Sleman Kembali Terima Penghargaan Kawasan Lindung

2612 SLEMAN PENGHARGAAB (1024 x 576)Sleman – Di akhir tahun 2014 ini Kabupaten Sleman kembali meraih prestasi yang membanggakan dengan diterimanya penghargaan kawasan berfungsi lindung, pada tanggal 22 Desember 2014 lalu, pada puncak acara peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional.

“Bupati Sleman menerima penghargaan Piagam Reksaniyata dan Kabupaten Sleman merupakan satu di antara 11 kabupaten penerima piagam penghargaan Reksaniyat,” kata Kabag Humas Sleman, Dra Endah SW dikantornya, Jumat (26/12).
Dijelaskan Endah, penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada Kabupaten Sleman atas kinerjanya yang baik dalam pengelolaan tutupan vegetasi di kawasan berfungsi lindung yang memegang peranan penting dalam pengaturan air tanah, mencegah bahaya banjir dan erosi serta memelihara kesuburan tanah.
Sleman sebagai penyangga konservasi air di DIY telah melakukan upaya antara lain dengan mengintensifkan gerakan penghijauan di lereng merapi maupun lahan kritis. Selain itu kegiatan yang dilakukan mempertahankan pengaturan luasan kapling di kawasan berfungsi lindung, kewajiban menanam pohon bagi yang menebang, pernikahan hijau yakni mewajibkan pasangan yang menikah untuk menanam tanaman, meningkatkan peran serta masyarakat, sekolah dan swasta dalam penghijauan dan lainnya.
Adapun yang mendapat penghargaan Trophy Reksaniyata 9 kabupaten, yang dari Jawa Ciamis dan Cilacap, Untuk Piagam Reksaniyata 11 kabupaten, yang dari Jawa, Kabupaten Sleman dan Jombang. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dalam sambutannya menyampaikan Keanekaragaman hayati perlu dilestarikan karena merupakan sumber ketahanan pangan demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo usai menerima penghargaan menyampaikan terima kasih kepada pihak swasta dan masyarakat atas peran serta dalam penghijauan dan penanaman pohon yang selama ini dilakukan dan penghargaan ini merupakan bukti nyata keberhasilan program yang selama ini dilaksanakan Pemkab Sleman dengan dukungan penuh dari keterlibatan swasta dan masyarakat.
Sri Purnomo juga mengajak seluruh masyarakat dan swasta untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Sleman.



Sleman Kembali Terima Penghargaan dari Kemenkumham RI

Sleman – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI, karena hanya dalam dua pekan telah menerima tiga penghargaan. Penghargaan pertama dari kementerian PU yang diterima pada hari Sabtu tanggal 6 Desember 2014 lalu, penghargaan kedua pada hari Senin tanggal 8 Desember 2014 lalu dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Rabu tanggal  10 Desember 2014 Bupati Sleman kembali menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia  RI.

Demikian disampaikan Kabag Humas Sleman, Dra Endah SW dikantornya, Kamis (11/12). Dikatakan Endah, pemberian penghargaan dari Kemenkumham tersebut diberikan sebagai prestasi kepada Pembina Pemerintah Kabupaten/kota yang memenuhi kriteria sebagai kabupaten/kota Peduli Hak Asasi Manusia pada tahun 2013.

Pada kesempatan tersebut penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly di Grha Pengayoman Kaementarian Hukum dan HAM. Menteri Kemenkumham antara lain menyampaikan bahwa setiap hari adalah Hari HAM, oleh karena itu setiap manusia mempunyai berbagai hak yang sama yang perlu dilindungi, dimana dan kapan saja tanpa memandang Agama, Suku dan ras.

Sedangkan kriteria penilaian kabupaten/kota peduli Hak Asasi Manusia tersebut antara lain Hak hidup yang mencakup angka kematian ibu, angka kematian bayi dan tutupan vegetasi pada kawasan berfungsi lindung. Hak mengembangkan diri yang mencakup persentase anak usia 7-12 tahun yang belum memperoleh pendidikan tingkat SD, persentase anak usia 13-15 tahun yang belum memperoleh pendidikan tingkat SMP, persentase anak berkebutuhan khusus yang memperoleh pendidikan, dan persentase penyandang buta aksara.

Disamping itu kriteria yang menyangkut Hak atas kesejaahteraan yang mencakup tujuh aspek, juga kriteria Hak atas rasa aman yang mencakup jumlah deminstraasi yang anarkis, daan kriteria Hak perempuan dan mencakup dua aspek. Dari beberapa aspek tersebut Kabupaten Sleman hampir semua aspek nilainya 10 hingga dalam penghargaan tersebut nilai yang diraih kabupaten sleman 94.