Survey Tingkat Kepuasan Masyarakat Petugas Pelayanan Masih Kurang Ramah

Sleman – Secara umum, pelayanan administrasi kependudukan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dianggap cukup memuaskan. Hanya saja, masyarakat masih merasakan petugas yang kurang ramah dan belum adanya standardisasi waktu dan biaya pengurusan administrasi kependudukan. 

Hal tersebut terungkap dalam ekspose survey terhadap pelayanan dokumen kependudukan  Pemkab Sleman  di Press Room Humas Pemkab Sleman, Senin (28/12). Survey dilakukan tim peneliti yang diketuai Dr Hempri Supariyatna mengambil responden sebanyak 496 tersebut yang tersebar di 8 kecamatan sebagai representasi.

Dijelaskan Hempri, survey tingkat kepuasan mengambil sasaran pelayanan KTP, akte kelahiran dan pembuatan Kartu Keluarga (KK).

“Secara umum, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan di Sleman mulai tingkat RT, RW, Dusun, Desa, Kecamatan sampai Disdukcapil Sleman dinilai cukup bagus,” kata Hempri.

Untuk pelayanan pembuatan KTP lanjut Hempri, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 83 persen. Pembuatan akte kelahiran dan pembuatan KK, tingkat kepuasan masyarakat hampir sama sekitar 86 persen.

Diungkapkan Hempri yang didampingi Kabag Humas Dra Sri Winarti bahwa meski tingkat kepuasan masyarakat cukup tinggi, namun masyarakat tetap saja mengeluhkan adanya sejumlah kekurangpuasan. Di antaranya keramahan petugas saat memberi pelayanan masih harus ditingkatkan. Kemudian waktu tunggu khususnya pelayanan akte kelahiran yang masih dianggap lama.

“Selain itu  kenyamanan ruang tunggu yang masih kurang,” tambah Hempri.

‪Terkait hasil survey tersebut, menurut Sri Winarti, telah disosialisasikan SKPD terkait.

“Kalau yang dalam waktu dekat, misalnya soal keramahan petugas itu langsung bisa ditingkatkan. Namun untuk kenyamanan ruang tunggu, masih butuh waktu karena terkait anggaran,” kata Sri Winarti.