Vandalisme Kenakalan Remaja yang Merusak Lingkungan

Gamping – Senin (26/3) pukul WIB, Pemerintah Kecamatan Gamping mengadakan kegiatan pembersihan corat-coret (vandalisme) yang dipusatkan di Ringroad Barat sepanjang Jembatan Layang Kaliabu Desa Banyuraden dan sepanjang Jembatan Sungai Bedog Desa Trihanggo.

Aksi pembersihan corat coret ini dilakukan oleh Seksi Trantib, Bhabinkamtibmas, Babinsa, TRC, dan siswa siswa SMK Pelayaran Putra Samodera Gamping.

Menurut Pemerintah Kecamatan Gamping, vandalisme merupakan salah satu kenakalan remaja yang sangat merugikan karena merusak lingkungan maupun keindahan lingkungan akibat coretan-coretan ilegal yang dilakukan orang tak bertanggung jawab.

Maraknya aksi vandalisme menjadikan keprihatinan bagi Pemerintah Kecamatan Gamping. Dengan menggunakan peralatan kuas rol, ember, dan cat tembok, coretan demi coretan yang ada di sepanjang dinding jembatan dibersihkan dengan sangat antusias walaupun di bawah sengatan sinar matahari. Dalam waktu singkat dinding yang penuh coretan berubah menjadi bersih. Aksi ini diharapkan mampu menggugah kesadaran warga Gamping dalam menjaga lingkungan sekitarnya. (Adnan Nurtjahjo)




Sariharjo Perangi Vandalisme

Ngaglik – Vandalisme dinilai merusak dan mengotori lingkungan sehingga membuat wisatawan asing maupun lokal tidak nyaman dengan keadaan sekitar yang banyak tulisan dan coretan. Maka dari itu dengan dukungan penuh dari Hotel Hyatt Regency dan komunitas yang ada di Desa Sariharjo tercetuslah Sariharjo Gerakan Anti Vandalisme.

Gerakan Anti Vandalisme ini bekerjasama dengan komunitas di Sariharjo, Karang Taruna Desa Sariharjo, LINMAS, MC, DESTANA Desa Sariharjo, FKPM, dan didukung oleh Hotel Hyatt Regency Yogyakarta. Kelompok ini dibagi ke dalam 10 grup kemudian bersama-sama membersihkan vandalisme yang ada di sepanjang Jalan Palagan Sabtu (21/10) dari pukul WIB.

Kegiatan ini berawal dari mimpi untuk menciptakan Desa Sariharjo yang bersih dan nyaman. Tidak hanya event ini saja, di bulan-bulan ke depan masih ada event yang lain, seperti pembersihan sampah liar.

“Semoga ke depannya event seperti ini dapat rutin berlangsung, dan memotivasi kaum muda di Desa Sariharjo,” tutur Asep Supandi, Ketua Karang Taruna sekaligus anggota DESTANA Desa Sariharjo.

Begitu juga dengan Sarbini , Lurah Desa Sariharjo, yang sangat mendukung acara seperti ini dan berharap selanjutnya dapat memunculkan inovasi-inovasi event sosial lain dan bisa merangkul lebih banyak komunitas maupun masyarakat di Desa Sariharjo. (Ahmad Shobirin)