Gamping Prioritaskan 9 Perencanaan Pembangunan

Gamping – Selasa (30/1) pukul WIB digelar Musrenbang RKPD Kabupaten Sleman di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Kecamatan Gamping. Musrenbang tahun ini mengambil tema “Mengembangkan Potensi Ekonomi Lokal Daerah Menuju Kemandirian dan Kesejahteraan Masyarakat Sleman yang Berbudaya”.

Acara ini dihadiri oleh Camat Gamping Abu Bakar, Sekcam Rasyid Ratnadi, Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Sleman Yustina, Kapolsek Gamping Kompol Herwinedi,  perwakilan Koramil 17 Pelda Sumarjo,  3 anggota DPRD Sleman Hasto Pariyantono, Vika,  Gustan Ganda,  Kades Ambarketawang Sumaryanto,  Kades Banyuraden Sudarisman,  sejumlah SKPD terkait di lingkungan Pemda Sleman antara lain Dinas PU,  Tata Ruang,  Kebudayaan, Dukcapil,  Perhubungan, Kesehatan,  serta P3AP2KB.  Perwakilan dari HIMPAUDI, FKDM, dan KIM Gamping juga hadir bersama para tamu undangan yang berjumlah 90 orang.

Dalam paparannya, anggota DPRD Sleman Hasto Pariyantono berharap adanya program persiapan mentalitas bagi masyarakat Gamping. Hal ini diperlukan agar pesatnya perkembangan fisik/teknis di Gamping bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan kemajuannya menjadi milik masyarakat Gamping bukan milik investor.

Di sesi selanjutnya, Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Sleman Yustina menyarankan agar desa bisa mengakses program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) melalui pengajuan proposal pembangunan fisik masing-masing desa di wilayah Gamping. Pengajuan proposal paling lambat pada bulan Maret 2018. Proposal yang sudah diketahui oleh Kepala Desa kemudian diserahkan ke BAPPEDA Sleman yang dilanjutkan kepada dinas yang dirujuk.

Adapun BKK Kecamatan Gamping tahun 2018 sebesar Rp ,00 yang diperuntukkan bagi 5 desa di Gamping. Selain itu dipaparkan juga prioritas 9 perencanaan yaitu pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, infrastruktur, pengembangan potensi lokal, lingkungan hidup,  peningkatan pendapatan masyarakat berpenghasilan rendah,  tata kelola pemerintah serta budaya. Sedangkan tema spesifiknya adalah isu kemiskinan, daya saing ekonomi lokal dan persoalan ketimpangan sosial yang terjadi. (Adnan Nurtjahjo)




Rencanakan Pembangunan dengan Skala Prioritas

Turi – Selasa (16/1), Pemerintah Kecamatan Turi mengadakan rapat pra Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) 2019 pada pukul WIB di Ruang Rapat Kecamatan Turi. Rapat dihadiri oleh semua kepala desa se-Kecamatan Turi (Wonokerto, Girikerto, Donokerto, Bangunkerto), dan lembaga-lembaga/instansi lainnya, yang ada di Kecamatan Turi.

Camat Turi, Siti Anggraeni, dalam sambutannya berharap kelada desa untuk merencanakan pembangunan dengan skala prioritas, yaitu dengan mendahulukan tempat-tempat yang memang  harus segera dikerjakan atau diperbaiki, juga semua jenis kegiatan harus bermanfaat bagi masyarakat dan bisa menambah ekonomi masyarakat sehingga bisa mengurangi dan mengentaskan kemiskinan

Dalam pra Musrenbang ini semua desa masing-masing memaparkan hasil Musrenbangdes (Musyawarah Rencana Pembangunan Desa) 2019 antara lain, pembangunan talud jalan, pengaspalan jalan, pembangunan irigasi, serta pelatihan-pelatihan baik untuk karang taruna maupun PKK.

Hasil rapat pra Musrenbang ini akan menjadi acuan Musrembang Kecamatan Turi 2019 sehingga jika ada program yang kurang atau belum masuk masih bisa direvisi atau diubah. Diharapkan rencana pembangunan ini bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat di Kecamatan Turi. (Harman)