Sleman Terima Penghargaan Pangripta Nusantara Tingkat Nasional

Sleman – Setelah sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman diawal tahun 2015 mendapatkan penghargaan ditingkat Provinsi, yakni  sebagai terbaik I Reka Cipta Bhakti Nugraha Tahun 2015. Kemudian diusulkan ke tingkat Nasional Pemkab Sleman berhasil mendapat hasil terbaik II dan mendapat pengahargaan Pangripta Nusantara dari Menteri PPN Ketua Bappenas , Andrinof Chaniago.

Penghargaan diberikan bersamaan dengan Musrenbang Nasional yang dibuka Presiden RI Joko Widodo dan dihadiri pula oleh Wapres Yusuf Kala di Hotel Bidakara Jakarta Selatan, Rabu (29/4). Penghargaan ini merupakan penghargaan sebagai Kabupaten/Kota terbaik nasional dari sisi perencanaan pembangunan daerah dengan melihat Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2015.

Pada seleksi anugerah Pangripta Nusantara Tingkat Nasional, materi yang dinilai adalah dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota (RKPD) yang berlaku secara sah dalam bentuk Peraturan Bupati/Walikota atau Peraturan Daerah.

Dalam sambutannya Presiden RI Joko Widodo mengatakan percepatan penyerpan anggaran perlu dilakukan oleh daerah. Pemerintah akan berikan dana  tambahan bagi Kabupaten/ Kota Rp 100 miliar. Namun tidak semua mendapat Rp 100 miliar tapi berdasarkan pada indikator pendidikan, Audit BPK, indeks tingkat korupsi, penyerapan anggaran. Indiktor pembangunan pedidikan kesehatan infrastruktur, luas wilayah dan penduduk, dana akan dikeluarkan dalam bentuk Inpres atas usulan daerah.

Penghargaan ini bertujuan untuk mendorong Pemda dalam menyiapkan perencanaan pembangunan yang lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur dan dapat dilaksanakan dengan baik. Sementara menurut Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSi usai menerima penghargaan, bahwa  penghargaan ini merupakan sukses Sleman khususnya jajaran perencanaan.

Dengan  perencanaaan terpadu dan berjenjang dari bawah merupakan awal yang baik dalam implementasi yang akan membawa hasil yang maksimal untuk membawa masyarakat yang sejahtera. Sementara itu Muara Enim sebagai juara 3 dan juara 1 Aceh Barat.




Sleman Terima Penghargaan Cinta Karya Bangsa

Sleman – Kabupaten Sleman menerima penghargaan “Cinta Karya Bangsa” atau Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri ( P3DN) Berdasarkan keputusan Menteri Perindustrian no 511/M-IND/Kep/9/2014 tentang pemberian Anugerah Cinta Karya Bangsa Tahun 2014 bahwa Kabupaten Sleman memperoleh peringkat Pertama untuk Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penilaian “Anugerah Cinta Karya Bangsa” 2014 untuk yang kedua kalinya setelah tahun 2013.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Ruang Garuda, Gedung Kementerian Perindustrian Lantai 2 Jl. Gatot Subroto Kav. 52-53 Jakarta 12950 oleh Menteri Perindustrian RI, Rabu (15/10). Penghargaan Cinta Karya Bangsa tersebut diterima oleh Bupati Sleman yang diwakili oleh Asisten Sekda I Bidang Pemerintahan Sunaryo SH MKn dan didampingi oleh Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Sleman Dra Suci Iriani Sinuraya MSi MBA MM.

Demikian disampaikan Kabag Humas Sleman, Dra Endah SW di Sleman, Rabu (15/10) terkait dengan penerimaan penghargaan tersebut. Menurut Endah, komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam mengapresiasi P3DN yaitu 1. SK Bupati No. 236/ tentang tim Pelaksana P3DN- tertanggal 18 Juli 2013. 2. Produk Kebijakan lain ( Perda,Perbup, Kepbup, SE, dan lain-lain.)

Komitmen Pemkab Sleman untuk peningkatan penggunaan Produksi Dalam Negeri diwujudkan dengan dikeluarkannya berbagai produk kebijakkan yang mendorong eksistensi penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Sleman pada Khususnya. Selain itu juga dilakukan upaya dalam dalam agenda promosi daerah secara rutin pada awal Tahun, aktif dalam berbagai pameran baik pada skala lokal, Regional, Nasional dan Internasional, Fasilitasi sertifikasi Hak Kekayaan

Intelektual, Merek, Paten, Hak Cipta, dan Sertifikasi Indikasi Geografis, serta mengutamakan penggunaan Produk lokal pada pengadaan barang dan Jasa di Lingkungan Pemkab Sleman.

Berdasarkan hasil penilaian yang terdiri dari 4 indikator yaitu Komitmen, Perencanaan, Pelaksanaan dan Pelaporan dalam rangka Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam pengadaan barang atau jasa di instansi yang bersangkutan, maka diputuskan peringkat satu adalah Kabupaten Sleman. Peringkat kedua Kota Pekalongan dan peringkat tiga Kota Lubuk Linggau.