Sleman Miliki Balai Penyuluhan KB Di Tingkat Kecamatan
Sleman – Pencanangan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) dapat dimaknai secara mendalam oleh seluruh kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dan seluruh anggota PPKS Harmoni, sebagai momen untuk menunjukkan bahwa PPKS Harmoni dan IMP dengan segala kegiatannya.
PPKS dan Balai Penyuluhan KB yang dicanangkan Bupati Sleman tersebut untuk tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sleman, Depok, dan Kecamatan Ngemplak, yang dipusatkan di kecamatan Depok.
Balai penyuluhan KB tingkat kecamatan ini difungsikan untuk membantu kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi petugas lapangan KB (PLKB) dalam program pembangunan kependudukan dan KB di tingkat kecamatan. Bupati menyampaikan bahwa Balai Penyuluhan KB ini merupakan salah satu bentuk perhatian serius dari Pemkab Sleman.
Disampaikan pula bahwa pembangunan balai penyuluhan KB ini menggunakan dana alokasi khusus tahun 2013 dan pendampingan APBD Sleman tahun 2013 dengan total biaya sebesar Rp1,355 miliar.
Diharapkan oleh Bupati Sleman bahwa keberadaan Balai Penyuluhan KB ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai informasi mengenai keluarga berencana.
Keberadaan balai penyuluhan ini harus dioptimalkan untuk pembinaan dan penyuluhan, sehingga berdampak pada pemenuhan KB Baru dan KB Aktif serta meningkatkan pengembangan dan ketahanan keluarga seperti BKB, BKR, BKL, UPPKS dan PIK-Remaja.
Untuk mengoptimalkan penggunaan gedung penyuluhan KB Kecamatan Depok agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas maka telah direalisasikan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) Harmoni Kabupaten Sleman. Sesuai dengan namanya PPKS Harmoni diharapkan dapat memberikan pelayanan yang Humanis, Agamis, Raharja, Mandiri, Optimal, Nyaman dan Integrasi.
Kehadiran PPKS bertujuan untuk menyelenggarakan pelayanan konseling keluarga yang meliputi pelayanan komunikasi informasi dan edukasi kependudukan dan keluarga, layanan konseling terhadap keluarga balita, pasangan pranikah, keluarga remaja dan remaja, keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.
Selain itu, juga keluarga harmonis, keluarga lansia dan lansia, pembinaan usaha ekonomi keluarga serta pelayanan kontrasepsi yang memungkinkan sehingga dapat mempercepat terwujudnya keluarga kecil bahagia dan sejahtera.
Kehadiran PPKS diharapkan mampu semakin menggelorakan program Kependudukan dan KB di Kabupaten Sleman serta dapat dimanfaatkan keluarga-keluarga dalam mewujudkan keluarga bahagia dan sejahtera di tahun-tahun mendatang.
Pada tahun 2013 BKBPMPP Kabupaten Sleman telah memiliki 219 Kelompok BKB, 149 Kelompok BKR, 190 Kelompok BKL dan 861 Kelompok UPPKS serta 80 kelompok PIK-R. Saya harap jumlah ini dapat terus ditingkatkan di masa-masa mendatang.
Dalam rangka mendukung keberhasilan program Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera di Kabupaten Sleman telah dibentuk Paguyuban Institusi Masyarakat Pedesaan Kabupaten Sleman dengan masa bhakti 2014-2017.
Pembentukan kader IMP ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran IMP dalam melakukan kegiatan komunikasi informasi dan edukasi serta penyuluhan KB kepada masyarakat pedesaan.
Pada kesempatan tersebut dilantik pula Paguyuban IMP Kab Sleman . Semoga dengan pelantikan ini Kabupaten Sleman mampu meningkatkan perannya dalam pembangunan saat ini dan dimasa yang akan datang.
Pengurus Paguyuban IMP yang baru ini diharapkan juga mampu mewujudkan kekompakan dan kebersamaan dalam setiap kegiatannya, dan melakukan pelayanan KB dengan optimal.
Kepala Badan KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan dr. Nurulhayah, melaporkan bahwa dalam rangka mendukung keberhasilan program KB dan Keluarga Sejahtera di kabupaten Sleman telah dibentuk paguyuban Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) kabupaten Sleman, dengan mengoptimalkan 6 peran bhakti IMP yaitu pengorganisasian, pertemuan, KIE dan penyuluhan, pencatatan dan pendataan, pelayanan kegiatan dan upaya kemandirian.