Awali Tahun 2026, Lurah Margorejo Tekankan Peningkatan Motivasi dan Kinerja Pamong

Sleman — Pemerintah Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, mengawali langkah di tahun 2026 dengan menggelar agenda penguatan internal bagi aparatur pemerintahan kalurahan. Kegiatan yang berfokus pada peningkatan motivasi dan evaluasi kinerja ini dipimpin langsung oleh Lurah Margorejo, Abdul Azis Muh Ridwan, bertempat di Ruang Pertemuan Kalurahan Margorejo pada Senin (5/1/2026).

Acara tersebut diikuti secara antusias oleh seluruh Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi), serta staf pamong lainnya. Turut hadir memberikan pendampingan adalah Babinsa Margorejo, Anton Sutrisno, dan Bhabinkamtibmas Margorejo, Agung Priyono. Kehadiran unsur TNI dan Polri ini menjadi simbol sinergi yang kuat dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa serta menjamin kualitas pelayanan publik yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Abdul Azis Muh Ridwan menegaskan bahwa pergantian tahun harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat etos kerja serta kedisiplinan. Ia berharap seluruh aparatur tidak terjebak dalam rutinitas semata, melainkan terus berinovasi dalam memberikan solusi bagi persoalan warga di lapangan.

“Tahun baru ini merupakan kesempatan bagi kita semua untuk meningkatkan motivasi, memperbaiki kinerja yang masih kurang, dan memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Margorejo. Tantangan ke depan menuntut kita bekerja lebih profesional, solid, dan responsif. Saya minta seluruh pamong bertekad meningkatkan produktivitas dengan mengedepankan budaya pelayanan 5 S, yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun,” ujar Abdul Azis Muh Ridwan di hadapan para stafnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Babinsa Margorejo, Anton Sutrisno, mengingatkan bahwa pamong kalurahan merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. Oleh karena itu, faktor disiplin dan loyalitas terhadap tugas menjadi harga mati yang harus dijunjung tinggi demi menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Awal tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh pamong Kalurahan Margorejo untuk memperkuat kedisiplinan, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas negara. Kami dari unsur Babinsa siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh kepada pemerintah kalurahan demi menjaga stabilitas wilayah serta memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat berjalan tanpa hambatan,” tutur Anton Sutrisno.

Senada dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas Margorejo, Agung Priyono, menekankan bahwa aparatur kalurahan harus mampu menjadi teladan bagi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan adanya koordinasi yang rutin seperti ini, Pemerintah Kalurahan Margorejo berharap soliditas internal semakin kokoh. Orientasi utama dari penguatan kinerja ini adalah terciptanya pemerintahan kalurahan yang efektif, transparan, dan sepenuhnya berpihak pada kepentingan masyarakat sepanjang tahun 2026 ini. (SBD/KIM Senyum Tempel).




Padukan Demokrasi dan Gaya Hidup Sehat, RW 47 Kentungan Gelar Pemilihan Ketua RT dan RW Baru

Sleman — Warga RW 47 Kentungan, Condongcatur, tumpah ruah mengikuti acara bertajuk “Gebyar Sehat RW 47” pada Minggu (4/1/2026). Inisiatif unik ini menggabungkan semangat pola hidup sehat dengan pesta demokrasi tingkat lokal yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Kentungan, Depok, Sleman. Momentum ini menjadi sangat penting bagi warga karena bertujuan menentukan nakhoda baru untuk masa bakti periode 2026-2031.

Rangkaian acara dimulai sejak pukul WIB dengan memanfaatkan udara pagi yang segar untuk melakukan senam sehat bersama. Kehangatan suasana semakin terasa usai olahraga, di mana warga menikmati sarapan bersama dengan menu khas “Soto Seger 47”. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Lurah Condongcatur yang juga merupakan warga asli RW 47 Kentungan.

Tepat pukul WIB, agenda beralih ke proses pemungutan suara. Ketua Panitia, Suradiyanto, menjelaskan bahwa pemilihan menggunakan sistem penulisan nama secara langsung untuk memastikan transparansi dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Panitia pelaksana yang terdiri dari muda-mudi serta pengurus lama menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS) dengan tiga kotak suara yang dibedakan berdasarkan warna: hijau untuk Ketua RW 47, kuning untuk Ketua RT 01, dan merah untuk Ketua RT 02.

“Semua warga memiliki hak yang sama untuk memilih dan dipilih. Hal ini bertujuan memberikan edukasi politik serta menciptakan demokrasi yang murni dari warga, oleh warga, dan untuk warga. Kami ingin proses peralihan kepemimpinan di tingkat lingkungan ini berjalan dengan penuh kegembiraan,” ujar Suradiyanto di sela-sela pemungutan suara.

Berdasarkan hasil perhitungan suara yang berakhir pada pukul WIB, Suradiyanto terpilih sebagai Ketua RW 47 dengan raihan 75 suara. Sementara itu, posisi Ketua RT 01 dimenangkan oleh Hari Purwanto dengan 33 suara, dan Agus Purwadi terpilih sebagai Ketua RT 02 setelah memperoleh 48 suara. Proses perhitungan tersebut disaksikan langsung oleh jajaran tokoh masyarakat dan Dukuh Kentungan.

Dukuh Kentungan, Suhartini, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari edaran Pemerintah Kalurahan Condongcatur mengenai peremajaan pengurus RT dan RW. Ia menekankan bahwa hasil pemilihan ini bersifat final sebagai representasi keinginan masyarakat setempat.

“Kami berharap siapa pun yang telah dipilih oleh warga tidak mengundurkan diri karena posisi ini merupakan amanah dan kehendak masyarakat. Untuk pemberkasan dokumen pengurus baru, kami harap segera dilengkapi dan diserahkan ke Kalurahan Condongcatur maksimal pada tanggal 15 Januari 2026 mendatang,” tegas Suhartini dalam sambutannya.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, yang hadir memberikan hak pilihnya, turut memberikan apresiasi tinggi atas kerukunan warga RW 47. Ia menilai strategi panitia dalam menarik minat warga melalui penyediaan doorprize dan sarapan bareng sangat efektif dalam meningkatkan partisipasi politik di tingkat akar rumput.

“Tingginya partisipasi warga dalam mensukseskan pemilihan ini tidak hanya didorong oleh kesadaran berdemokrasi yang sudah baik, tetapi juga tidak lepas dari kreativitas panitia dalam mengemas acara. Semoga hasil pilihan langsung ini dapat menjadi modal dan semangat bagi pengurus baru dalam mengemban tugas melayani masyarakat ke depannya,” tutur Reno Candra Sangaji. (Wasana/KIM Depok).