OIahraga Bantu Jaga Fisik dan Nonfisik

Turi – Turi melaksanakan upacara Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang ke-34 pada Senin (11/09) di Halaman Kecamatan Turi. Dalam sambutannya, Camat Turi, Siti Anggraeni selaku pembina upacara membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI.       

Siti memberi keterangan bahwa peserta upacara ada 500 orang yang terdiri dari siswa SMP, SMA, SMK, Sekretaris Camat dan seluruh pegawai Kecamatan Turi, para lansia, guru, dan lain sebagainya.

Selesai upacara dilanjutkan dengan senam massal aerobik dan Maumere. Menurut Siti, olahraga kini telah menjadi sebuah kebutuhan. Ini diamini oleh salah satu peserta senam massal, Tamsir dari Kendal Bangunkerto bahwa setelah tua olahraga sangat dibutuhkan, baik untuk menjaga fisik maupun nonfisik.

Tamsir hingga kini di usianya yang sudah menginjak 79 tahun bahkan masih aktif gerak jalan setiap pagi.

Acara diakhiri dengan hiburan organ tunggal dan pembagian door prize.




Sleman Sambut HUT RI dengan Lomba Permainan Tradisional

Sleman – Berbagai lomba dalam rangka HUT ke-72 RI diadakan tak hanya di tingkat dusun, desa, atau kecamatan saja, Pemda Sleman juga melaksanakan beragam lomba dalam upaya menyambut hari jadi Indonesia ini.

Berlangsung di Lapangan Pemda Sleman, Jumat (11/8), berbagai lomba dalam rangka HUT ke-72 RI dibuka secara resmi oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo. Hadir pada kesempatan tersebut, antara lain Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo, Kepala Dinas Kominfo, Intriati Yudatiningsih, dan seluruh OPD di lingkungan Pemda Sleman.

Dalam sambutannya, Sri Purnomo mengatakan bahwa jika kita dapat melakukan olahraga secara rutin maka kebugaran tubuh akan terjaga sehingga mampu memberikan pelayan yang lebih baik. Sri Purnomo pun berharap, dengan mengadakan berbagai lomba tersebut mampu membantu menghidupkan beberapa jenis permainan tradisional yang saat ini sudah mulai ditinggalkan seperti Gobak Sodor, Egrang, Tarik Tambang, dan lain sebagainya.

Usai pembukaan, dilanjutkan pertandingan Gobak Sodor yang mempertandingkan Kelompok Bupati Sleman yang terdiri Kepala SKPD melawan regu dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, yang dimenangkan regu Dinas Pemuda dan Olahraga.

Selain Gobag Sodor, Engrang, dan Tarik Tambang, memperlombakan juga jenis olahraga Senam Gamu Famire. Pemenang dari Lomba Senam Gema Famire ini adalah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, disusul oleh UPT Yandik Godean, Bank Sleman, RSUD Sleman dan UPT Yandik Moyudan. Sementara untuk Tarik Tambang Putri juara I direbut oleh RSUD Sleman, yang diikuti oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Kawasan Permukiman, dan UPT Yandik Cangkringan.

Nima Hikmawati, salah satu peserta Lomba Gobag Sodor Putri menyampaikan apresiasinya ke pada para panitia penyelenggara Lomba HUT RI ke-72 di lingkungan Pemda Sleman ini.

“Karena sudah nguri-uri kabudayan (melestarikan kebudayaan-red), sekarang ini kan tidak banyak orang yang tahu soal permainan tradisional itu,” lanjut Nima.

Nima pun berharap ke depannya, akan ada inovasi terkait lomba-lomba yang dilaksanakan di lingkungan Pemda Sleman. Sebab, menurutnya permainan tradisional itu sangat beragam.




Bupati Ajak Masyarakat Gerakkan Olahraga

DSC_0315 brsSleman – Senam massal dan jalan santai dalam rangka Hari Olah Raga  Nasional ke 33 tahun 2016 tingkat Kabupaten Sleman yang berlangsung di lapangan Denggung diikuti oleh PNS dilingkungan Pemkab Sleman dan siswa disekitar Kabupaten Sleman, Jumat (16/9).

Senam massal dan jalan santai diikui pula oleh Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI beserta Ketua TP PKK Kabupaten Sleman Dra Hj Kustini Sri Purnomo, juga Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes dan Kepala Desa Sendangadi Mlati Drs Damanhuri. Usai senam massal dilajutkan dengan jalan santai diikuti semua peserta senam yang dilepas oleh Bupati Sleman dengan pengibasan bendera.

DiselaI-sela acara jalan sehat, Sri Purnomo mengatakan bahwa untuk menjaga badan tetap bugar tidak perlu dengan biaya yang mahal, yang penting badan bergerak.

Menurut Sri Purnomo, olahraga apapun mulai dari olahraga rekreasi hingga olahraga untuk meraih prestasi dapat membuat tubuh tetap sehat, menjadi hobi yang menyenangkan, dan mempererat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan.

“Olahraga memberikan kita kesehatan, kekuatan, kejujuran, dan kebanggaan. Di badan yang sehat akan terbentuk jiwa kuat,” kata Sri Purnomo.

Disampaikan Sri Purnomo bahwa budaya berolahraga tidak dapat tumbuh secara instan tapi harus dimulai dari lingkungan terkecil sampai komunitas masyarakat yang lebih besar. Oleh karena itu, sangat diperlukan peran serta keluarga dengan menerapkan pola hidup aktif dalam aktivitas sehari-hari.

Secara institusional dukungan aktivitas dari aparatur pemerintahan mulai dari RT, RW, Desa sampai ketingkat Pemerintahan Kabupaten sangat diperlukan langkah nyata dalam menggerakkan, memfasilitasi, dan mengedukasi masyarakat kita agar memahami arti pentingnya berolahraga dalam kehidupannya sehari-hari.

Karena itu Sri Purnomo mengajak kepada seluruh aparatur sipil yang mengurusi bidang olahraga di Kabupaten Sleman untuk menggelorakan dan menyemarakkan “AYO OLAHRAGA” sampai lingkungan terkecil sehingga tercapai masyarakat yang sehat dan produktif.