Sleman – Dua sasaran proyek kegiatan TMMD Sengkuyung ke 95 tahap II Tahun Anggaran 2015 di wilayaah Kodim 0732 Sleman berhasil selesai 100 persen. Dan kegiatan TMMD Sengkuyung tersebut secara resmi telah ditutup oleh Ketua DPRD Kabupaten Sleman Haris Sugiarto mewakili Panglima Kodam IV Diponegoro di lapangan Tirtoadi Mlati Sleman, Rabu (28/10).
Penutupan ditandai dengan penyerahan peralatan kerja oleh Ketua DPRD Kabupaten Sleman kepada pasukan Kodim 0732 Sleman. Disamping penyerahan peralatan kerja juga ditandai dengan penandatangan berita acara.
Hasil yang dicapai dalam TMMD Sengkuyung ke 95 di Desa Sidomoyo Kecamatan Godean tersebut berupa dua sasaran proyek, yaitu sasaran fisik berupa pengerasan jalaan panjang 500 meter lebar 3 meter, rehab Masjid 1 unit, rehab pos Kamling 1 unit, pembuatan Talud jalan 400 meter, pembuatan gorong-gorong 3 unit dan pembuatan talud tebing 250 meter semua selesai 100 %.
Sedang sasaraan non fisik berupa penyuluhan, wawasan kebangsaan, Kamtibmas dan Napza, Kesehatan/KB, Pertanian, Bela negara dan kerukunan umat beragama. Disamping itu juga sasaran tambahan/over prestasi berupa pembuatan Talud yang semula panjang 400 meter dengan tinggi 60 cm menjadi tinggi 4 meter dengan panjang 200 meter 100 %, juga pembuatan gedung pos kamling 100 %, pembuatan jamban 10 buah 100 %, dan membantu mendirikan gedung Paud ( membuat pondasi).
Dana yang digunakan dalam TMMD tersebut berasal dari APBD DIY Rp 75 juta dan APBD Kabupaten Sleman sebesar Rp 150 juta hingga total mencapai Rp 225 juta dan swadaya masyarakat berupa tenaga perhari sekitar 50 orang serta material senilai Rp 50 juta.
Sementara itu Panglima Kodam IV Diponegoro dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Ketua DPRD Sleman menyampaikan bahwa dengan telah berakhirnya kegiataan TMMD tersebut diharapkan semua hasil pembangunan atau pengembangan sarana dan prasarana fisik yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal serta dipelihara dengan baik oleh Pemda serta masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa untuk kegiatan non fisik yang berupa pembekalan pengetahuan praktis maupun masalah sosial kemasyarakatan, kejuangn, bela negara dan kesadaran hukum nbenar-benar dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan TMMD itu sendiri bertujuan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Disampaikan pula bahwa melalui TMMD yang dilakukan secara berkesinambungan diharapkan akan dapat mewujudkan ketahanan masyarakat yang tangguh dalam mrenghadapi berbagai bentuk ancaman, yang muaranya akan berdaya guna bagi kepentingan pertahanan negara.