Seluruh Pejabat Sleman Akan Dilakukan Tes Urine

Sleman – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sleman akan melakukan tes urine bagi seluruh pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman.  Dilakukannya tes urine bagi pejabat tersebut dimaksudkan untuk meneguhkan kepeloporan aparatur sipil negara dalam pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba.

Rencana tes urine bagi pejabat lingkungan Pemkab Sleman tersebut diungkapkan kepala BNN Kabupaten Sleman, Drs Kuntadi di Sleman, Jumat (4/11).

Terkait dengan upaya mewujudkan  kepeloporan aparatur sipil negara, terhadap pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba maka  tes urine oleh BNN Kabupaten Sleman tersebut, akan dilakukan menyeluruh mulai pejabat eselon dua, tiga dan empat, yang pelaksanaannya dipastikan dilakukan akhir tahun 2016 ini.

Aparatur sipil negara menurut Kuntadi, harus menjadi contoh dan pelopor bebas narkoba. Apalagi dalam kiprahnya dimasyarakat mereka juga harus secara nyata memberikan pemahaman ke masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kasus penyalahgunaan narkoba di Sleman dikatakan Kuntadi ada kecenderungan menurun tetapi kasusnya masih tinggi, yaitu mencapai sekitar 28 ribu orang dari 60 ribu penyalahguna narkoba di DIY.

Karena itu ntuk mengeliminasi kasus narkoba, Kuntadi masih memprioritaskan langkah preventif.  Sedang bagi korban atau pengguna terus dilakukan langkah rehabilitasi.




Pejabat Sleman Ikut Lomba Masak Nasi Goreng

Lomba MasakSleman – Suasana Rumah Dinas Bupati Sleman terlihat berbeda dengan hari biasanya. Karena dilakukan lomba masak nasi goreng antara pejabat eselon III dan IV dari SKPD  Pemerintah Kabupaten Sleman dalam rangka HUT Korpri ke 44 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (19/11). 

Jumlah peserta lomba memasak sebanyak 30 orang terdiri dari perwakilan dari setiap SKPD, turut serta memasak nasi goreng Penjabat Bupati Sleman Ir Gatot Saptadi, Pj Sekda Drs Iswoyo Hadiwarno dan  Asisten Sekda Bidang Administrasi Djoko Handoyo, dan pejabat lainnya.

Menurut laporan Panitia Lomba Drs Pustopo bahwa  lomba memasak nasi goreng oleh bapak-bapak pejabat  yang akan dinilai dari cita rasa, kreatifitas, penyajian, penampilan serta alokasi waktu yang memenuhi selama 20 menit. Dalam lomba memasak nasi goreng ini masing-masing peserta diberikan kebebasan untuk dapat memilih bumbu – bumbu yang telah disediakan oleh panitia di meja depan.

Dalam sambutannya Gatot Saptadi  mengatakan lomba memasak ini merupakan peringatan HUT Korpri Ke 44 Kabupaten Sleman. Gatot juga  sangat  mengapresiasi kegiatan lomba masak nasi goreng yang diselenggarakan tiap tahun sebagai ajang refresing karena setiap hari sudah disibukan dengan kegiatan dinas dan pelayanan.

“Lomba masak ini dapat memupuk bakat serta hobi memasak bapak-bapak, agar bisa mengantikan ibu di rumah apabila sedang berhalangan, untuk dapat memasakan anak-anaknya,” tutur Gatot.

Lomba ditandai dengan penyematan celemek kepada salah satu peserta sebagai tanda dimulainnya lomba memasak oleh Penjabat Bupati Sleman. Dan hasil dari lomba memasak nasi goreng ialah Juara I dari  Perwakilan Unit Korpri Setda,  Juara 2 unit Korpri  Badan Kepegawaian Daerah, Juara III dari RSUD Prambanan, Juara Harapan I Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Juara Harapan II dari unit Korpri  Kecamatan Mlati.