Libur Lebaran, Sleman Optimalkan Pelayanan Publik

Sleman – Biaya untuk kesehatan dan pendidikan semakin mahal. Padahal untuk menghasilkan generasi penerus dibutuhkan dukungan kesehatan dan pendidikan yang memadai. Dinas Sosial Kabupaten Sleman dengan slogan “Datang Sedih Pulang Senang” berkomitmen memberikan pelayanan prima.

“Sejak 2015, Dinas Sosial Kabupaten Sleman dengan sistem layanan dan rujukan terpadu telah melayani segala permasalahan sosial belum mempunyai jaminan pendidikan, kesehatan, dan keterlantaran,” kata Kepala Seksi Data Kesejahteran Sosial, Sigit Indarto, SE, .

Sedangkan untuk bulan Januari hingga Juni tahun 2017, Dinas Sosial Kabupaten Sleman dituturkan Sigit telah melakukan penanganan kurang lebih 5 ribu layanan dan rujukan.

Dedikasi Dinas Sosial terhadap masyarakat pun terlihat saat libur panjang lebaran tahun ini. Dinas Sosial Kabupaten Sleman tetap membuka pelayanan meski libur lebaran berlangsung.

“Selama cuti bersama kemarin, itu kita juga tetap melayani, kita bisa melayani kurang lebih sekitar 317,” tambah Sigit.

Sementara itu, pada hari pertama masuk kerja, hingga pukul 1 siang, Dinas Sosial Kabupaten Sleman setidaknya sudah melayani 141 pemohon. Kebanyak dari pemohon, mengajukan permohonan terkait Surat Keterangan Tidak Mampu.

“Khususnya untuk masuk sekolah,” jelas Sigit.

Selain untuk pendidikan, pelayanan yang diberikan oleh Dinas Sosial pun berasal dari segala permasalahan sosial lain, yakni kesehatan, dan keterlantaran. Dana yang diberikan juga beragam jika untuk pendidikan maksimal 3 juta rupiah, maka untuk kesehatan maksimal 5 juta rupiah dan untuk keterlantaran bergantung pada kasusnya.




Sleman dikunjungi 299.568 wisatawan selama libur lebaran

Sleman – Selama libur lebaran 2016 ini, destinasi wisata di Kabupaten Sleman dikunjungi setidaknya  wisatawan. Angka tersebut masih sementara mengingat masih ada beberapa destinasi yang belum mengirimkan angka kunjungannya. Demikian dinyatakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ir. AA Ayu Laksmidewi TP, MM, Selasa (12/7).

Penyebaran kunjungan wisatawan selama libur lebaran 2016 silam meliputi objek wisata Kaliurang sebanyak  wisatawan yang diantaranya Museum Ullen Sentalu dan Museum Gempa Prof dr Sarwidi 38 wisatawan, Volcano Tour Cangktingan , Museum yang terdiri atas Monjali , Museum Gunungapi Merapi (MGM) , Museum Dirgantara Mandala  , dan Museum Affandi 435, wisatawan.

Sedangkan untuk kategori Candi dan Ramayana terakumulasi wisatawan yang terdiri atas atas Candi Prambanan , Candi Ratu Boko , Candi Ijo , Sendratari Ramayana , Candi Barong , Candi Miri wisatawan.

Untuk kelompok desa wisata terakumulasi wisatawan, yang terdiri atas Desa Wisata Breksi , Domes , Kadisobo , Brajan , Sukunan 513, Jethak 431, Pentingsari 425, Grogol 422, Gamplong 400, Pulesari 337, Srowolan 310, Kelor 254, Garongan 154, Garongan 145, Pancoh 100 , Tunggularum 80, Nawung 40 dan Tanjung 27 wisatawan.

Volcano Tour Cangkringan dikunjungi wisatawan yang terdiri atas pengunjung kawasn Kinahrejo sebanyak dan pengguna jeep wisata sebanyak museum sebanyak  wisatawan yang terdiri atas Museum Gunungapi Merapi (MGM) , Monumen Jogja Kembali (Monjali) , Museum Affandi 435,  dan Museum Dirgantara Mandala wisatawan.

Agrowisata Bhumi Merapi dikunjungi wisatawan, Sindu Kusuma Edupark , Jogja Bay Water Park , Taman Pelangi wisatawan. Selain itu destinasi minat khusus yang masih perawan diwilayah Sambirejo Prambanan yaitu Spot Riyadi dikunjungi wisatawan, Batu Kapal wisatawan serta Rumah Budaya Omah Petruk dengan 400 wisatawan.




Sleman Targetkan 315 Ribu Wisatawan selama Libur Lebaran

Sleman – Selama libur lebaran tahun 2016 yang akan dicatat selama 9 (sembilan) hari mulai tanggal 2 hingga 10 Juli 2016 mendatang Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman menargetkan sebanyak 315 ribu wisatawan berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Sleman. 

Angka tersebut diprediksikan berdasarkan trend kunjungan pada libur lebaran selama tiga tahun terakhir. Diharapkan target tersebut dapat tercapai pada tahun ini. Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ir. AA Ayu Laksmidewi TP, MM, di kantornya Jl. KRT Pringgodiningrat Beran Tridadi Sleman, Selasa (28/6).

Pada tahun 2013 wisatawan yang berkunjung saat libur lebaran tercatat sebanyak  wisatawan dalam kurun waktu selama 9 (sembilan) hari, tahun 2014 sebanyak  wisatawan dalam kurun waktu 9 (sembilan) hari dan pada tahun 2015 sebanyak  wisatawan dalam kurun waktu 6 (enam) hari. Dan untuk libur lebaran tahun 2016 ini ditargetkan sebanyak 315 ribu wisatawan dalam kurun waktu 9 (sembilan) hari mulai tanggal 2 hingga 10 Juli 2016.

Ayu menambahkan bahwa pencatatan jumlah wisatawan tersebut dilakukan dibeberapa destinasi wisata Sleman yang meliputi obyek wisata alam, candi, museum, volcano tour dan desa wisata.

Sehubungan dengan target 315 ribu wisatawan yang ditetapkan pada libur lebaran tahun ini diharapkan kesiapan destinasi, akomodasi hotel dan desa wisata akan dapat mendukung pencapaian target tersebut. Oleh karenanya diharapkan pelayanan kepada wisatawan agar lebih dikedepankan.

Adapun destinasi wisata Sleman yang diunggulkan selama musim liburan diantaranya kawasan wisata Kaliurang yang meliputi Tlogo Putri, Taman Rekreasi Anak, Gardu Pandang Kaliurang, Museum Ullen Sentalu.

Selain itu Museum Gunungapi Merapi (MGM), Museum Monjali, Museum Dirgantara Mandala, Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, serta desa-desa wisata. Bahkan keberadaan destinasi baru yaitu Agrowisata Bhumi Merapi, Sindu Kusuma Edupark dan Jogja Bay Water Park dipastikan akan mendukung pencapaian target tersebut.

Berbagai kesiapan untuk menyambut wisatawan telah dilakukan. Diantaranya adalah Agrowisata Bhumi Merapi yang menawarkan taman satwa diantaranya kambing, kelinci, ular, reptil, kura-kura dan taman herbal. Selain itu juga menawarkan wisata alam susur Goa Panggolo serta susur Kali Kuning.  Sindu Kusuma Edupark (SKE) menawarkan aneka permainan anak dan keluarga, Jogja Bay Water Park menawarkan aneka wahana permainan air.

Destinasi baru Taman Tebing Breksi juga menawarkan pesona alam yang menakjubkan yang berupa tebing alam dengan view lingkungan yang alami, desa wisata Grogol menawarkan river tubing, belajar membatik, belajar gamelan, menumbuk padi dan wisata edukasi reptil.

Dan, di desa wisata Gamplong dengan wisata belanja produk-produk ATBM dan barang kerajinan tas rajut dan aneka souvenir, desa wisata Tanjung menawarkan paket menginap dan pengalungan sapi dengan ketupat lebaran, Omah Domes dengan pertunjukan ronda thek-thek dan badut teletubies.

Selain itu di Candi Prambanan dan Ratu Boko juga diagendakan pertunjukan aneka kesenian tradisional selama libur lebaran.




Obwis Sleman Siap Sambut Wisatawan selama Libur Lebaran

Sleman – Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1437 H yang jatuh pada awal Juli tahun 2016 ini, sejumlah objek wisata di Kabupaten Sleman menyatakan kesiapannya dalam menyambut tamu yang berlibur di objek-objek wisata di seluruh wilayah Sleman. Terlebih lagi pada saat ini terjadi cuaca ekstrim yang tidak menentu sehingga wisatawan lebih berhati-hati untuk mengunjungi obyek wisata pantai.

Kondisi seperti ini akan lebih memungkinkan obyek wisata di Sleman lebih banyak diserbu pengunjung dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Demikian diungkapkan o Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM di kantornya , Selasa (21/6).

Ayu mengatakan bahwa wisatawan yang datang ke Kabupaten Sleman tidak perlu ragu untuk memilih destinasi wisata di Sleman khususnya selama libur lebaran. Sleman memiliki destinasi yang cukup banyak dan sangat beragam. Sehingga semakin lama wisatawan menginap di Sleman akan semakin banyak destinasi wisata yang dikunjungi dengan berbagai kompleksitas dan keunikannya.

Terlebih lagi lanjut Ayu, keterjangkauan destinasi wisata di Sleman sangat mudah dengan adanya fasilitas jalan yang memadai. Beragam destinasi wisata di Sleman yang bisa dinikmati oleh wisatawan diantaranya wisata alam, candi, museum, desa wisata maupun destinasi wisata baru yaitu Sindu Kusuma Edupark dan Jogja Bay Water Park.

Sedangkan destinasi wisata Sleman yang diunggulkan selama musim liburan diantaranya kawasan wisata Kaliurang yang meliputi Tlogo Putri, Taman Rekreasi Anak, Gardu Pandang Kaliurang, Museum Ullen Sentalu.

Selain itu Museum Gunungapi Merapi (MGM), Museum Monjali, Museum Dirgantara Mandala, Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, serta desa-desa wisata juga merupakan sebagian tempat wisata yang siap memanjakan pengunjung saat liburan lebaran mendatang.

Ditambahkan untuk mempermudah wisatawan dalam memperoleh informasi dan menjangkau berbagai destinasi wisata di Sleman, pihak pemerintah daerah sudah mempersiapkan sarana tehnologi informasi yang berupa mobile apps atau aplikasi androit Amazing Sleman.

“Melalui tehnologi ini wisatawan akan dengan mudah memperoleh informasi melalui sarana handphone,” kata Ayu.




Sleman Dikunjungi 201.484 Wisatawan Selama Libur Lebaran 2015

Sleman – Selama libur lebaran 2015 destinasi wisata di Kabupaten Sleman  dikunjungi wisatawan. Angka tersebut mencapai 134,32% dari target yang ditetapkan sebanyak wisatawan.

“Hal ini cukup menggembirakan, mengingat libur Lebaran 2015 secara resmi hanya tercatat selama 6 hari,” kata  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM dikantornya,  Kamis (23/7).

Ayu menambahkan data kunjungan wisatawan pada libur Lebaran 2015 tersebut dicatat selama enam hari sejak 16 Juli hingga 21 Juli 2015 dari berbagai destinasi wisata di Kabupaten Sleman.

“Hal ini sungguh menggembirakan, karena wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata di Sleman saat libur Lebaran 2015 dapat mencapai target, meskipun jumlahnya tidak lebih tinggi dari tahun 2014 sebanyak . Hal tersebut karena tahun 2014 jumlah hari libur lebarannya lebih banyak yakni 9 hari,” kata Ayu.

Menurut Ayu, tercapainya target jumlah wisatawan yang berkunjung tersebut dipengaruhi beberapa faktor pendukung, di antaranya libur Lebaran yang bersamaan dengan libur sekolah, adanya cuti bersama yang diterapkan di kantor-kantor pemerintah dan cuaca yang mendukung akibat tidak hujan. Meskipun demikian dari pemantauan ternyata usai libur lebaran pun masih banyak wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata di Sleman namun tidak masuk dalam perhitungan tersebut.

Adapun penyebaran kunjungan wisatawan tersebut meliputi objek wisata Kaliurang sebanyak wisatawan berdasarkan catatan di pintu gerbang Kaliurang yang diantaranya Taman Rekreasi Anak sebanyak , pengguna jeep wisata Kaliurang sebanyak wisatawan dan Museum Ullen Sentalu wisatawan.

Volcano Tour Cangkringan mendatangkan wisatawan, obyek wisata candi wisatawan yang meliputi Candi Prambanan , Candi Ratu Boko , Candi Gebang 17, Candi Sambisari 837, Candi Kalasan 205, Candi Banyunibo 153, Candi Sari 174. Pengunjung museum sebanyak yang terdiri atas Museum Gunungapi Merapi (MGM) .

Monumen Jogja Kembali (Monjali) serta desa wisata wisatawan yang terdiri atas desa wisata Domes , desa wisata Grogol 800, desa wisata Pentingsari 132, desa wisata Brayut 404, desa wisata Tanjung 271, desa wisata Pulesari 213 dan desa wisata Gamplong 250. Sedangkan obyek wisata yang baru operasional diawal tahun 2015 yaitu Sindu Kusuma Edupark mendatangkan wisatawan sebanyak wisatawan.

Sedangkan jumlah wisatawan saat libur lebaran tahun 2014 yang tercatat selama 9 hari dari tanggal 26 Juli hingga 3 Agustus 2014 sebanyak wisatawan diantaranya Kaliurang wisatawan, Volcano Tour Cangkringan wisatawan, obyek wisata museum wisatawan, obyek wisata candi sebanyak , dan desa wisata sebanyak wisatawan.