Koperasi Lansia, Tetap Produktif di Usia Senja

Sleman – Berusia lanjut bukan menjadi halangan untuk berkarya. Sekelompok lansia (lanjut usia-red) dari Purwomartani Kalasan ini bisa menjadi inspirasi bagi warga Sleman melalui kegiatan usaha yang mereka geluti sejak 24 tahun lalu.
Dengan nama Koperasi Serba Usaha Lansia, koperasi ini berdiri tepatnya pada 21 Desember 1993. Diceritakan Widiono, Ketua Pengurus Koperasi Serba Usaha Lansia, latar belakang didirikannya koperasi ini adalah untuk menghilangkan keraguan para lansia mengenai produktivitas mereka di usia senja.
“Ada trauma bagi mereka yang mendekati usia pensiun mau bekerja apa lagi, kegiatan sudah tidak ada,” cerita Widiono.
Melihat hal tersebut, diteruskan Widiono, pendiri Koperasi Serba Usaha Lansia, Sudibyo memiliki gagasan untuk mendirikan satu kegiatan yang positif untuk menunjang ekonomi anggotanya di antaranya adalah membuat Koperasi Serba Usaha Lansia ini.
Awal berdirinya, koperasi ini beranggotakan 74 namun pada tahun 2017 ini tercatat sudah ada 177 anggota yang bergabung. Lama-kelamaan pun, koperasi ini juga bergeser tak hanya koperasi serba usaha saja tetapi juga menjadi koperasi jasa.
“Koperasi jasa terkait pada PPOB, ritel, toko modern, persewaan, dan ada mitra kerja dengan PT Pertamina terkait penyaluran BBM gas,” ungkap Widiono.
Untuk menjalankan kegiatan koperasi yang beragam ini, Widiono berkata bahwa koperasi memiliki struktur kepengurusan.
“Usia paling muda untuk pengurus 66 tahun dan yang tertua 77 tahun sebagai pengawas,” beber lelaki 66 tahun ini.
Tak pelak, kesuksesan koperasi ini juga merupakan hasil dari semangat kerja para pengurus koperasi tersebut.
“Ternyata dalam usia lanjut tidak berpengaruh pada produktivitas. Anggota kami super aktif dan ada rasa memiliki atas koperasi,” lanjut Widiono.
Produktivitas ini dibuktikan dengan nominal perputaran uang setiap tahun koperasi ini yang terbilang cukup besar.
“Tahun lalu perputarannya sekitar 8-9 miliar,” bocor Widiono.
Tak hanya itu, Widiono juga mengatakan bahwa Sisa Hasil Usaha dari koperasi ini bahkan mencapai angka 60 juta. Keuntungan yang besar ini tidak lantas membuat para pengurus berleha-leha. Ke depan, Widiono bercita-cita ingin terus mengembangkan dan menurunkan kegiatan koperasi ini kepada generasi muda.
“Kita sudah mulai suksesi, kemarin baru masuk yang usia 20 tahun,” terang Widiono.
