Era Digital Butuh SDM yang Berpotensi dan Berkompetensi

Gamping – Di era digital sangat diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki potensi dan kompetensi yang sesuai dengan bidangnya.

Sebagai contoh adalah ID Talent, digital platform yang bertujuan menghubungkan pencari kerja dan pemberi kerja (perusahaan) sehingga tidak seperti beli kucing dalam karung. Demikian yang disampaikan Putra Nababan jurnalis senior sekaligus Founder and Chief Operating Officer ID Talent, dalam rangkaian acara Literasi Digital yang digelar di Convention Hall Fisipol Universitas Gadjah Mada, Kamis (19/10) pukul WIB.

Peserta lokakarya ini sebanyak 100 undangan dari kalangan mahasiswa berbagai kampus, dosen, karyawan, media, dan masyarakat umum, termasuk di dalamnya KIM Kecamatan Gamping.

Tujuan ID Talent adalah mengorbitkan potensi terbaik anak bangsa. ID Talent memberikan serangkaian tes yang bisa dijalani oleh pengguna, dengan hasil berupa laporan mengenai berbagai hal, seperti kepribadian, minat, bakat, serta potensi tersembunyi yang dapat dijadikan dasar untuk pengembangan kompetensi. Laporan ini nantinya dapat digunakan sebagai referensi pengguna maupun perusahaan yang mencari pekerja dengan kriteria khusus. (Adnan Nurtjahjo)




Menkominfo Beri Apresiasi Keikutsertaan KIM Sleman di FIRAL 2017

Turi – Festival Literasi Digital 2017 yang berlangsung di Convention Hall Fakultas Ilmu Sosial Politik UGM, Minggu (15/10) terselenggara atas kerja sama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan berbagai komunitas dan masyarakat. Salah satu kelompok yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut adalah Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Sleman.

Seolah tak ingin melewatkan momen penting yang dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Sleman berperan aktif dalam salah satu booth yang disediakan oleh panitia.

Dalam booth, KIM Kabupaten Sleman mendisplay beberapa produk olahan khas Sleman, di antaranya adalah bakpia salak, jenang salak, susu etawa, dan beberapa olahan lainnya. Booth KIM Sleman menarik beberapa pengunjung untuk membeli ataupun hanya sekadar diskusi tentang produk olahannya.

Hawa dingin Convention Hall Minggu pagi seolah menjadi hangat ketika Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara datang mengunjungi booth dan mencicipi beberapa produk olahan dari KIM Kabupaten Sleman. Menkominfo mengapresiasi keberadaan KIM sebagai salah satu kepanjangan tangan dari pemerintah dalam menjembatani informasi di masyarakat.

Beberapa anggota Kelompok Informasi Masyarakat Kabupaten Sleman yang hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya, Sudiyono perwakilan KIM Kecamatan Depok, Suharno, Puri, dan Ari Herliyanto perwakilan KIM Turi, serta Suripto dari KIM Ngaglik, dan Adnan dari KIM Gamping. (Ari Herliyanto)