Pemkab Gelar Pembinaan Rohani Natal 2016

Sleman – Menyongsong peringatan Natal 2016 Panitia Peringatan Hari Besar Kristiani Kabupaten Sleman menyelenggarakan pembinaan rohani bagi PNS, TNI, POLRI, GTT, GTY, PTY, PTT dan karyawan BUMN/BUMD, baik yang beragama Katolik maupun Kristen. Acara dilaksanakan di Gereja Katolik Santo Yohanes Chrisostomus Sendangagung Minggir, Jumat (2/12).

Aji Wulantoro SH, selaku Ketua Panitia mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan menjelang Natal dan lokasi tiap tahun selalu berpindah dari satu gereja ke gereja yang lain. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada jamaat dapat bertemu dengan teman/kerabat yang tempat tinggalnya berjauhan, mengingat tempat tinggal para pegawai tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sleman.

Ditambahkan oleh Aji Wulantoro ternyata jauhnya tempat pembinaan rohani tidak menurunkan semangat para jamaat terbukti dengan kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 500 orang, sehingga gereja dipenuhi jamaat dan dilakukan penambahan kursi di luar gereja.

Sementara itu Paroki Klepu Romo Johanes Wegig Hari Nugroho, PR dalam pesannya menyampaikan dengan tema Jadilah Terang dan Garam Dunia dapat diambil maknanya yakni  sebisa mungkin kita membahagiakan diri sendiri hingga dapat berbagi kebahagiaan dengan orang lain sehingga orang lain juga ikut merasa bahagia.

Orang Kristiani identik dengan penderitaan jadi adalah hal yang biasa apabila seseorang Kristiani selalu mendapatkan banyak cobaan dalam hidupnya. Namun cobaan inilah yang dapat menjadi pelajaran berhargai bagi  umat  Kristiani untuk dapat melewatinya sehingga  akhirnya memperoleh kebahagian hidup.

Dalam kesempatan ini dana kolekte yang terkumpul dalam kegiatan ini mencapai Rp 5,23 juta, kesemuanya akan digunakan untuk pembangunan gereja Katolik Santo Yohanes Chrisostomus Sendangagung Minggir.

Sedangkan untuk perayaan Natal bagi PNS, TNI, POLRI, GTT, GTY, PTY, PTT dan karyawan BUMN/BUMD, di Kabupaten Sleman akan dilaksanakan, tanggal 20 Desember 2016 bertempat di Gedung Serbaguna Sleman.




Pemkab Adakan Pembinaan Rohani Hari Paskah

Sleman – Ratusan umat Kristiani Kabupaten Sleman yang terdiri PNS, TNI, POLRI, GTT, GTY, PTY, PTT dan karyawan BUMD/BUMN baik yang beragama Katholik maupun Kristen mengikuti pembinaan rohani dalam rangka peringatan Paskah 2016 yang diselenggarakan Pemkab Sleman di Gereja Kerasulan Baru Kayen Wedomartani Ngemplak, Jumat (18/3).

HY Aji Wulantoro SH MHum selaku ketua panitia menyampaikan bahwa tujuan  pembinaan bagi umat Kristiani tersebut  untuk meneladani Kasih Tuhan dalam bentuk pengorbanan bagi sesama. Lebih lanjut disampaikan bahwa pembinaan tersebut dilakukan dalam rangka Hari Paskah, disamping pembinaan bagi umat Kristiani.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan berupa uang untuk rehap rumah  kepada 3 orang, yaitu Ny Sumodiharjo, Ny Kismo Wiharjo dan Ny Siti Rahayu. Penyerahan bantuan dilakukan oleh ketua panitia peringatan Hari Paskah.

Sedangkan Pendeta Fendy Susanto SSi dalam kotbahnya menyampikan bahwa ibadah ritual akan alebih baik bila diikuti dengan ibadah sosial, misalnya memberi bantuan bagi mereka yang kurang mampu. Sedang tema Garam dan Terang mengandung maksud agar umat Nasrani mampu memberi pada sesama dan memberi terang pada khidupan manusia disekitarnya tanpa memandang golongan.

Disampaikan pula bahwa sebagai rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan dengan berbuat kebaikan pada sesama dalam kehidupan nyata bermasyarakat.

Yang jelas menurut pendeta Fendy Susanto bahwa keberadaan kaum Nasrani kalau belum bisa dimanfaatkan/bermanfaat bagi masyarakaat maka sebagai garam dan terang belum ada, untuk itu diharapkan umat nasrani mampu memberikan manfaat bagi orang lain dengan aksi nyata berbuat yang terbaik bagi masyarakat.

Diungkapkan pula bila umat nasrani masih mabuk duniawi dan kurang peduli dengan sesama terutama mereka yang kurang mampu, maka mereka belum bisa dikatakan sebagai garam dan terang karena belum bisa memberi manfaat bagi orang lain.

Pada akhirnya pendeta Fendy Susanto mengajak umat nasrani untuk mewarnai dunia dengan kehidupan surga, artinya kehidupaan yang damai dan bermanfaat bagi orang lain.