Gamping Waspada Dini Jelang Natal dan Tahun Baru

Gamping – Rabu (13/12) pukul WIB, Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Gamping mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama jajaran Muspika Gamping dan instansi terkait.

Rakor ini dihadiri oleh Sekretaris Camat Gamping, Rasyid Ratnadi, Wadanramil, Kapten Suwardi, Panit Binmas Polsek Gamping, Ipda Totok, Kasi Tramtib, Gandung Suwarta, perwakilan dari KUA Gamping Rohmat, Ketua FKDM, Djoko Purwono, serta 15 orang anggota FKDM.

Rakor membahas keamanan dan mitigasi bencana alam di wilayah Kecamatan Gamping. Menjelang perayaan natal dan tahun baru, jajaran Polsek menghimbau kepada anggota FKDM untuk ikut serta memantau dan mengawasi serta meningkatkan kewaspadaan dini terutama di lokasi gereja, antara lain Maria Asumta, Efrata, dan Kapel. Apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan terkait terorisme diharapkan segera melapor ke Polsek. Selain itu, bulan Desember ini memasuki masa libur sekolah yang panjang. Berkenaan dengan hal tersebut yang perlu diwaspadai adalah tingkat kecelakaan lalu lintas pelajar.

Di akhir acara, Ketua FKDM menyampaikan kepada pengurus di tingkat kecamatan untuk segera membentuk kepengurusan FKDM di 5 desa yaitu Ambarketawang, Balecatur, Banyuraden, Nogotirto, dan Trihanggo. (Adnan Nurtjahjo)




Pemkab Lakukan Pemantauan Harga dan Stok Bahan Pokok Menjelang Natal dan Tahun Baru 2016

Pemantauan Harga Pokok dan StokSleman – Tim Pemantauan harga dan stok bahan pokok Pemkab Sleman bersama Tim Pemantauan DIY melakukan pantauan hraga sembilan bahan pokok dan stok menjelang natal dan tahun baru 2016 di Pasar Tradisional Prambanan, Pelemsari, Bokoharjo, Prambanan, Senin (21/12).

Menurut Kepala bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sleman, Ir Ambarwati MM, maksud diadakannya pantauan harga adalah salah suatu kegiatan rutin yang di selenggarakan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan puasa, Natal dan tahun Baru.

“Hal ini mengapa kita adakan atau kita selenggarakan monitoring harga pasar karena memang biasanya siklusnya di Sleman/ DIY di saat-saat seperti itu harga-harga pada mengalami kenaikan, dan dengan monitoring ini kita juga ingin tahu secara persis bagai mana harga-harga menjelang kedua hari besar tersebut ,” kata Ambarwati.

Dari hasil pantauan di pasar tersebut 9 bahan pokok antara minggu sebelumnya sampai pelaksanaan monitoring perubahannya hanya sedikit, ada yang mengalami kenaikan maupun penurunan.

Sembilan bahan pokok tersebut antara lain beras medium harga minggu lalu Rp  saat ini mengalami kenaikan menjadi Rp , gula pasir dari  Rp naik menjadi Rp , bawang merah dari Rp naik menjadi Rp , bawang putih masih sama Rp , bawang putih cincau dari Rp naik menjadi Rp .

Sedangkan, cabe merah keriting dari Rp naik menjadi Rp , cabe rawit merah dari Rp turun menjadi Rp , cabe rawit hijau  dari Rp naik menjadi Rp , minyak goreng curah dari Rp turun menjadi Rp , tepung terigu segitiga dari Rp naik menjadi Rp . Sementaraa daging ayam masih sama yaitu Rp , telur ayam dari Rp naik menjadi Rp .

Dikatakan Ambarwati untuk stok sembilan bahan pokok aman dan terkendali. Yang jelas antara pedagang yang satu dengan yang lain ada perbedaan meskipun perbedaannya hanya sedikit.

Selain itu, tim dari gabungan Perindakop Kabupaten Sleman di tempat yang sama di pasar Prambanan masih juga menjumpai makanan yang menggunakan pengawet boraks dan pewarna  rodomin. Dari 13 makanan yang diambil sempelnya 3 diantaranya menggunakan pengawet borak dan zat pewarna rodamin. Ketiga jenis makanan tersebut cendol merah, krupuk merah/klanting dan teri.

Yang jelas barang yang mengandung zat pewarna mupun zat pengawt tersebut sudah ditarik , termasuk pedagangnya telah dilakukan pembinaan ditempat untuk tidak menjual barang semacam yang mengandung zat pengawet maupun para pedagang barang yang dijual tersebut kebanyakan berasal dari luar sleman. Dan kedepan akan terus dilakukan pemantauan, hal tersebut dilakukan semata mata untuk melindungi konsumen dan pedagang itu sendiri.