Rencanakan Pembangunan dengan Skala Prioritas

Turi – Selasa (16/1), Pemerintah Kecamatan Turi mengadakan rapat pra Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) 2019 pada pukul WIB di Ruang Rapat Kecamatan Turi. Rapat dihadiri oleh semua kepala desa se-Kecamatan Turi (Wonokerto, Girikerto, Donokerto, Bangunkerto), dan lembaga-lembaga/instansi lainnya, yang ada di Kecamatan Turi.

Camat Turi, Siti Anggraeni, dalam sambutannya berharap kelada desa untuk merencanakan pembangunan dengan skala prioritas, yaitu dengan mendahulukan tempat-tempat yang memang  harus segera dikerjakan atau diperbaiki, juga semua jenis kegiatan harus bermanfaat bagi masyarakat dan bisa menambah ekonomi masyarakat sehingga bisa mengurangi dan mengentaskan kemiskinan

Dalam pra Musrenbang ini semua desa masing-masing memaparkan hasil Musrenbangdes (Musyawarah Rencana Pembangunan Desa) 2019 antara lain, pembangunan talud jalan, pengaspalan jalan, pembangunan irigasi, serta pelatihan-pelatihan baik untuk karang taruna maupun PKK.

Hasil rapat pra Musrenbang ini akan menjadi acuan Musrembang Kecamatan Turi 2019 sehingga jika ada program yang kurang atau belum masuk masih bisa direvisi atau diubah. Diharapkan rencana pembangunan ini bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat di Kecamatan Turi. (Harman)




Turi Upayakan Solusi Hama Lalat Buah

Turi – Dalam rangka Hari Ibu KWT PARI (Kelompok Wanita Tani Pakem Turi) mengadakan pertemuan pada Jumat (22/12) di UPT BP4 Wilayah V Pakem Sleman.

Pertemuan dihadiri oleh seluruh KWT Kecamatan Turi dan Pakem yang masing-masing kelompok diwakili oleh dua pengurus dengan total berjumlah 40 orang. Ini menunjukkan semangat ibu-ibu tani di wilayah Kecamatan Turi dan Pakem patut diacungi jempol karena dengan gigih dan tanpa pamrih berjuang untuk membantu memajukan dan mensejahterakan anggotanya di kelompoknya masing-masing.

Dalam pertemuan ini, hadir pula Kepala UPT BP4 Wilayah V Pakem Sleman, Sigit dan perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sleman Bidang Holtibun (Holtikultura dan Perkebunan) Endah Lestari dan Gunawan. Dalam sambutannya, Sigit berharap supaya pertemuan ini dapat bermanfaat dan nantinya ilmu yang sudah didapatkan bisa ditularkan ke anggota kelompok masing-masing sehingga bisa meningkatkan ekonomi keluarga maupun kelompok.

Selain pertemuan, juga diadakan pelatihan memasak oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sleman. Dengan narasumber Endah Lestari, pelatihan pertama adalah pelatihan cara membuat kue leja, bintul, lapis pelangi, dan kacamata.

Tak hanya itu, ada pula pelatihan tentang cara mengendalikan lalat buah dan pengobatan hama ini, dengan narasumber Gunawan.

Sekarang ini, di Kabupaten Sleman sedang digalakkan gerakan pengendalian lalat buah sebab akhir-akhir ini lalat buah menjadi hama yang banyak menyerang buah-buahan terutama salak pondoh. Banyak petani salak pondoh mengeluh buah salaknya cepat busuk dan kualitasnya berkurang. Hal ini membuat ekspor salak pondoh tidak memenui standar kesehatan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan nantinya bisa disosialisasikan ke kelompok wanita tani masing-masing sehingga permasalahan hama lalat buah bisa cepat teratasi dan petani salak pondoh di Kecamatan Turi dan Pakem tidak terus merugi. (Harman)




Pelatihan Pengelolaan Website Untuk SKPD di Sleman

IMG_3586Sleman – SKPD se Kabupaten Sleman mengikuti pelatihan pengelolaan website subdomain yang digelar oleh Bagian Humas di Ruang Sekda Kabupaten Sleman, Kamis (29/10). Pelatihan digelar untuk menindaklanjuti komplain dari masyarakat akan informasi yang belum up to date dimasing – masing website SKPD. Pelatihan diikuti oleh operator pengelolaan website subdomain masing – masing SKPD dilingkup Kabupaten Sleman.

Kabag Humas, Dra. Sri Winarti menyampaikan setiap badan publik wajib menyajikan data informasi publik baik secara serta merta dan berkala. Informasi dasar seperti ruang lingkup, fungsi, struktur, profil, dan pelayanan publik belum begitu jelas mendasari pelatihan pengelolaan website kali ini, tambahnya.

Sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik bahwa informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional.  Maka, wajib untuk setiap SKPD untuk menyajikan informasi untuk publik karena informasi publik merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik

Materi pelatihan pengelolaan website untuk SKPD meliputi dasar – dasar pengoperasian penyajian informasi publik. Seperti, pembuatan menu, penambahan widget, mengubah desain gambar header, dan pengisian konten berita/informasi di website yang dikelola. Sedangkan untuk narasumber Bagian Humas Kabupaten Sleman berkerja sama dengan Dinas Hubkominfo Sleman.




Dikpora Sleman Gelar Pelatihan Penulisan Tata Naskah Dinas

IMG_3320Sleman – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman menggelar pelatihan penulisan naskah dinas untuk Kepala Sekolah SD Negeri di SKB Sleman, Senin (26/10). Pelatihan diikuti sebanyak 332 peserta dari sekolah dasar se Kabupaten Sleman.

Pelatihan penulisan naskah dilaksanakan selama 4 hari, yaitu tanggal 21,26, 28, dan 29 Oktober 2015. Pelatihan penulisan naskah tahun ini merupakan tahap lanjutan dari pelaksanaan pelatihan di tahun 2010. Pelatihan penulisan naskah dinas kali ini diperuntukkan kepada sekolah – sekolah negeri saja, karena sekolah swasta memiliki kebijakan tersendiri.

Disampaikan Kasubag Umum Dikpora, Bawa Krisnandita,  bahwa Pelaksanaan pelatihan penulisan naskah dinas dirasa perlu, karena penulisan dan pengelolaan naskah dinas yang masih beragam di sekolah – sekolah belum sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2015.

Setelah selesai pelatihan penulisan naskah dinas kedepannya Dikpora Sleman akan menggelar bimbingan teknis kearsipan. Kearsipan yang sudah berjalan saat ini di sekolah – sekolah masih belum sesuai dengan harapan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman.




Bank Sleman Adakan Pelatihan Untuk 70 UMKM di Sleman

Sleman – Sebagai realisasi kesepakatan bersama antara  Bank Sleman dengan Ikatan Pengrajin  Sleman (IKAPIM) dalam bidang pengembangan UMKM di Kabupaten Sleman, Perusahaan Daerah BPR Bank Sleman mengadakan pelatihan dan pembinaan kepada 70 kelompok UMKM di Kabupaten Sleman, Sabtu (24/10).

Menurut Direktur Utama Bank Sleman, Muh Sigit SE MSi kegiatan ini selain memberikan materi kepada para UMKM tetapi ke depan mendekatkan Bank Sleman kepada para UMKM, termasuk dalam segi pembiayaan/permodalan dan pendampingan bagi kemajuan usaha UMKM di Kabupaten Sleman. Pelatihan menghadirkan pembicara utama  Lusy Laksita yang menampilkan materi Excellent Service yakni bagaimana tata cara memberikan pelayanan yang baik kepada para pelanggan.

Disampaikan Lusy gambaran diri seseorang 90 % tercermin dalam 90 detik pertama. Selanjutnya diikuti dengan empati, membuat pelanggan istimewa, menjadi pendengar yang baik, berikan senyuman, berikan pertolongan yang dibutuhkan.

“Hal itu yang perlu diperhatikan oleh seorang pengusaha terhadap konsumen, karena kadang sering lupa karena sudah sukses melupakan hal kecil dan bahkan mengabaikan standar mutu,” kata Lusy.

Sementara itu Lucy juga menyampaikan ciri-ciri pelayanan prima yakni SDM yang berkualitas, tanggungjawab, cepat dan tepat, memahami konsumen, merespon dengan pelayanan serta menjaga kepercayaan.

Sedang Amir Fanzuri selaku Direktur Apikri juga menyampaikan materi Mentalitas Wirausaha. Yang perlu dimiliki pengusaha yakni sikap mental visioner yakni berpandangan jauh ke depan dan hati-hati. Selain itu harus jeli melihat situasi/keadaan, penuh perhitungan, pandai membaca peluang sekaligus membaca resiko, kreatif dan innovatif, tidak spekulatif, memiliki data base dan berfikir, melihat dan bertindak sekian langkah lebih di depan dari pada orang lain.