Sultan DIY Tinjau Langsung Kegiatan Pembersihan Abu Vulkanik Di Sleman
Sleman – Kegiatan pembersihan abu vulkanik akibat letusan G Kelud di tempat-tempat yang vital dan fasilitas publik di Sleman mendapat perhatian dari Gubernur DIY. Gubernur DIY, Selasa (18/2) mengunjungi kegiatan pembersihan abu vulkanik yang dilakukan Pemkab Sleman.
Gubernur pertama kali mengadakan pemantauan di Puskesmas Rawat Inap Sleman di Nyaen Pandowoharjo Sleman. Di Puskesmas ini kegiatan pelayanan tetap berlangsung walaupun dengan atap bangunan puskemas dan halamannya masih tertutup abu vulkanik.
Gubernur di tempat ini juga menyerahkan bantuan Pemerintah DIY berupa mobil pemadam kebakaran dengan tangga hidrolis serta alat-alat penunjang kegiatan kerja bhakti seperti sekop, karung dan gerobag sorong kepada Kabupaten Sleman. Mobil damkar bantuan ini langsung digunakan untuk menyemprot bagian atap puskesmas dan atap bangunan SDN Nyaen, dibantu dengan mobil water canon dari Polda DIY.
Selanjutnya, Gubernur melakukan peninjuan ke Pasar Turi, karena pasar ini menjadi tempat kegiatan yang cukup penting untuk menggerakkan roda perekonomian di wilayah Turi dan sekitarnya.
Kemudian rombongan gubernur yang juga disertai Kapolda DIY, Danrem DIY, Danlanal, Gubernur AU serta pejabat di lingkungan DIY serta Bupati Sleman yang disertai dengan pejabat Sleman melakukan peninjauan ke pasar ikan dan pembenihan ikan nila Garongan Girikerto Turi.
Di tempat ini, gubernur melakukan dialog dengan petani ikan dan petani salak Turi. Dalam dialog ini, masyarakat Turi menyampaikan bahwa produksi tanaman salak di Turi tidak terpengaruh dengan adanya abu vulkanik.
Dalam kesempatan ini, Gubernur DIY meminta segera dilakukan upaya embersihan tempat-tempat yang mempunyai nilai strategis, seperti puskesmas, sekolah, pasar dan tempat pelayanan maupun pusat kegiatan perekonomian agar aktivitas masyarakat dapat segera pulih.