Sleman Penyaji Terbaik Festival Sendratari antar Kabupaten/Kota

IMG_8997 (1024 x 683)Sleman – Kontingen Sleman dengan lakon Baswara Tetuko dinobatkan menjadi penyaji terbaik dalam Festival Sendratari antar kabupaten/kota se-DIY 2015 di Taman Budaya Yogyakarta, Rabu (11/11). Festival Sendratari tahun 2015 diikuti oleh 5 kontingen kabupaten/kota se-DIY. Setiap kontingen mengusung tema cerita yang sama dari epos Mahabarata dengan lakon Lahirnya Gathotkaca. Festival Sendratari sendiri merupakan event tahunan yang memperebutkan Piala Bergilir Gubernur DIY.

Festival Sendratari diselenggarakan oleh UPTD Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Taman Budaya Yogyakarta. Festival diselenggarakan selama dua hari sejak Selasa (10/11) sampai Rabu, (11/11). Penyelenggaraan Festival Sendratari ini bertolak dari pemikiran untuk mengembangkan Sendratari Yogyakarta yang selama ini telah menjadi salah satu aset seni budaya Yogyakarta. Potensi Sendratari layak dilestarikan sebagai representasi kearifan lokal Yogyakarta yang patut dibanggakan dan dikembangkan.

Adapun pemenang dalam Festival Sendratari antar kabupaten/kota se-DIY ialah Kabupaten Sleman dengan Baswara Tetuka sebagai penyaji terbaik I, penyaji terbaik II Kota Yogyakarta dengan Trahing Raseksa, terbaik III Kabupaten Kulonprogo Rawe – Rawe Rantas Malang – Malang Putung, terbaik IV Kabupaten Bantul dengan Tetuko, terbaik V Kabupaten Gunungkidul dengan Pandam Anyar Pringgondani.

Sedangkan untuk sutradara terbaik ialah Fery Catur Harjanto (Sleman), Penata Tari Terbaik Pulung Jati R (Yogyakarta), Penata Iringan Terbaik Naung Sunu P (Yogyakarta), Penata Busana Terbaik Etta Ayodya (Yogyakarta), Pemeran Utama Putra Terbaik Danang Nur Widaryanto (Kulonprogo), Pemeran Utama Putri Terbaik Arjuni Prasetyorini (Sleman), Pemeran Pembantu Putra Terbaik Herida Damar Wulan (Kulonprogo), Pemeran Pembantu Putri Terbaik Herdina Anna Lutfiani (Sleman).

Dan juri untuk Festival Sendratari antar kabupaten/kota se-DIY tahun 2015 ialah Dr. Sumaryadi, , Dr. S. Pamardi, ., , Dr. Trusno, , Whani Darmawan, Drs. RM Kristiadi. Diharapkan dengan Festival Sendratari ini dapat digunakan sebagai salah satu bentuk apresiasi Taman Budaya Yogyakarta kepada seniman dan masyarakat Yogyakarta.




Sleman Penyaji Terbaik dalam Seleksi Gelar Seni DIY

Ir AA Ayu Laksmidewi TP MMSleman – Kontingen Kabupaten Sleman “Punglor Ajaib” berhasil meraih sebagai penyaji terbaik pada Seleksi Gelar Seni Pertujunkan tingkat DIY Tahun 2015 yang diselenggarakan di Pendopo Dinas Kebudayaan Pemerintah Daerah DIY, Selasa (20/10). Sleman mampu menyisihkan 3 Kabupaten dan 1 Kota se DIY. Penata tari kontingen Sleman Bramantyo Fendi Prastowo dan Penata iringan kontingen Sleman Fajar Sri Sabdono.

Atas prestasi tersebut Kabupaten Sleman akan mewakili DIY dalam event Gelar Seni Budaya Yogyakarta ke 15 dalam rangka Hadeging Nagari Ngayogyakarta ke 268 pada tanggal 1 November 2015 di TMII Jakarta.

Diselenggarakannya Seleksi Gelar Seni Pertunjukan tersebut merupakan ajang kompetisi bagi sebuah karya baru dengan berpijak pada seni tradisi yang ada di Jogja, baik yang bersumber pada adat istiadat, mitos, legenda dan cerita rakyat. Penyerahan kejuaraan disampaikan oleh Plh Kepala Dinas Kebudayaan, Setyawan Sahli SE MM.

Adapun urutan kejuaraan Gelar Seni Pertunjunkan tersebut adalah Penyaji terbaik I Kabupaten Sleman, Penyaji terbaik II Kabupaten Bantul, Penyaji terbaik II Kabupaten Gunung Kidul dan Harapan I Kota Yogyakarta serta Harapan II Kabupaten Gunungkidul. Sedangkan Dewan Juri dalam penyelenggaraan ini yaitu Dr Kuswawarsantyo MHum, Dra Setyastuti , Dra Daruni M Hum, Sukoco dan RM Kristiadi, .

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM mengungkapkan bahwa Seleksi Gelar Seni Pertunjunkan ini merupakan ajang yang cukup strategis bagi upaya revitalisasi, pelestarian dan peningkatan apresiasi dikalangan pelaku seni budaya maupun bagi masyarakat secara umum, Kamis (22/10).
‪
Dalam hal ini pemerintah tidak bisa secara terpisah melakukan upaya pelestarian seni budaya tanpa adanya peran aktif dari para stakeholder dan masyarakat umum.

“Pemerintah, stake holder dan masyarakat perlu secara terpadu dan sinergis membangun peradaban melalui pelestarian seni dan budaya yang ada di masing-masing daerah,” kata Ayu.‬




Kecamatan Gamping Penyaji Terbaik Festival Kethoprak se Kabupaten Sleman

Thropy Festival KetoprakSleman – Penjabat Bupati Sleman Ir Gatot Saptadi menutup kegiatan Festival Kethoprak se Kabupaten Sleman, Sabtu (19/9). Acara penutupan digelar di lapangan Denggung Sleman dihadiri pula oleh Ketua DPRD Sleman, Sekda Sleman, Kepala Dinas Budpar, Kepala Dinas Nakersos serta para Camat. 

Festival Kethoprak se Kabupaten Sleman ini digelar selama 9 hari dan telah dimulai tanggal 11 September untuk wilayah Timur selam 3 hari di Lapangan Pokoh Wedomartani Ngemplak, mulai tanggal 14 September berpindah di wilayah Sleman Tengah yakni di Lapangan Kregolan Margomulyo Seyegan. dan mulai tanggal 17 hingga penutupan di wilayah Sleman Tengah di pusatkan di Lapangan Denggung Sleman.

Kegiatan Festival Kethoprak se Kabupaten Sleman menurut  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM  diikuti oleh 17 Kecamatan se Kabupaten Sleman dengan usia maksimal 35 tahun. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk dapat aktif melestarikan budaya ketoprak.

Gatot Saptadi sebelum menutup kegiatan Festival Kethoprak se Kabupaten Sleman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada generasi muda yang telah ikut aktif dalam melestarikan  budaya khususnya kethoprak. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memunculkan bibit-bibit pemain kethoprak sehingga ke depan kethoprak di Sleman akan dapat tetap lestari dan berkembang dengan baik.

Setelah dilakukan penilaian oleh 3 yuri, sebagai penyaji terbaik I kecamatan Gamping, II Kecamatan Berbah, III Kecamatan Sleman, Harapan I Kecamatan Minggir, harapan II kecamatan Ngemplak dan harapan III Kecamatan Godean. Sementara untuk Sutradara terbaik Kecamatan Gamping. Hadiah diserahkan oleh Penjabat Bupati Sleman didampingi ketua DPRD Sleman, Sekda Sleman dan Kepala Dinas Budpar Sleman.