Orangtua Diminta Cegah Anaknya Tidak Berbuat Kriminal

Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI mengingatkan para orangtua agar dapat mencegah anaknya tidak berbuat kriminal. 

Menurut Sri Purnomo kenakalan remaja yang marak terjadi akhir-akhir ini adalah seperti pemukulan, keributan antar suporter, perusakan dan perbuatan kriminal lainnya.

“Kejadian ini memerlukan perhatian orang tua untuk selalu mengingatkan anak-anaknya untuk tidak ikut dalam kegiatan yang negatif,” kata Sri Purnomo ketika menghadiri Safari Tarawih Keliling hari pertama  di Masjid l Huda Toragan Tlogoadi, Kamis (9/6) malam.

Dikatakan Sri Purnomo, Sleman sudah berusaha menjaga kondisi kamtibmas namun menjadi kewajiban bersama aparat TNI, POLRI serta seluruh warga masyarakat untuk menciptakan kondisi yang aman jangan sampai ada yang memanfaatkan situasi.

Sri Purnomo  juga menyampaikan saat ini sudah mulai pelaksanaan pendaftaran sekolah secara on line, agar bisa dimanfaatkan sehingga tidak perlu datang ke sekolah cukup memanfaatkan teknologi internet bisa mendaftar dan memantau perkembangannya.

Disisi lain Sri Purnomo  juga menyampaikan adanya kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok saat Ramadan khususnya harga daging sapi yang mahal, kepada masyarakat agar belanja secukupnya serta hati-hati dalam berbelanja.

Selama tarling dana yang terkumpul  dari bantuan Pemda Rp 4,5, juta, Bantuan Dana BAZ Rp 3,5, bantuan Kementrian Agama Sleman 10 buah rukuh, BPD Sleman Rp 1,5 juta, Bantuan dari Kecamatan Mlati Rp 1 juta dan Desa Tlogoadi Rp 1 juta, serta infaq yang terkumpul mencapai Rp 3,8 juta, sehingga total dana yang terkumpul mencapai Rp15,7 juta.

Dana yang terkumpul ini selanjutnya diserahkan oleh Bupati Sleman kepada Ta’mir Masjid Al Huda. Selanjutnya acara diakhiri dengan pengajian yang disampaikan oleh Hasan Basori dari KUA Mlati.




Dengan Sistem RTO Bupati, Orangtua Harus Cermat Memilih Sekolah

0307 SLEMAN BUPATISleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI meminta orang tua dan siswa cermat dalam memilih sekolah sehingga bisa mendapatkan sekolahan yang diinginkan.

“Saya lihat Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Sleman pada tahun in cukup bagus dan lancar. Apalagi untuk PPDB SMP dan SMA negeri di Sleman sekarang ini sudah mulai menggunakan sistem Real Time Online (RTO),” kata Sri Purnomo disela – sela melakukan pemantauan PPDB di SMAN I Sleman, Kamis (3/7). Dalam pemantauan PPDB di SMAN I Sleman, SMAN I Mlati dan SMPN I Sleman, Sri Purnomo didampingi Asek II Bidang Pembangunan Dra Suyamsih MPD, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Arif Haryono SH.

Menurut Sri Purnomo, dengan sistem RTO memang lebih mudah dan siswa bisa melihat persaingannya sehingga memang membutuhkan kecermatan dari orangtua dan siswa. Diharapkan siswa dalam memilih sekolah yang dekat dengan tempat tinggal sehingga faktor keselamatan juga diperhatikan. Meski sudang menggunakan sistem RTO dalam PPDB ini, Sri Purnomo juga mengakui kalau masih adanya kendala dan belum lancar. Namun masalah ini sudah dilaporkan ke PT Telkom agar menaikkan kapasitasnya sehingga proses PPDB bisa dipantau pendaftar.

Sementara Arif Haryono menambahkan bahwa untuk PPDB SMA hari Kamis sudah tutup dan untuk SMP memang baru dimulai. Sedang untuk pendaftar di SMAN I SLeman formulir yang sudah keluar sekitar 350 formulir dan sudah kembali 248 formulir dengan daya tampung 192. Untuk NEM di SMAN I Sleman tertinggi 38,35 dan terendah 34,00.

Kepala Sekolah SMAN I Mlati, Drs Samsudin mengatakan pendaftaran siswa baru selama 3 hari berlangsung lancar, meski sistem RTO sempat mengalami hambatan karena server kurang lancar. Namun Samsudin mengakui, dengan sistem RTO semuanya dimudahkan baik orangtua, siswa maupun panitia karena tidak harus ke sekolah lain sudah bisa mendaftar di satu tempat.***