Perwakilan 7 Daerah Akan Meriahkan Pelangi Budaya Bumi Merapi

Sleman – Perwakilan dari tujuh daerah di Indonesia akan turut serta memeriahkan kirab Pelangi Budaya Bumi Merapi pada hari ketiga, Minggu (25/9) mendatang. Ketujuh kontingen perwakilan luar daerah yang akan tampil di Sleman antara lain dari Riau, Lampung, Papua, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, NTB dan Bali.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sleman, Ir AA Ayu Laksmi Dewi TP MM di Sleman, Minggu (17/9). Dikatakan Ayu, masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Jogja akhir pekan di akhir bulan September 2016 ini bakal mendapat suguhan yang spektakuler.
Pemkab Sleman akan menggelar event budaya dengan tajuk “Pelangi Budaya Bumi Merapi”. Festival ini akan digelar selama tiga hari berturut-turut mulai Jumat – Minggu, (23 – 25/9) mendatang, di kompleks Pemkab Sleman.
Ayu menambahkan bahwa gelaran ini diharapkan dapat menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang sudah berada di jogja ataupun bagi mereka yang merencanakan berkunjung ke Jogja.
Tahun ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan secara terpadu dari tiga event yang sebelumnya dilaksanakan tersendiri, yakni. Festival Kesenian Sleman, Bregada Prajurit, dan Kirab Pelangi Budaya.
“Dengan perpaduan ini diharapkan akan menjadi sajian fenomenal yang mampu menghadirkan pengunjung dan wisatawan untuk menikmati atraksi budaya di akhir bulan September ini,” kata Ayu.
Event yang dikemas dalam bentuk kirab budaya ini merupakan wujud ekspresi kehidupan seni budaya masyarakat Sleman. Masyarakat Sleman adalah masyarakat ‘Bumi Merapi’ yang secara riil memiliki kompleksitas dan realita budaya yang masih kental dan terinternalisasi di kalangan masyarakat.
Pada hari pertama, Jumat (23/9) pukul WIB di Kompleks Gedung Serbaguna akan disajikan kegiatan berupa Festival Kesenian Sleman dengan format aneka pertunjukan yang diawali pada pukul WIB dengan pertunjukan kesenian jathilan dan reog.
Pembukaan secara resmi oleh Bupati Sleman pada pukul WIB, dilanjutkan dengan pementasan wayang bocah. Pada malam harinya mulai jam WIB dipentaskan gejog lesung, ande-ande lumut, kethoprak lesung, srandul, sampakan, langentoyo dan dadungawuk.
Di hari kedua, Sabtu (24/9) mulai pukul – WIB diawali dengan pertunjukan jathilan, dilanjutkan pukul – WIB dengan kirab festival bregada prajurit dengan start Lapangan Denggung dan finish di Lapangan Pemda. Pada malam harinya mulai pukul WIB di Gedung Serbaguna disajikan wayang suket, emprak, jeber juws, kethek ogling, dadungawuk, srunthul, sampakan.
Hari ketiga, Minggu (25/9)diawali pada pukul WIB di Panggung KRT Pringgodiningrat dipentaskan atraksi kesenian jathilan, orchestra serenade, tarian teatrikal, flashmop dilanjutkan dengan kirab pelangi budaya Bumi Merapi yang terdiri atas 50 kontingen seni budaya dari berbagai kalangan dan komuitas, 10 kelompok museum dan 7 kontingen perwakilan luar daerah.
