Sleman Tampilkan Medley “Kidung Sembada Mahambara” di TMII Jakarta

Sleman – Kontingen Kabupaten Sleman akan menampilkan pertunjukan medley “Kidung Sembada Mahambara” di Anjungan DIY Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu (6/11) pukul WIB.

Pementasan ini merupakan salah satu rangkaian pelaksanaan Gelar Seni Budaya untuk menyemarakkan peringatan Hadeging Nagari Ngayogyakarto ke 269. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM dikantornya, Rabu (2/11).

Ayu menambahkan bahwa setiap tahunnya Sleman selalu mengirimkan kontingennya dalam peringatan Hadeging Nagari Ngayogyokarto di Anjungan TMII Jakarta bersama dengan perwakilan masyarakat DIY di Jakarta maupun kontingen Kabupaten/ Kota se DIY.

“Ajang ini merupakan ajang yang strategis untuk mempromosikan potensi seni budaya Kabupaten Sleman kepada masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Selain itu juga sekaligus untuk meningkatkan apresiasi terhadap keistimewaan DIY kepada masyarakat luas,” kata Ayu.

Konsep garapan kontingen Sleman selalu berubah pada setiap tahunnya. Pada tahun ini menampilkan konsep medley kesenian tradisional kerakyatan yang ada di Kabupaten Sleman, yaitu Trengganon, Kubrasiswo dan Jathilan. Ketiganya disinergikan dalam sebuah tampilan pendek berdurasi 20 menit dengan tajuk “Kidung Sembada Mahambara” yang didukung 31 seniman terdiri atas 20 penari dan 11 penabuh gamelan.

“Diharapkan dengan konsep garapan baru, kesenian tradisional kerakyatan di Kabupaten Sleman tetap terpelihara dan berkembang dengan baik serta semakin semakin mendapat apresiasi dikalangan generasi muda,” tutur Ayu.

Adapun tim artistik kontingen Sleman terdiri atas penata tari Dwi Widodo dan penata iringan Gaung Kyan Renata. Selain pementasan dari kontingen kabupaten/ kota se DIY, dalam peringatan Hadeging Nagari Ngayogyokarto ke 269 tersebut juga dilaksanakan Kirab Seni Budaya oleh masyarakat DIY yang ada di Jakarta dengan rute sepanjang satu kilometer dari Anjungan Sulawesi menuju Anjungan DIY.