Jurugan Wakili Turi Maju Lomba Green and Clean

Turi – Rabu (25/4), Tim Penilai Lomba Green and Clean tingkat Kabupaten Sleman bertandang ke Dusun Jurugan, Bangunkerto, Turi untuk melakukan evaluasi dan penilaian dalam rangka Lomba Green and Clean Tingkat Kabupaten.

Dusun Jurugan, Bangunkerto, Turi merupakan salah satu dusun yang ikut dalam lomba tersebut sebagai wakil dari Kecamatan Turi.

Tahun 2017 lalu, Dusun Jurugan terpilih sebagai juara satu Lomba Green and clean tingkat Kecamatan Turi sehingga di tahun ini berhak maju lomba ke tingkat kabupaten mewakili Kecamatan Turi.

Tim Penilai Lomba Green and Clean menilai berbagai macam jenis kegiatan di Dusun Jurugan, antara lain keberhasilan dan keteduhan lingkungan dusun, kerapian, keindahan, serta kebersihan lingkungan, kesehatan warga, pola hidup bersih dan sehat, pengolahan dan pemanfaatan limbah dan sampah rumah tangga, pemanfaatan pekarangan rumah dengan menanam tanaman yang bermanfaat seperti sayuran, toga, dan buah dengan cara tabulampot.

Tim Penilai yang tiba pada pukul WIB ini disambut antusias oleh masyarakat Jurugan. Tim Penilai juga disambut langusng oleh Kepala Desa Bangunkerta yang diwakili oleh Sudiyono, Camat Turi, Haris, serta Kepala Seksi Ekobang Anik Sulistyawati.

Perwakilan Perangkat Daerah seperti dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pertanian Sleman menjadi bagian dari Tim Penilai Lomba Green and Clean ini. Dewi, Ketua Tim Penilai dalam sambutannya mengapresiasi hasil kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Jurugan. “Lingkungan tertata bersih, rapi, indah, dan sejuk dengan berbagai macam jenis tanaman baik bunga, sayuran, dan buah di sepanjang jalan dusun,” ungkap Dewi.

Dewi juga salut kepada masyarakat Dusun Jurugan yang melakukan pemanfaatan pekarangan dengan baik. “Tidak ada pekarangan serta halaman rumah yang tidak terawat semua,” lanjutnya.

Dewi berpesan kepada masyarakat Jurugan untuk selalu menjaga dan merawat serta melakukan kegiatan seperti saat ini secara terus menerus sehingga menjadi sebuah kebiasaan.

“Merawat, mencintai, serta melestarikan lingkungan hidup sehingga bisa bermanfaat untuk anak cucu kita,” pesannya. (Harman)




Bangunkerto Raih Juara Pertama Lomba Kampong Hijau

Turi – Senin (20/11), bertempat di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DIY Lantai 2, diadakan pengumuman sekaligus pemberian hadiah untuk Lomba Kampong Hijau tingkat provinsi.

Lomba Kampong Hijau adalah lomba yang diadakan setiap tahun oleh DLH DIY. Adapun kriteria lomba meliputi adaptasi dan mitigasi suatu kampung terhadap dampak dari pemanasan global antara lain meliputi tentang kebersihan, keindahan, kesejukan, keasrian, dan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lumbung pangan.

Lingkungan harus dirawat dan dimanfaatkan dengan baik. Pekarangan rumah bisa dimanfaatkan dengan ditanami sayuran dan buah-buahan sehingga bisa bermanfaat. Pun, dengan sampah harus dikelola sendiri oleh warga kampung melalui kelompok sedekah atau bank sampah. Jangan sampai sampah dibakar karena itu bisa meyebabkan pemanasan global.

Tahun ini, lomba diikuti oleh Kotamadya, Sleman, Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul. Kelimanya sudah dievaluasi dan dinilai pada September lalu. Pemenang pertama jatuh kepada Dusun Wonosari, Bangunkerto, Turi, Sleman. Sementara juara dua adalah Dusun Rejosari, Baleharjo, Gunungkidul. Disusul oleh Rw 13 Kauman Ngupasan Yogyakarta dan Dusun Karanganom Sitimulyo Piyugan Bantul. Juara terakhir diperoleh Dusun Kroco Sendangsari Pengasih Kulon Progo.

Hadiah berupa uang pembinaan total sebesar Rp 25 juta dan juga masing-masing mendapatkan tanaman buah dalam pot sebanyak 50 buah. Hadiah diberikan langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas DLH DIY, Sri Lestari. (Harman)