Tambah Pengetahuan Memasak Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga

Ngaglik – Dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Jadi Kabupaten Sleman yang ke-102, Tim Penggerak (TP) PKK Desa Sinduharjo mengadakan lomba memasak bagi anggotanya, Minggu (15/4) di Kantor Desa Sinduharjo.

Kegiatan lomba dihadiri kurang lebih 100 hadirin yang terdiri dari TP PKK Kabupaten Sleman, TP PKK Kecamatan Ngaglik, perangkat desa, anggota PKK desa, dan karang taruna.

Lomba memasak dengan bahan dasar labu kuning ini tampak semarak dan meriah. “Dengan lomba ini kami harapkan bisa menambah pengetahuan anggota PKK Desa Sinduharjo dalam hal kuliner, serta bisa usaha UMKM baik kelompok maupun sendiri sehingga dapat menambah peningkatan ekonomi keluarga,” ungkap Sulistyowati, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sinduharjo.

Keluar sebagai pemenang lomba adalah Padukuhan Ngabean Kulon dan Gentan. Usai lomba ini, pemenang dibawa ke Pendopo Kecamatan Ngaglik untuk diseleksi tingkat kecamatan bersaing dengan desa-desa lainnya

Hasil yang didapat oleh wakil dari Desa Sinduharjo yakni berhasil meraih juara satu kategori masakan kering dari bahan labu kuning. (Suripto)




Evaluasi Kesatuan Gerak PKK KKBPK Kesehatan Tingkat DIY

Turi – Desa Bangunkerto ditunjuk oleh Kabupaten Sleman mewakili lomba kesatuan gerak PKK-KKBPK Kesehatan tingkat DIY. Hal ini karena Bangunkerto pada tahun ini sebagai pemenang lomba baik PKK maupun kesehatan dan Bangunkerto layak untuk mewakili Kabupaten Sleman maju ke tingkat DIY.

Adapun kegiatan lomba melibatkan berbagai kegiatan yang ada di Desa Bangunkerto, antara lain posyadu, poslansia, PKK, PIK R, BKR, UKM, laskar capung, kebersihan lingkungan, germas , BKB.

Pada Senin (6/11), tim evaluasi lomba yang terdiri dari 17 juri dari PKK, KKBPK, dan Dinas Kesehatan DIY ini hadir di Balai Desa Bangunkerto. Tim evalusi tiba disambut oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, Camat Turi, Siti Angraeni Susila Prapti, Kepala Puskesmas Turi, dr Pingki Christina Dewi, Lurah Desa Bangunkerto, Anas Ma’ruf.

Kedatangan juri ini, disambut dengan senam lansia, pertunjukan tari, dan paduan suara oleh pengurus PKK Desa Bangunkerto.

Setelah acara seremonial selesai, tim evaluasi langsung meninjau kelompok-kelompok kerja PKK dan dilanjutkan mengunjungi Dusun Jurugan untuk melihat Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan ke rumah bidan desa untuk melihat pelayanan IVA DAN KB,

Kemudian, tim meneruskan ke Dusun Wonosari untuk melihat lingkungan yang bersih dan pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan. Setelah itu, tim menuju Dusun Ganggong untuk melihat kegiatan PIK R, Posyandu, BKB, PAAR, dan Laskar Capung. Acara diakhiri dengan acara kesan pesan dan pelepasan oleh Camat Turi. (Harman)




Blotan Gelar Pelantikan Pengurus RT-RW, PKK, dan Karang Taruna

Ngemplak – Peringatan hari sumpah pemuda dan pelantikan pengurus RT-RW, PKK, Karang Taruna sub unit Dusun Blotan dilaksanakan warga RW 40 Dusun Blotan, Wedomartani, Ngemplak, Minggu (29/10) pukul WIB di Dusun Blotan, Wedomartani, Ngemplak.

Acara diawali dengan senam massal yang dihadiri Kepala Desa Wedomartani, Teguh Budianto dan Titik Puji Astuti sebagai Ketua PKK Desa Wedomartani, Ngemplak. Usai senam massal, acara yang diikuti kurang lebih 400 warga RW 40 Dusun Blotan ini dilanjutkan dengan pentas dari anak-anak dan hiburan band akustik dari Ranisa Akustik.

Menurut Ketua Panitia, Eko Saputro, acara ini merupakan rangkaian pemilihan pengurus dari bulan September lalu, sekaligus sebagai pelantikan pengurus RT-RW yang baru. “Semoga menjadi semangat bagi seluruh warga dan terutama bagi pengurus baru di lingkungan RW 40 Dusun Blotan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman,” harap Eko.

Pengurus RT-RW baru, dilantik langsung oleh Teguh Budianto sebagai Kepala Desa Wedomartani, Ngemplak. Sementara pengurus PKK dilantik oleh Titik Puji Astuti sebagai Ketua PKK Desa Wedomartani, Ngemplak, Sleman, dan pengurus Karang Taruna sub unit Dusun Blotan dilantik oleh Margono, Kepala Dusun Blotan.

Di kesempatan yang sama, dilantik pula Hari Iswanto ketua RW 40 Dusun Blotan yang merupakan pengganti dari ketua RW 40 yang lama, Maridi. Masa kepengurusan untuk RT-RW yang baru adalah 5 tahun, yakni dari tahun 2017-2022. (Bibit Widayoko)




Pertemuan Rutin PKK Rembuk Masalah Warga

Turi – Pada hari Senin (9/10) malam secara rutin ibu-ibu PKK Wetan Kali Kembangarum 13 mengadakan kegiatan simpan pinjam. Selain kegiatan simpan pinjam, peserta juga berdiskusi tentang kesehatan, pendidikan dan pengetahuan umum.

Tidak lupa juga memikirkan keadaan warga yang masih masuk keluarga tak mampu namun telah dapat melaksanakan bedah rumah. (Suharno)




Percuma Kalau PKK Hanya untuk Kumpul dan Arisan

Sleman – Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Sleman, Ny Kustini Sri Purnomo meminta kegiatan PKK tidak hanya dijadikan ajang perkumpulan ibu-ibu rumah tangga. Hal ini lantaran keberadaan PKK semestinya mampu memberikan pengaruh baik bagi masyarakat.

Istri Bupati Sleman itu juga mengatakan dampak positif yang semestinya dapat dirasakan oleh masyarakat dengan adanya PKK adalah kesejahteraan keluarga. Sehingga keberadaan PKK harus mampu memberdayakan khususnya perempuan.

“Percuma saja kalau hanya untuk kumpul atau arisan, tidak ada manfaatnya. Hal ini pula yang terus kami tekankan kepada kelompok PKK yang ada di Sleman,” kata Ny Kustini Sri Purnomo di  Rumah Dinas Bupati, Kamis (30/4).

Menurutnya, pihaknya juga terus memperbanyak kegiatan pelatihan agar setiap kali pertemuan dengan anggota dapat diambil manfaatnya. Tujuan dari pelatihan tersebut adalah pengayakan keterampilan agar perempuan juga mampu untuk mandiri.

“Harapannya, jika ibu-ibu sudah mandiri, ia dapat membantu pemasukan bagi pendapatan keluarga. Minimal tidak membebani suami untuk membeli kebutuhan pribadi,” ungkapnya.