BPBD Sleman Bina Relawan Melalui Ajang Kompetisi
Sleman – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman memiliki program membina para relawan di wilayah Sleman melalui kompetisi antar komunitas untuk mengasah keterampilan dan kekompakan dalam penanggulangan bencana.
”Pembinaan relawan penanggulangan bencana melalui ajang kompetisi antar komunitas ini dalam rangka meningkatkan keterampilan mereka,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Makwan, Minggu (14/8).
Menurut Makwan, materi kompetisi relawan tersebut meliputi pendirian tenda khusus untuk pengungsian korban bencana.
”Nanti dalam kompetisi tersebut setiap tim dari komunitas melibatkan sebanyak sepuluh orang anggota,” katanya.
Ia mengatakan, pendirian tenda pengungsian yang membutuhkan kekompakan seluruh anggota tim diharapkannya bisa tertanam juga di relawan.
”Tenda pengungsian itu khusus, sehingga satu tim harus kompak dalam mendirikannya. Mendirikan satu tenda biasanya membutuhkan waktu 20 menit,” katanya.
Makwan mengatakan, selain menumbuhkan keterampilan dan kekompakan diharapkan sewaktu-waktu para relawan ini bisa membantu untuk mendukung penanganan pengungsi ketika ada suatu bencana.
”Jadi ketika dalam kondisi darurat bencana, para relawan bisa membantu dalam penanganannya,” katanya.
Makwa menambahkan, dalam pembinaan ini, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa hadiah bagi pemenang, agar mereka lebih termotivasi untuk mengikutinya.
”Beberapa hadiah tersebut seperti gergaji mesin, `handy talky` (HT), dan perlengkapan lainnya,” katanya.
Komunitas relawan yang akan mengikuti ini, mereka yang berada di wadah Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman (FKKRS). Yang saat ini ada sebanyak 48 komunitas di dalamnya.
Ketua Presidium FKKRS Daniel Supriyanto, mengatakan wadah ini selain supaya komunitas relawan bisa saling komunikasi dengan baik, juga agar memudahkan dalam upaya pembinaannya.
”Seperti yang direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat ini, agar ada keseragaman dan peningkatan kemampuan relawan juga,” katanya.