78 UKM Tampil Pada Pasar Lebaran Disperindagkop Sleman

Sleman – Sebanyak 78 UKM se Kabupaten Sleman berpartisipasi dalam Pasar Lebaran 2016 yang diselenggarakan pada 20-25 Juni di halaman gedung Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Sleman dalam rangka menyambut Idul Fitri 1347 H.

Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI menyambut baik adanya Pasar Lebaran tersebut. Menurutnya Pasar Lebaran merupakan moment strategis bagi UKM dan masyarakat.

“Bagi UKM ajang ini sebagai wadah promosi mereka ke masyarakat, sedangkan bagi masyarakat ajang ini tentunya dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang lebaran dengan mendapatkan harga yang lebih murah dari harga pasaran,” kata Sri Purnomo.

Sedangkan  Kepala Disperindagkop Kabupaten Sleman, Drs Pustopo menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah sebagai ajang promosi dan mempertemukan 78 UKM dan Koperasi Binaan Disperindagkop dengan masyarakat setempat.

“Sebenarnya ada 97 UKM yang mendaftar pada tahun ini namun mengingat kapasitas yang tersedia hanya dapat menampung 78 peserta sehingga daftar tunggu masih mencapai 19 peserta yang kami jadikan cadangan,” jelas Pustopo.

Pustopo juga menjelaskan bahwa UKM yang turut berpartisipasi pada Pasar Lebaran tahun ini terdiri dari pakaian, kerajinan dan aksesoris sebanyak 32 peserta serta produk makanan dan minuman sebanyak 46 peserta.

“Sesuai permintaan peserta Pasar lebaran ini kami buka dari pukul  WIB sampai WIB”, terang Pustopo.

Selain sebagai ajang promosi UKM Pustopo menambahkan bahwa tujuan diadakannya Pasar Lebaran adalah sebagai ajang kegiatan sosial berupa penjualan paket sembako murah bagi kurang lebih 1300 orang Pegawai Harian Lepas termasuk outsourching di lingkungan Pemkab Sleman berupa paket sembako seharga Rp dijual hanya Rp .

Bagi masyarakat umum dan PNS juga disediakan sembako murah seperti beras IR64 dari harga normal Rp menjadi RP , Minyak goreng Sania Rp menjadi Rp , Gula Pasir Rp menjadi , dan daging sapi Rp dipasaran menjadi Rp

Turut meramaikan Pasar Lebaran tersebut PT Bank BPD DIY memberikan program hadiah langsung dan hadiah undian khusus bagi PNS dan pensiunan yang mengajukan kredit swaguna/punakarya di stand BPD selama pameran berlangsung. Hadiah utama akan diundi pada tanggal 25 Juni 2016.




Disperindagkop Gelar Pasar Lebaran

Sleman – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Sleman bekerjasama dengan BPD DIY Cabang Sleman, Bank Sleman, Bank BRI dan Wardah cosmetik akan menyelenggarakan Pasar Lebaran selama 6  hari, mulai hari Senin 20 Juni  hingga  Sabtu 25 Juni 2016 pukul hingga WIB, bertempat di Halaman Kantor Disperindagkop Jalan Parasamya No.8 Beran, Sleman.

Demikian disampaikan Kepala Disperindagkop Sleman, Drs Pustopo di Sleman, Jumat (17/6). Menurut Pustopo tujuan dilaksanakannya Pasar Lebaran selain untuk mempromosikan dan mempertemukan 72 UMKM binaan  Disperindagkop dengan masyarakat setempat juga  dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri dengan harga yang terjangkau.

Disamping itu sekaligus sebagai ajang kegiatan sosial berupa penjualan paket sembako murah kepada 300 orang masyarakat yang kurang mampu, dengan pembelian  Rp akan mendapatkan paket sembako senilai Rp. yang terdiri dari :  beras 1 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 pouch, dan produk UMKM Sleman.

Sasaran penjualan paket sembako murah ditujukan kepada masyarakat yang kurang mampu di Wilayah Desa Tridadi, Desa Triharjo, dan Desa Pendowoharjo. Untuk pembelian paket dimaksud harus menunjukkan voucher yang telah dibagikan oleh panitia sebelum pelaksanaan berlangsung.

Pustopo mengatakan dengan tema ” Bangga Berlebaran dengan Produk Sleman” diharapkan akan mampu menggugah masyarakat  untuk sadar menggunakan produk unggulan daerah sendiri, baik dalam pemenuhan kebutuhan pokok maupun kebutuhan penunjang lebaran lainnya seperti fashion dan accesoris.

Bagi masyarakat umum tersedia paket sembako murah antara lain Beras C 64 kemasan 2 kg harga pasaran Rp cukup dibeli dengan Rp , gula pasir kemasan 1 kg harga pasaran Rp dijual dengan Rp dan Minyak Goreng Sania kemasan 1 liter harga pasaran Rp dijual Rp . Daging sapi 1 kg harga Rp dijual Rp . Khusus daging sapi setiap orang dibatasi untuk pembeliannya makimal 1 kg.

Guna menyemarakkan Pasar Lebaran, panitia menyediakan Beras sebanyak 3400 kg, gula pasir 4000 kg dan minyak goreng 4000 liter selama 6 hari pameran. Produk – produk tersebut dapat di beli oleh masyarakat umum mulai jam WIB dengan kuota perhari untuk beras 280 paket, gula pasir 660 paket, minyak goreng 660 paket dan daging sapi 300 kg.

Disamping itu guna memberikan apresiasi dan penghargaan kepada tenaga kerja lepas harian, tersedia paket belanja murah khusus untuk tenaga PHL/ PTT/ Tenaga Alih Daya/ Banpol (Pemda Sleman) sebanyak 700 paket dengan harga Rp. dibayar Rp. . sebelumnya Dinas Perindagkop telah mendata jumlah PHL dan PTT di setiap dinas instansi untuk ditindaklanjuti dengan pembagian voucher paket belanja murah khusus.

Guna menarik pengunjung juga tersedia aneka minuman, makanan siap saji, pakaian, batik, kerajinan, asesoris dan akan ditampilkan aneka produk unggulan UMKM Sleman dengan harga murah.

Serta akan dimeriahkan dengan Penampilan Nasyid, Penampilan juara 1 Penyanyi tingkat SD, Penampilan juara 1 Penyanyi PNS Pasar Lebaran Tahun 2015, Penampilan Band Guthos (Koes Plusan), Penampilan Band Polres Sleman, Penampilan Band Bank Sleman, Lomba Fashion Show dan Lomba Menyanyi bagi PNS Pemerintah Kabupaten Sleman, serta Organ Tunggal Rumah Music Purwanggan.

“Pasar lebaran ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam upaya membantu pemasaran produk UMKM serta memudahkan masyarakat guna mendapatkan kebutuhan pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Pustopo.




Lomba Menyanyi Tunggal Semarakkan Pasar Lebaran

Lomba MenyanyiSleman – Dalam rangka menyemarakkan pasar lebaran Sleman 2015 yang digelar di Dinas Perindagkop Sleman, 29 Juni hingga 4 Juli 2015 diadakan lomba nyanyi tunggal bagi PNS/Karyawan BUMD Sleman.

Acara yang diselenggarakan, Rabu, (1/7) diikuti oleh 22 peserta dari sebelumnya yang mendaftar 30 orang. Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Sleman DR Yuni Satia Rahayu juga ikut menyumbangkan lagu Pelangi, selanjutnya Kepala Dinas Perindakop Drs Pustopo juga ikut menyanyi.

Lagu wajib yang dinyanyikan berjudul Tuhan lagu Bimbo dan lagu pilihan bebas baik religi maupun pop. Setelah dilakukan penilaian oleh juri maka yang keluar sebagai Juara I Nyoman Dwi Savitri BKD, Juara II Sugiyono, PDAM, Juara III Ratna Murtiningrum Setda, Harapan I Rina Wijayanti PDAM, Harapan II Supiyo PDAM dan Harapan III Iwan Dipenda.

Wakil Bupati Yuni  menyambut baik acara lomba ini selain untuk memeriahkan pasar lebaran juga untuk refresing di Bulan Ramadan, dan ternyata walaupun kebanyakan yang ikut lomba menjalankan puasa tetapi tetap semangat.

Hal ini sesuai dengan komitmen aparat Pemkab Sleman walaupun puasa tetap semangat dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.




Pasar Lebaran Bukti Keberpihakan Pemerintah dan Dunia Usaha

1407 SLEMAN PASAR LEBARANSleman, InfoPublik – Penyelenggaraan pasar Lebaran yang diprakarsai Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) Kabupaten Sleman merupakan ekspresi dari keberpihakan pemerintah dan dunia usaha, dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat khususnya masyarakat para sejahtera dalam memenuhi kebutuhan sandang dan pangan dengan harga terjangkau selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1435 H mendatang.

“Meningkatnya aktivitas umat Muslim pada bulan Ramadan dan terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, sudah dipastikan akan menyebabkan terjadinya peningkatan kebutuhan masyarakat terutama sandang dan pangan. Meningkatnya kebutuhan pokok tersebut  menyebabkan terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok,” kata Asisten Deputi Urusan Perdagangan Dalam Negeri Kamenkop dan UKM, Ahmad Husein saat memberi sambutan pada pembukaan Pasar Lebaran di Halaman Dinas Perindakop Sleman, Senin (14/7).

Disampaikan Ahmad Husein bahwa dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya Kementarian Koperasi dan UKM selalu mendukung pelaksanaan Pasar Rakyat melalui paket sembako bersubsidi di berbagai daerah termasuk  di pulau-pulau terpencil. Sedang pada tahun 2014 ini Kemenkop dan UKM RI memberikan dukungan Pasar Rakyat di 24 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan melibatkan 1000 UKM daan membantu paket sembako murah kepada sekitar keluarga para Sejahtera dan kurang mampu.

Sedangkan Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI menyampaikan bahwa Pasar Lebaran yang berlangsung pada tanggal 14 sampai dengan19 Juli 2014 agar bermanfaat dan mendapat sambutan yang positif dari warga masyarakat. Kegiatan ini merupakan upaya Pemkab Sleman dalam rangka peningkatan pasar bagi para pelaku usaha di Kabupaten Sleman,” kata Sri Purnomo.

Disatu sisi lanjutnya, pasar Lebaran adalah satu upaya strategis untuk menjaga eksistensi dan membantu UKM-UKM Sleman dalam memasarkan produk-produknya. Event pasar Lebaran ini juga cukup potensial bagi UKM Sleman untuk terus maju dan berkembang. Disisi lain melalui pasar lebaran ini, Pemkab Sleman berupaya memfasilitasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan Lebaran dengan harga yang terjangkau dan lebih murah, karena langsung dengan produsennya sendiri.

Menurut Sri Purnomo, produk UKM Sleman cukup banyak dan beragam, baik terkait dengan kebutuhan pangan maupun sandang, dan bahkan pernak pernik kerajinan. Kualitasnyapun juga baik, baik dari produknya maupun pengemasannya. Berkaitan dengan kondisi ini, aparat Pemkab Sleman dan juga masyarakat Sleman harus lebih mengutamakan pemanfaatan produk lokal dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga kebutuhan lebaran.

Koperasi maupun masyarakat yang akan memberikan bingkisan lebaran, saya harapkan juga memanfaatkan produk UKM Sleman.  Dengan langkah ini, akan lebih  cepat menggerakkan perkembangan UKM Kabupaten Sleman.

Pembukaan pasar Lemabran tersebut ditandai dengan penekanan sirine dan pelepasan balon oleh Bupati Sleman. Disamping itu juga pembuatan batik secara simbolis oleh Bupati Sleman, Asisten Deputi Urusan Perdagangan Dalam Negeri, Ketua DPRD Sleman dan Ketua Dekranasda Hj Kustini Sri Purnomo.