yang dilantik.

Dengan mengucap semboyan “Adhitya Karya Mahatva Yodha”, Ketua Karang Taruna periode 2015-2018 Haritanto menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama memimpin KT Taruna Bhakti. Dilanjutkan dengan pembacaan SK Pengangkatan pengurus periode 2018-2020 oleh Kepala Desa Trihanggo. Prosesi selanjutnya adalah serah terima Pataka dan penyematan PIN kepada pengurus yang dilantik.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Trihanggo, Herman Budi Pramono berpesan, sebagai anggota karang taruna harus bisa berdiri sendiri. Karang Taruna merupakan organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat dan generasi muda di wilayah desa terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial.

Adapun dana bantuan dari Desa Trihanggo untuk karang taruna “Taruna Bhakti” meningkat jumlahnya yakni Rp 84 juta pada tahun 2016 menjadi Rp 136 juta pada tahun 2017. (Adnan Nurtjahjo)




Karang Taruna Bijak Sikapi Isu SARA

Cangkringan – Taruna Manggala Laga Karang Taruna Desa Argomulyo Cangkringan, Sabtu (3/3) mendapatkan kunjungan dari Dinas Sosial Kabupaten Sleman dan Karang Taruna Kabupaten Sleman. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan Evaluasi Pilar-Pilar Sosial 2018 (Karang Taruna).

Darjono, Kepala Desa Argomulyo dalam sambutannya memberikan apresiasi dan dukungan terhadap Karang Taruna Desa Argomulyo atas kinerja yang dilakukan. Darjono berharap agar anggota Karang Taruna tetap solid dan dapat bersinergi dengan Pemerintah Desa, juga bijak dalam menyikapi isu- isu yang berkaitan dengan unsur SARA yang beredar di sekitar wilayah Desa Argomulyo untuk meminimalisir terjadinya konflik.

Mustadi, Camat Kecamatan Cangkringan yang juga hadir dalam kesempatan tersebut pun mengapresiasi Kegiatan Karang Taruna dan berpesan agar anak muda tidak menyalurkan kemampuan dan bakatnya ke dalam kegiatan yang bersifat negatif, seperti geng atau penyalahgunaan markoba. Mustadi mengharapkan anak muda agar aktif dalam kegiatan positif seperti di Karang Taruna.

Ketua Karang Taruna Desa Argomulyo, Marmansyah, menyampaikan terima kasih kepada semua unsur yang telah memberikan dukungan kepada Karang Taruna Taruna Manggala Laga. Dalam kesempatan kali ini, Marmansyah juga memberikan presentasi yang berisikan tentang sejarah Karang Taruna Desa Argomulyo, Kegiatan Karang Taruna, dan Program Kerja yang akan datang.

Endri dari Karang Taruna Sleman juga memberikan apresiasi atas kinerja Karang Taruna Desa Argomulyo. Beliau berharap agar kinerja karang taruna ditingkatkan terus dan jangan cepat berpuas diri. Beliau juga berharap agar pemerintah desa selalu memberikan dukungan penuh terhadap karang taruna agar program kerja karang taruna berjalan lancar dan kinerjanya selalu ditingkatkan.

Lebih lanjut mengenai kegiatan evaluasi yang dilakukan, menekankan bahwa Organisasi Karang Taruna bukan hanya organisasi simbolis dengan administrasi bertumpuk, namun Organisasi Karang Taruna diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi anggotanya sendiri maupun masyarakat. (Karang Taruna Cangkringan)




Pemerintah Turi Koordinasi dengan Polsek untuk Jaga Keamanan

Turi – Pemerintah Kecamatan Turi mengadakan Rapat Kordinasi Pelayanan Masyarakat, Selasa (27/2) pukul WIB di Aula Pertemuan Kecamatan Turi.

Rapat diikuti oleh KUA, TKSK, karang taruna, Kasi Kesejahteraan Desa se-Kecamatan Turi, Kasi Kesra Kecamatan Turi, dan Kapolsek Turi.

Dalam sambutannya, Kapolsek Turi, Suhartoyo menyampaikan berbagai macam keadaan yang berkembang di masyarakat saat ini di antaranya kasus pencurian yang pelakunya sudah tertangkap, maraknya kenakalan anak sekolah, serta banyaknya mobil truk pasir yang parkir di bahu jalan, untuk itu Polsek akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mengatasi masalah tersebut.

Tujuan rapat koordinasi ini adalah untuk meminta masukan kepada semua lembaga tentang permasalahan di masyarakat, seperti klitih, perkawinan dini, persiapan lomba karang taruna, KDRT, perceraian, raskin, dan program yang akan dilakukan di tahun 2018 sehingga nantinya Pemerintah Kecamatan Turi dapat bekerja sama dengan Polsek Turi, dan elemen masyarakat lainya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kecamatan Turi. (Harman)