Bupati Ingin Semua SMK di Sleman Bisa Lakukan UN Online
Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI mewacanakan Ujian Nasional (UN) berbasis Computer Based Test (CBT) atau online dapat dilakukan di seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Sleman tahun depan. Hal tersebut sebagai pengembangan pendidikan berbasis information and technology (IT) di tingkat pendidikan menengah. Sri Purnomo menilai pelaksanaan UN online di Sleman lancar meski baru pertama kali digelar. Dengan demikian, UN online dapat dilaksanakan di sekolah-sekolah lainnya.
“Untuk tahun ini memang baru enam sekolah yang menyelanggarakan. Itu pun baru SMK yang dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan,” kata Sri Purnomo, Jumat (17/4).
Dikatakan Sri Purnomo, informasi penyelenggaraan UN online cukup mendadak, sehingga banyak sekolah yang tidak siap. Dengan demikian, persiapan infrastruktur akan menjadi pertimbangan penting untuk pelaksanaan UN di tahun depan.
“Melihat potensi, banyak sekolah yang dianggap mampu melaksanakan UN online,” tutur Sri Purnomo.
Namun lanjutnya menjelang verifikasi, banyak sekolah yang mengundurkan diri lantaran merasa belum memenuhi persyaratan. Sehingga hal ini akan menjadi evaluasi bagi Pemkab Sleman dalam meningkatkan fasilitas pembelajaran di sekolah, termasuk komputer.
Menurutnya penyedian fasilitas pembelajaran berbasis IT tidak dapat dihindari. Pasalnya, sekolah harus siap menghadapi era teknologi yang semakin pesat. Tahun 2015 ini SMK yang menyelenggaraan UN secara CBT antara lain SMKN 1 Godean, SMKN 1 Seyegan, SMKN 2 Depok, SMKN 1 Kalasan, SMK Muhammadiyah Prambanan, dan SMK Dirgantara Adisucipto.